
Iqbal yang Paham maksud sahabat nya itu langsung mengangguk kepala nya tanda iya
"Apa barusan Lo berdua ngeliat tuh, ja****? tanya Iqbal
"Iya, kita ngeliat Gilak ganas juga tu cewek" kata James
"Bener, gue emang suka ngeliat cewek sexy tapi kalo model an begitu gua skip" kata Aldo
"Minggu lalu gue sama Bahram, juga ngeliat tuh cewe baru keluar dari apart itu. kondisi nya sedang dalam keadaan mabuk dan acak-acakan dengan beberapa bekas tanya Merah di leher nya" jelas Iqbal
"Pas kita janjian di Club malam itu gue hilang Karena, nganterin tu cewek pulang, kerumah nya dan nyelamat in dia. karena tubuh nya digerayangi om-om, pas gue mau pulang gue ditarik Ama tu cewek dia ngajak Gue buat ngelakuin itu" jelas Iqbal
"Terus Lo mau, kan? goda Iqbal
"Cih, takut gue takut kena sipilis gak berani, kalo sama cewe yang masih ori mah masih. Oke terus ganti ke cewe berikutnya" jawab iqbal bangga
Iqbal yang melihat sahabatnya itu hanya menggeleng kan kepala ,Iqbal dan Bahram termasuk yang menghindari kemaksiatan itu, kalo pacaran ya se wajar nya aja.
Bahram dan Bella telah sampai di sebuah Mall, Bella mengajak nya keliling tak jelas hingga mereka Akhir nya makan di sebuah restoran
"Ayo pulang ngapain sih, pake makan segala Makan di rumah kan bisa" ketus Bahram
"Sesekali gak papa kali kak" ucap Bella
Tak jauh dari mereka Veronica, tengah berjalan bersama kekasih nya Doni. dan tak Sengaja melihat Bahram tengah makan berdua dengan seorang wanita.
lantas ia langsung nge foto momen itu
"Dasar pria, sudah di kasih istri cantik idaman para lelaki. masih aja berpaling"
ucap Veronica
"Ada apa yng? tanya Doni
"Gak ada, yok kita jalan lagi" ajak Vero
Di kantor Brata Jaya Grup
Pak Brata baru selesai meeting, bersama Kolega bisnis dari jepang Mr Carl mengajak nya bekerja sama, di akhir perbincangan Mr Carl mengajak Pak Brata untuk bekerja sama Menghancurkan. perusahaan Nugraha Perkasa Grub.
"Saya memiliki penawaran yang menguntung kan untuk anda pak Brata" kata Mr Carl
"Penawaran apakan itu Mr Carl" jawab pak Brata
"Kamu tau perusahaan anugrah Perkasa Grub bukan? tanya Mr Carl
Pak Barata hanya mengerut kan, kening keheranan, dan menganggukkan kepala.
setidak nya Ia bisa tau apa yang, di Rencanakan Mr Carl terhadap perusahaan besan nya itu.
"Saya ingin meminta bantuan anda untuk, Menghancur kan perusahaan itu secara perlahan" ucap Mr Carl
"Lalu apa yang saya dapat?" tanya pak Brata
"Anda tenang saja, saya akan memberikan 50 persen dari perusahaan itu jika saya sudah menguasai nya" yakin Mr Carl
"Cukup menarik, barikan saya waktu untuk memikir kan nya terlebih dahulu" kilah Pak Brata
__ADS_1
"Oke, baik lah kalau begitu saya kembali ke hotel dulu jika anda berminat. silahkan hubungi saya langsung" ucap Mr Carl berlalu pergi
Setelah kepergian pria itu, Pak Brata berniat langsung memberitahukan soal ini pada besan nya.
Berdering
Pak Brata
"Halo, sahabat ku ada yang ingin aku sampai kan bisakah sore ini atau besok kau ke rumah, ku? tanya Pak Brata
^^^Pak Yansen^^^
^^^"Ada Masalah apa Brata sepertinya penting sekali" ucap Pak Yansen^^^
Pak Brata
"Mr Carl, aku yakin kau paham maksud ku" Kata Pak Brata
^^^Pak Yansen^^^
^^^"Oke, besok aku akan berkunjung kerumah mu sore ini aku ada meeting aku tutup dulu Brata" Ucap Pak Yansen mengakhiri telepon.^^^
Di Mension mewah keluarga Nugraha Perkasa
Alzy tengah bosan di kamar ,ia juga penasaran kemana pergi nya suami tampan tanya itu. tapi malas bertanya.
