Kakak Kelas Ku Suamiku

Kakak Kelas Ku Suamiku
Siswa Baru 1


__ADS_3

"In-ini siapa yang ganti pakaian, gue?" kaget Azly


"Siapa lagi yang ada di ruangan ini? ucap Bahram cuek


"Apa!" kaget Azly dengan pipi yang memerah


Bahram tersenyum simpul ada kesan lucu melihat wajah istri nya itu merah seperti buah tomat.


Azly menunduk malu, walaupun pria yang melihat adalah suami sah nya sendiri


"Lancang banget sih lo, apa lo udah ngapa-ngapain gue ya" tuduh Azly


"Ya, emang gue udah ngapa-ngapain lo


lagian lo itu halal buat gue" goda Bahram membuat wanita cantik itu semakin gusar


"Dasar jahat, gue benci lo memanfaatkan situasi saat gue lemah!" ucap Azly sambil menutup seluruh tubuh nya dengan selimut


"Hahaha" Bahram tertawa kencang sambil memegang perut nya


"Ga ada yang lucu, dasar psikopat habis beraksi ketawa ga jelas" hardik Azly


"Dasar rubah kecil, lo percaya? kirain badan lo aja yang kecil ,ternyata isi otak lo juga Ckckck" ucap Bahram


"Maksud lo, apa?" tanya Azly


"Huh, gue gak bakal maksa sampai lo sendiri yang datang meminta gue untuk melakukan itu" ucap Bahram sambil berbisik di telinga wanita itu


Mereka pun tidur di satu ranjang. karena, hari Sudah larut malam. dengan pembatas guling ditengah-tengah mereka, yang apa bila Azly sudah tertidur akan di buang oleh Bahram.


...🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃...


Matahari sudah berada di tempat nya walau belum terlalu tinggi, menggantikan bulan Dengan sinar nya yang mampu menerangi seisi bumi


"Lo yakin gak mau milih pindah ke Sekolah lain, aja? masih banyak Sekolah terbaik di kota ini, ya walau tak sebaik SMA Unggul Sakti itu" tanya kak Melani


"Iya, sekarang gue harus berangkat dulu." pamit Ridho semangat


"Ya sudah hati-hati lo, gue pulang agak malam an" ucap Melani


Ridho hanya memberi tanda jempol kepada sang kakak, dan segera mengeluarkan motor Sport milik nya. lalu berlalu Ke arah jalan raya memacu motor nya dengan kecepatan sedang.


Suren tengah menunggu kedatangan siswa baru itu di temani ke dua teman nya.


Azly seperti biasa turun di ujung jalan dan berjalan ke arah sekolah mereka, agar tak ada yang memergoki mereka.


"Stop, turunin gue disini aja, cepat buka pintu nya mumpung masih sepi" kata Azly


"Gak sabaran banget sih" ucap Bahram sembari memberi isyarat untuk mencium tangan nya


Azly pun mencium tangan sang suami, lalu Bahram pun mencium kening istri cantik nya itu


"Semangat ya belajar nya" ucap Bahram menyemangati


"Iya lo juga" kata Azly malu yang langsung Berhambur keluar dengan sedikit berlari


Seperti biasa Bahram menunggu, istri nya itu masuk hingga gerbang sekolah. barulah ia memajukan mobil Sport milik nya


Di Apartemen tadi pagi

__ADS_1


"Siap-siap untuk sekolah seragam lo di dalam paper bag itu" ucap Bahram


"Siapa yang, ambilin?"selidik Azly


"Menurut lo? jawab singkat Bahram


"Tenyata dibalik diam dan dingin nya ,dia so sweet juga" gumam Azly sambil tersenyum simpul


Jam sudah menunjukan waktu nya belajar, hiruk peruk siswa melihat salah satu Mostwanted Sekolah itu kembali lagi.


"Wah tambah semangat nih gue kalo dia kembali lagi" ucap beberapa siswa


"Duh ganteng nya"


"Kak kenalan dong"


"Udah ganteng, dingin lagi membuat gue tambah berdebar-debar ngeliat dia" ucap beberapa siswa


"Ck, kampungan banget sih tuh anak-anak" Kata suren sembari berjalan bersama Ridho memasuki kelas nya


Ia sengaja tak memilih kelas, dengan Azly ia lebih memilih kelas yang agak jauh. agar tak begitu tambak bila mereka tengah menjalankan aksi.


