Kakak Kelas Ku Suamiku

Kakak Kelas Ku Suamiku
Siswa Baru 2


__ADS_3

"Kapan kamu mendapat izin dari ku untuk menerima wanita yang tidak bisa bekerja seperti dia" tunjuk Tante Sri


Pelayan itu hanya diam dan memarahi karyawan nya itu.


"Pecat dia sekarang" perintah tante Sri


"Ma-maafkan saya nyonya, tolong jangan pecat saya!" mohon wanita itu


"Kau sudah tau kan apa tugas mu" tunjuk Tante Sri pada Manager itu dan berlalu pergi


Sri memang pemimpin yang tegas, kepada para karyawan nya, contoh perihal barusan


Jika Ada karyawan yang membuat onar di tempat nya, tak segan-segan ia langsung memecat. karena memang store itu milik Tante Sri


Kedua ibu dan anak itu telah sampai di tempat mereka berjanjian, masih di dalam mall.


"kaya nya itu deh mih" seru Bella


"Sorry agak telat nona" ucap Tante Sri


"Its,ok! duduk lah" seru wanita itu


Mereka pun bersalaman, mengenal kan diri masing-masing


"Melani" ucap nya, sambil menjabat tangan Tante Sri dengan elegan


"Beautiful name, saya harap akan sama cantik nya dengan rencana kita nanti" ucap wanita paruh baya itu dengan sinis


Mereka pun mulai mengobrol merencanakan apa yang akan mereka lakukan, Bella yang akan menjadi peran utama dalam rencana itu Pun agak tersentak mendengar Bahram akan menjadi korban dalam rencana mereka


"Bisa tidak yang jadi korban disini wanita sialan itu aja, jangan Bahram" ucap Bella jujur


"Apa-apaan kamu Bella! lupakan soal, hati yang paling penting itu tujuan awal kita bodoh" hardik Wanita paruh baya itu


Di kantin sekolah, Azly dan ketiga sahabat nya tengah menyantap pesanan mereka sambil bercanda ria, tiba-tiba terdengarlah suara gemuruh para siswi bak melihat idola nya.


Sosok itu pun masuk aula kantin dan menuju ke meja Azly


Suren sengaja tak ikut dengan pria itu agar tak begitu mudah di baca jika terjadi sesuatu dengan target mereka.


"Hello, Ladise how are you" ucap pria itu sambil duduk di samping Azly


"Apaan sih ngapain Lo disini ,pergi sana" ketus Azly


"Ok, karena aku tak ingin mengganggu wanita ku makan" pria itu beranjak pergi dengan mengedip kan sebelah mata


"Pulang nanti aku akan mengantar mu" ucap nya lagi


"Kok Ridho tiba-tiba balik lagi sih ke sekolah Ini ni" tanya Mita


"Ntah, wah apa ya respon kak Bahram jika tau itu mantan nya Azly" kata Veronika


Azly hanya diam ia tau, bahwa ini akan menjadi masalah ke depan nya. tapi ia tak Terlalu ambil pusing jika Bahram belom mengetahui nya.


Ridho melewati lapangan mata nya tertuju pada sosok pria yang menjadi lawan nya sekarang


"Liat aja gue bakal ambil kembali Azly" ucap nya percaya diri sambil melenggang pergi


"Guys, Stop yuk udah jam nya makan siang" ucap Bahram

__ADS_1


"Kelas aja ngadem" ajak salah satu pria di Lapangan


"Ah, kantin mami aja lapar nih, lagian udah jam makan siang juga" ajak Iqbal


Sampai nya mereka di kantin ,mereka memesan makan dan jus. terdengar lah Bisik-bisik para siswi menyebut nama Azly dan seorang pria


"Bodoh banget ya tuh Alzy, kalo dia gak mau balikan Ama Ridho" ucap salah satu siswa


"Ridho siswa baru itu tampan banget ga sih"


"Ridho? siapa dia" gumam Bahram


"Hay Azly, nanti pulang bareng yuk babang Antar sampai rumah. kalo perlu sampai kamar juga boleh" goda James


"Azly udah punya pawang tauk" ucap Cindy


"Hah, mana sih yaah telat dong gue. tapi Selagi janur kuning belum melengkung masih bisa dong babang salip" kata James dengan wajah sedih di buat-buat


"Pawang nya Azly ganteng tau, kalo Lo tau Siapa pasti Lo milih mundur" ucap Veronika menyeringai


"Ah palingan juga kalah ganteng, Ama gue pasti tu cowok jelek, hitam, pendek, kan? ucap James percaya diri


Bahram yang melihat itu, hanya menahan Dengan wajah me merah.