Lalu iya keluar kamar dan menuju ruang keluarga tapi tampak sepi, dan segera Menuju halaman samping ke taman bunga LiLy milik Mama Lely
"Wah, kau indah sekali dan sangat terawat. jika aku bosan bolehkan aku mengunjungi, mu? ucap Azly pada bunga Lily itu
"Rupa nya selain tak tahu diri kau juga gila" celetuk Tante Sri yang tiba-tiba muncul
"Gak usah sok ramah kamu ya, dasar gak tahu diri saya tau kamu cuma pura-pura baik di rumah ini" tuduh Tante Sri
"Maksud Tante apa ya, saya gak ngerti" jujur Azly
"Halah jangan sok polos kamu, wanita rendahan seperti mu tak pantas menjadi nyonya di rumah ini" hardik nya
"Lantas menurut Tante siapa yang pantas? Tante? tanya Azly
"Jelas yang pantas itu Bella, karena kami dari keluarga terpandang konglomerat" ucap wanita paruh baya itu
"Ck, kalo Tante mau posisi nyonya di rumah ini silahkan ambil, itu pun kalo bisa" ucap Azly Tetap tenang
"Kamu liat saja anak ku pasti akan segera mengganti kan posisi mu" ucap Tante Sri percaya diri sembari pergi
Alzy hanya menggeleng kan kepala nya, Karena ia tau Tante Sri dan Bella hanya. Menginginkan harta keluarga ini
Flashback
"Mih, kita harus segera se capat nya merebut aset keluarga ini" kata Bella
"Iya sayang, kalo Bahram dan wanita itu memiliki Anak aset ini akan jatuh ke tangan anak itu bukan ke Bahram lagi" Ucap wanita paruh baya itu
Flashback of
Saat itu Azly tengah berjalan menuju dapur dan tak sengaja mendengar kan pembicaraan ibu dan anak itu, namun ia diam saja tak berniat mengadukan nya tampa bukti. biarlah keluarga ini mengetahui nya sendiri. karena ia Merasa tak ada hak untuk ikut campur.
__ADS_1
"Hah, memalukan" ucap Azly
"Siapa yang melalukan nak" ucap Mama Lely yang tiba-tiba datang
"Eh mama, dari mana sih zly nyariin sepi banget gak ada orang" tanya nya sambil mencium tangan mertua nya itu
"Mama pergi arisan sayang, maaf ya kamu jadi sendiri besok-besok mama ajak kamu. Ngenalin menantu cantik mama ke semua orang" ucap wanita paruh baya itu
"He-he, mama bisa aja" jawab nya malu
"Bahram mana nak?" tanya Mama Lely melihat Azly sendirian
"Oh kak Bahram tadi pergi sama bella tapi aku gak tau mereka kemana" jujur Azly
"Kamu yang sabar ya nak, kalo ngeliat bella sama Bahram lengket banget karena dari dulu Bahram selalu memanjakan nya, dia sudah di anggap adik oleh suami mu" jelas mama lely
Azly hanya tersenyum.
Dalam hati wanita paruh baya itu agak khawatir, karena ia sendiri tau maksud Bella Mengajak Bahram keluar untuk mengganggu suami-istri itu.
"Tadi tante Sri ngomong apa, sayang?" Tanya mama Lely
"Oh anu ma, tadi dia ngajak Ly keluar kapan kapan, iya itu" jawab Azly menutupi
Mama Lely hanya ber oh ria, karena ia sudah mendengar kan obrolan mereka tadi. wanita paruh baya itu menatap menantu nya senyum, melihat ketulusan hati anak itu, tak ingin membuat orang lain terkena maslah. walaupun sudah mengusik kedamaian nya.
"Kamu suka bunga nak? tanya wanita paruh baya itu
"Iya ma, zly suka banget di rumah semua bunga Azly yang tanam loh tapi sekarang Ditinggal pasti mereka merajuk" kata Azly dengan memayuankan bibir nya
"Ha-ha-ha, kamu ini ada ada saja Ly, kalo begitu taman ini jadi milik kamu sekarang" kata Mama Lely
"Wah, serius? makasih ya ma Azly senang banget, dan Ly akan membuat taman ini menjadi indah" ucap nya sembari memeluk mertua nya itu
Tak jauh dari mereka berdiri, ada sepasang mata memperhatikan mereka dengan senyum.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Jangan lupa
Like
Vote
komen
__ADS_1
terimakasih sudah mampir😘
Di tunggu episode-episode berikut nya ya❤️