Di dalam kelas 11A


"Zly lo kemaren kemana? tau gak kita semua panik, termasuk suami lo" ucap mita


"Maksut lo? tanya polos Azly


"Ya suami lo, kak Bahram! emang suami lo ada berapa"jawab veronika


"Masa sih, lo pada serius? nanti deh gue ceritain gue juga rada lupa tapi yang jelas kita makan dulu" kata Azly


Azly and gang, tengah berjalan menuju kantin lalu, dan melewati Gerombolan anak kelas 12 tengah berasa di lapangan.


"Omg, gue gak munafik zly lakik lo ganteng bangett" celetuk Cindy


"Iya Ly, apa lagi kalo lagi di atas ranjang kan zly? goda mita


"Eh iya, pasti lo udah ngelakuin itu kan ngaku lo, gimana sih rasa nya, zly? tanya veronika


"Apaan sih kalian, norek deh" ucok Azly sambil berlalu pergi karena malu


"Serius Beb, gimana sih rasa nya" tanya vero lagi


"Rasa nya tuh!!! geli geli enak gimana gitu buat kita merem melek gitu" jawab asal Azly membuat ke-tiga Sahabat nya itu tercengang


Lain dengan Bahram yang mendengar pembicaraan empat wanita cantik itu, ia malah tersenyum lebar tau bahwa istri kecil nya, sudah membuat hoax kepada sahabat nya sendiri


"Nanti gue bakal ngewujutin mimpi lo yang mau meram melek" gumam Bahram sambil tersenyum


Di sebuat mall, tante Sri dan Bella tengah berbelanja mereka menghambur-hamburkan Uang membeli barang yang tak penting.


sekaligus ada janji dengan seorang wanita.


Mereka, memilih untuk makan terlebih dahulu


di sebuah restoran dalam mall


"Mih, apa orang yang akan kita ajak bekerja sama itu memiliki Kemampuan otak. nya setara dengan kita? tanya Bella meragukan orang itu

__ADS_1


"Ck, kau tenang saja, tau mami kan" tanya Tante Sri sembari memakan pesanan mereka yang sudah datang


Saat acara makan selesai, Tante Sri mulai menuju kasir untuk membayar


Tiba-tiba Byurrr!!!


"Ah apa ini" kaget tante Sri


"Maaf nyonya, maafkan anak saya tidak sengaja" ucap ibu dari anak kecil itu.Tante Sri Pun pergi begitu saja karena ada hal yang lebih penting dari ini


Mereka memasuki sebuah toko brand ternama , disaat Tante Sri tengah memilih-milih datang lah seorang karyawan store itu. yang membuat costumer mereka marah karena tidak Kesopanan nya.


"Hey jangan asal pegang, barang disini sungguh sangat mahal anda tak akan sanggup membeli nya, jadi keluar lah dari sini" ucap tak sopan karyawan itu


"Apa maksud mu anak muda" tanya tante Sri menahan amarah


"Apa anda tuli, buk? anda tidak akan sanggup. membeli barang disini" ia melihat penampilan Tante Sri karena terkena jus oleh seorang anak tadi


"Berani sekali lo ngehina mami seperti ini, apa lo nggak tau siapa kita?" tanya sombong Bella


"Manager, cepat kesini" seru manager itu tertunduk


Datanglah pria tampan dan tinggi itu


"Ada apa nyonya, apa ada yang bisa saya, Bantu?" tanya manager itu


"Kapan kamu mendapat izin dari ku untuk menerima wanita yang tidak bisa bekerja seperti dia" tunjuk Tante Sri


Pelayan itu hanya diam dan memarahi karyawan nya itu.


"Pecat dia sekarang" perintah tante Sri


Bersambung...


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa


Like


Vote


komen


Terimakasih sudah mampir😘


Di tunggu episode-episode berikut nya ya❤️

__ADS_1


__ADS_2