Azly dan Iqbal menyadari hal itu tak kuasa menahan tawa nya melihat merah nya wajah Pria tampan itu


Hahaha, tawa Azly dan Iqbal yang di balas. Tatapan elang dari Bahram


"Sialan nih James kalo bisa gue kasih tau sekarang mungkin kalian akan serangan jantung" ucap Bahram dalam hati


"Awas ya Lo, rubah kecil habis Lo di rumah" gumam Bahram sambil melirik ke arah Azly dengan senyuman devil nya


Di parkiran Ridho dan Suren tengah berbincang, langkah mereka selanjutnya akan Sulit jika Azly terus dekat dengan Teman-teman nya.


"Pulang sekolah nanti, gue akan antar dia pulang tapi gak antar ke rumah. gue bawa dia ke Apartemen dia, terus bius dan buat se oalah-oalah gue udah leceh in dia" kata Ridho


"Hahaha, ide bagus gue yakin setelah Bahram mendengar berita itu dia pasti akan jauh in tu cewek Ja****" ucap Suren yakin


Jam sudah menunjukkan waktu nya siswa siswi untuk pulang.


Azly menemui Bahram di toilet untuk mengambil kunci mobil, ia akan masuk Terlebih dahulu agar tak ada yang menyadarinya.


"Mana kunci nya" kata Azly


"Nih, langsung masuk jangan kemana-mana lagi gue ke kelas bentar" ucap Bahram sembari memberi kunci itu


Hanya, di angguki Azly lalu berlalu pergi.


Azly sudah berada di dalam mobil Sport Bahram susah payah ia mengendap masuk Karena, masih terdapat banyak siswa di area parkir


Ting! masuk pesan di Hp milik Azly


Mita


"Beb kaya nya tuh Ridho nungguin Lo di depan gerbang, cepet Lo masuk ke dalam mobil kak Bahram" pesan Mita takut sahabat nya itu kepergok


^^^Azly^^^


^^^"Oke beb, gue udah di dalam mobil kok thanks info nya muaaah" balas Azly tersenyum^^^

__ADS_1


"Balas pesan siapa Lo senyum-senyum sendiri gitu" ucap Bahram yang tiba-tiba masuk mobil


"Bukan urusan Lo" ketus Azly


"Oh apa sama si Ridho-Ridho, itu? selidik Bahram


"Apaan sih orang bales chat Mita juga", jawab Azly jutek


Seketika Azly sedikit terusik mendengar Nama itu dari mana Bahram tau perihal Ridho.


"Duh gawat ini" batin nya


Mobil pun berjalan keluar pekarangan sekolah melewati Ridho yang seperti tengah Mencari seseorang, Azly melihat cuek karena, Ia tau pria itu tengah mencari diri nya.


Ridho


"Halo, gimana sih Lo kata nya tuh cewek masih di dalam ini sekolah udah sepi gak keliatan sama sekali"


^^^Suren^^^


^^^"Apa! serius Lo jelas-jelas gue tadi masih liat dia di toilet" kata Suren^^^


Ridho


"Ah gak jelas banget Lo jadi orang" kesal Ridho dan mematikan telepon begitu saja


Kesal Ridho ke suren karena, sudah lama ia Berdiri di depan gerbang namun. Azly tak kunjung kelihatan batang hidung nya.


Sampai nya Bahram dan Azly di Mension Mereka, melenggang masuk dan Langsung di sambut ramah Mama Lely


"Sayang, kalian kemana semalam gak pulang Mama Khawatir kamu kenapa-napa" cemas Mama Lely


"Emang udah Bahram apa-apain kok mah" goda Bahram


"Lo! tunjuk Azly dengan wajah yang memerah


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Jangan lupa


Like


Vote


komen

__ADS_1


terimakasih sudah mampir😘


Di tunggu episode-episode berikut nya ya❤️


__ADS_2