Kakak Kelas Ku Suamiku

Kakak Kelas Ku Suamiku
siapa pria itu??


__ADS_3

Nandira duduk di kursi samping ranjang lelaki itu,dia memegang tangan pria itu dan menggenggamnya dengan kedua tangan mungilnya, tapi tak ada respon apapun dari pria itu. Sementara Afkar hanya berdiri di belakang Nandira


"kak... ini udah sore, bangun dong !!


kan kakak yang ngajarin aku,buat gak tidur waktu sore. gak baik tau."ucap Nandira membuka suaranya


"maaf ya, aku telat datangnya.tadi aku di hukum karena telat, di hari pertamaku"ucapnya sambil cengengesan


sementara Afkar hanya melihat hal yang menurutnya,.. cukup menyedihkan.


dia tidak tahu tentang apa yang sudah di alami Nandira,dia mulai merasa iba dengan Nandira.


"lihat!!"ucap Nandira sambil sebelah tangannya menggenggam tangan Afkar, dan itu cukup membuat Afkar kaget.


"Ini namanya Kak Afkar dia ketua OSIS di sekolah baru Dira"ucapnya sambil melepaskan genggamannya dari tangan Afkar


"Nandira,.....kamu udah sampai?"ucap seorang pria yang baru saja membuka pintu ruangan itu.



namanya adalah Arya Wiguna salah satu sahabat sekaligus dokter yang menangani


penyakit pria yang ada di hadapan Nandira


"bagaimana keadaannya??"tanya Nandira tampa melirik ke arah Arya


"apa kau ingin aku jujur??"tanya dokter itu


"bisakah kau mengatakan sesuatu yang baik?"tanya Nandira


"kau ingin aku jujur?"dokter itu bertanya lagi

__ADS_1


"katakanlah sesuatu yang baik! kumohon padamu, kali ini saja!....."ucap Nandira dengan lirih


"apa ada pilihan lain?"tanya dokter itu


"tidak"jawab Nandira singkat dan tegas, tapi masih bisa di rasakan ada kesedihan di dalamnya.


"maka aku tidak akan memberi taumu"ucap dokter muda itu."gantilah bajumu?"titah Arya sambil memberikan peperbeg yang di bawahnya


Nandira hanya menggeleng geleng kan kepalanya


"gantilah dulu!! titah Arya.


"baiklah"ucap Nandira mengambil peperbeg itu dan berjalan ke luar ruangan


(Darma kakaknya Nandira)



"tidak kami hanya berteman"bantah Afkar


sesopan mungkin"memangnya... apa yang membuatmu bertanya seperti itu?"tanya Afkar bingung."ya...kau adalah orang pertama, yang datang ke mari bersama Nandira,kau tau? bahkan dokter dan perawat di sini harus minta izin dari Nandira dulu sebelum masuk ke sini, ya'.... kecuali aku"ucap Arya panjang lebar


"benarkah? sampai seperti itu?"tanya Afkar heran.


"tentu saja, apa...kau,.. ingin mendengar sedikit cerita tentang Nandira? yang hanya beberapa orang loh yang tau?!"ucap dokter muda itu dengan nada sedikit menggoda


"boleh"jawab Afkar


"Nandira punya dua orang kakak, yang kau lihat ini adalah kakak pertamanya, namanya Darma,8 tahun lebih tua dari Nandira.


kakak ke 2nya namanya Yoga, hanya satu tahun lebih tua dari Nandira,yoga sudah meninggal saat usianya 11 tahun, saat itu Nandira baru berusia 10 tahun.Nandira itu dulunya orangnya pendiam dan suka cuek sama sekitarnya, dia hanya punya satu orang teman, waktu itu.duh..aku lupa namanya.

__ADS_1


tapi aku benar benar gak habis pikir temennya itu ternyata cuma manfaatnya doang,dia manfaatin Nandira agar bisa dekat dengan seorang wanita, yang saat itu lebih cantik dari Nandira, padahal mereka temenan dari kelas 5 SD dan untungnya pertemanan mereka berakhir saat mereka masuk ke SMP.


tapi... aku juga tidak bisa terlalu menyalahkan pria itu."ucap Arya panjang lebar


"kenapa??"tanya Afkar bingung


"bukannya dia udah nyakitin Nandira?"Afkar bingung kenapa Arya malah memaklumi orang yang sudah menyakiti Nandira?


wajar saja jika pria itu hanya memanfaatkan Nandira,dulu Nandira itu tomboy,jelek, kalo di banding sama pan*tat ayam juga masih cantik kan pan*tat ayam,nih aku ada fotonya"


ucap Arya sambil mengotak-atik tabletnya dan tak lama akhirnya ia menemukan foto seorang gadis gendut yang sebenarnya..


cukup imut"nih ini waktu Nandira masih kelas satu SMP"



"lumayan, cantikan sekaranglah"batin Afkar


"gua lanjut ya.Ceritanya "ucap Arya


"3 tahun lalu Darma kecelakaan, dan sampai sekarang masih koma, dan... orang tuanya meninggal setahun kemudian...di usianya yang masih muda,dia sudah di bebani terlalu banyak tanggung jawab. dia terlihat ceria dan kuat, kenyataannya gak gitu.keadaan membuat dia menjadi dewasa sebelum waktunya;di tinggal pergi oleh orang tuanya,


harus menanggung beban perusahaan yang di wariskan kepadanya, harusnya itu tugas Darma, tapi karena Darma sakit dan Yoga


juga udah meninggal beban itu di timpakan kepada Nandira."jelas Arya"sungguh gadis yang malang,dia selalu di tuntut untuk tampil sempurna dalam bisnis, meski begitu,...dia tetap lah seorang gadis kecil yang butuh kasih sayang,dia hanya gadis cengeng, ceroboh, dan manja yang keras kepalanya itu


nauzubillah deh bandel banget kalo di bilangin semakin di larang semakin ngelunjak!! nyebelin deh pokoknya, ngomong sama dia itu kayak lagi ngomong sama batu


gak di respon sama sekali"cerita Arya pun terhenti saat Nandira masuk ke ruangan itu


Tampa mengganti bajunya.

__ADS_1


__ADS_2