
"kok kamu belum ganti baju!"tanya Arya pada Nandira
"ini tuh bajunya udah kekecilan"jawab Nandira sambil memajukan bibirnya
"he..he.. ya maaf, ya udah kamu pulang dulu aja, ganti baju dulu"ucap Arya cengengesan dia sengaja memberikan baju yang kekecilan agar Nandira punya alasan untuk pulang dan beristirahat, karena selama ini Nandira selalu
menemani kakaknya di rumah sakit dan akan pulang pada pagi hari.
"tapi...."ucapan Nandira terpotong
"kau tidak perlu khawatir aku akan menjaga Darma dengan baik, iya kan Dar?!"ucap Arya sambil menatap tubuh kaku Darma
"hei Nandira, ini.. pacarmu ya?"tanya Arya sedikit menyenggol siku Afkar
"kami hanya berteman"ketus Nandira
"benarkah??huff padahal aku berharap hubungan kalian lebih dari sekedar teman"ucap Arya kecewa
"hei, jangan berfikir macam macam oke!!"kesal Nandira
"ya udah pulang sana!!nyemak tau gak sih kamu disini"usir Arya
"harusnya di usia kalian ini harus banyak istirahat!! lihat matamu mirip dengan mata panda, ada kantong hitamnya"ejek Arya sambil mencubit pipi Nandira gemas
lalu ia melepaskan cubitannya
"jadi, tolong antarkan princess monyet ini pulang!!oke👌👌"ucap Arya kepada Afkar
"mata lu buta ya? cantik gini kok di bilang princess monyet"ketus Nandira
(di luar rumah sakit) Afkar terus saja mengikuti Nandira sampai tiba di parkiran
__ADS_1
"ngapain masih ngikutin gua!!!"kesal Nandira
"kamu gak inget pesen dokter Arya tadi ?
aku kan harus mengantarkan princess monyetnya sampai di rumah dengan selamat"canda Afkar
"ihhhhhhh !!! mata lu pada katarak ya?!!
gua cantik cantik gini di samain sama monyet"gerutu Nandira
lalu tak lama kemudian mereka melanjutkan perjalanan
(di apartemen Nandira)
merekapun akhirnya sampai di depan sebuah
apartemen sampai di depan pintu apartemen Nandira
"kok masih di sini sih ?"tanya Nandira bingung
"ya, enggak.. tapi,elo mau ngapain kok masih di sini?"Nandira
"elo gak sopan banget sih? udah di temenin, terus di anterin sampe rumah dengan selamat, bukannya ngajak masuk dulu, terus bikinin minum gitu?!"celoteh Afkar
"mau masuk?"sopan Nandira, Tampa izin si empunya rumah Afkar langsung nyelonong masuk ke dalam rumah gitu aja
dan dia kaget bukan main, dengan apa yang di lihatnya
"ini rumah apa sarang curut?"tanya Afkar spontan melihat ruang tamu yang lebih mirip sarang curut menurutnya
__ADS_1
"elo tuh cewek dir!! masak rumah lo berantakan banget kayak gini, ini udah berapa hari gak di beresin?"tanya Afkar
"gak lama kok.. baru juga 30 hari"ucap Nandira
"itu satu bulan"ketus Afkar, dan Nandira hanya tertunduk malu dengan perbuatannya
"udah!, mandi sana!! jangan bilang kalo elo mau jadi kayak curut beneran yang gak mau mandi?!"ucap Afkar sambil memajukan telunjuknya sambil mencolek dikit hidung Nandira, Nandira pun mengusap usap hidungnya yang di colek Afkar
"ngapain masih bengong aja di sini?!sana mandi,bau badan lu udah kayak monyet beneran"goda Afkar
"sembarangan!!"kesal Nandira lalu berlari menuju kamarnya
15 menit kemudian Nandira keluar dari kamarnya dengan pakaian yang berbeda tapi itu tidak mengurangi kecantikannya
Afkar melihatnya Tampa berkedip sedikitpun
"wah ni rapi banget"kagum Nandira
"ya iyalah Afkar,*ucapnya membanggakan dirinya*nan gua numpang mandi ya?"ucap Afkar
"boleh, nanti kalo mau ganti baju, ada baju cowok di lemari paling atas oke"ucap Nandira sambil tersenyum manis
"inget!! cuma lemari paling atas jangan buka yang lain"ketus Nandira
"gak minat"jutek Afkar
10 menit kemudian Afkar keluar dari kamarnya Nandira setelah selesai mandi
__ADS_1
ia hanya memandangi Nandira yang sedang asyik berkutat dengan alat alat dapurnya
dan tampa sadar ia sedikit menyunggingkan bibirnya, entah apa yang terjadi padanya hari ini.tapi apapun itu yang terpenting ia tidak ingin melewatkan sedikitpun dari kecantikan wanita di depannya ini