Kakak Kelas Ku Suamiku

Kakak Kelas Ku Suamiku
Mual-Mual


__ADS_3

Setelah tenang Azly menceritakan permasalah nya pada nenek, awal nya ia tak mau tapi sudah tak sanggup untuk menyimpan nya sendiri.


Al hasil ada sedikit rasa lega di hati wanita itu setelah menceritakan pada sang nenek.


Tak lama hidung Azly kembali mengeluarkan darah, tapi cepat iya hilangkan


"Aku akan cek ke dokter besok pagi" ucap Alzy dalam hati


Matahari telah turun, sinar nya di gantikan dengan terang nya bulan. membuat suasana malam menjadi tampak indah.


Azly kini tengah bersiap untuk tidur, seharian waktu nya hanya dihabiskan nya meratapi Nasib nya.


"Mengapa badan ku menjadi tidak enak seperti ini ya, biasa nya juga kalo mau demam gak gini amat" ucap Azly sembari memijit kening nya.


Bahram baru saja keluar dari ruang ganti, ketika ia melewati cermin tempat biasa Azly duduk untuk berdandan. atau pun menceramahi nya terbesit dipikiran nya di mana wanita itu sekarang, sedangkan ibu nya saja menanyakan keberadaan nya pada Bahram


disaat Bahram tengah sibuk melamun, masuk telepon dari mama Lely dan Bahram pun mengangkat nya dengan ragu ia yakin Ibu Santi sudah mengadukan nya pada sang mama


Bahram📞


"Halo mah" sapa Bahram


^^^Pah Yansen📞^^^


^^^"Dasar anak tidak tau malu kamu ya, gak punya otak bisa-bisa nya kau menghianati istri mu dengan terang-terangan" maki pak yansen tiba-tiba merebut HP istri nya itu^^^


Bahram📞


"Maksud papa apa sih Bahram gak ngerti" ucap Bahram sok polos


^^^Pak Yansen📞^^^


^^^"Jangan sok gak tau kamu ya, bikin malu keluarga dimana harus di tarok muka papa sama om Brata dan keluarga nya Bahram" pekik pria paruh baya itu lagi^^^


Bahram📞


"Maafin Bahram pah, mah kali ini Bahram gak bisa ikutin apa kata kalian lagi. Bahram sudah besar sudah bisa memilih mana yang benar dan salah" ucap Bahram was was.


^^^Pak Yansen📞^^^


^^^"Apa kau bilang dimana otak dan hati mu Bahram istri mu pergi saja kau tak perduli dan malah bermain cinta di apartemen wanita Ja**** itu, Azly itu anak baik ingat kau akan kehilangan nya. suatu saat nanti dia akan jadi yang paling berharga jika dia sudah tidak ada" ucap pak Yansen menggebu^^^


Mama Lely 📞


"Sudah pah ingat kesehatan papa" tenang mama Lely


Bahram lupa kalo mobil milik nya terpasang Jps, itu hal yang mudah untuk orang tua nya mengetahui keberadaan nya.


Telepon pun terputus, Bahram hanya diam tak bersuara ia merenungi dan terus berfikir. bukan nya malah mengaku salah ia malah balik menyalahkan Azly


"Kalo dia memang seorang istri yang baik, dia tak akan meninggalkan Mansion ini" ucap Bahram sambil memejamkan mata nya


Malam itu, Cindy tengah menemani mita bertemu dengan Iqbal di cafe 101 tempat biasa mereka nongkrong.


Mereka berempat dengan, Iqbal bersama James.

__ADS_1


"Eh kita nonton yuk, malam ini ada film bagus" ajak Mita


"Ya sudah ayo, eh kalian berdua ya" seru Iqbal


"What, gak salah lo kak gue sama dia ogah" tolak Cindy.


"Apaan sih lo norak banget, gak pernah barengan cowok ganteng kaya gue ya" ucap James percaya diri


"Mita, please gue sama lo ya" dengan Cindy


"Huf ya sudah iya deh" jawab minta terpaksa


Sampai di parkiran Cindy kehilangan sahabat, nya itu yang sengaja meninggalkan nya. bersama James tujuan nya untuk mendekatkan mereka berdua.


"Ih Mita nyebelin awas lo ya berani-berani nya ninggalin gue huh" celoteh Cindy


"Titt, mau bareng gak" tanya James santai yang sudah berada di dalam mobil


"Ya udah iya terpaksa nih ya" ucap Cindy merenggut


James memperhatikan gadis itu gemas


"Lucu banget sih lo" ucap James spontan sambil mengacak rambut Cindy


"Apaan sih " kata Cindy jutek.


"Apa , ngomong lo sekali lagi gue cium nih" ancam James


"Mama tolong Cindy huaa kok bisa sih pake barengan segala sama ni makhluk astral" ucap Cindy asal


Sampai nya di parkiran Cindy ternyata sudah tertidur


James memperhatikan gadis itu dalam


"Cantik juga ni cewek cempreng" kata James


"Aaaa, lo mau ngapain" teriak Cindy kaget melihat James yang sudah dekat sekali dengan nya


Cup james mencium wanita itu di pipi nya, ia menatap Cindy dalam. yang ditatap menampakan wajah tak suka.


"Huaa dasar mesum apaan sih lo kurang ajar banget" maki Cindy


"Ah lebay lo, diam enggak nanti dikira orang gue ngapain-ngapain lo" ucap James santai


"Loh ya tega banget, itu untuk pertama kali nya gue di cium cowok hiks hiks" ucap Cindy dengan mata yang berembun


"Apa, serius lo ya ampun Cin maafin gue ya. gue gak tau maafin" ucap James tak enak.


Setelah kejadian itu Cindy dan James menjadi semakin dekat, cocok dengan kekonyolan mereka masing-masing


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari pun sudah pagi sekitar pukul setengah 7 pagi Bahram tengah bersiap dengan seragam sekolah nya hari ini adalah hari terakhir kelas 12 melakukan UAS (ujian akhir sekolah)


Seperti biasa Bahram sarapan pagi, tapi beda nya ia hanya sendiri, sedikit terlintas di pikiran nya tentang Azly istri nya yang sudah pergi selama 6 hari

__ADS_1


"Kenapa seperti ada yang kurang ya tapi apa" ucap Bahram dalam hati


"Ah mungkin karena aku terlalu kangen dengan Sania" ucap Bahram ber pikir positif.


Bahram kini sudah berada di dalam mobil, saat ia ingin memutarkan mobil itu ia tak sengaja melihat motor bebek. milik istri nya ada senyum tipis di ujung bibir nya itu. mengingat betapa lucu nya wanita itu saat menggunakan motor bebek nya.


"Syukurlah hari ini terakhir UAS jadi aku bisa cepat-cepat pergi liburan bareng Sania" gumam Bahram


Tak lama Bahram telah sampai di sekolah, ia melihat Iqbal yang di tungguin sama Mita


"Cih, mentang-mentang baru jadian lengket banget berdua" goda Bahram


"Ah kak Bahram bisa aja, oh iya kak Azly mana dia baik kan, nomor HP nya gak aktif di telepon" ucap Mita


Mendengar itu Bahram hanya diam dan berlalu pergi, Mita dan Iqbal hanya saling tatap seolah isi pemikiran mereka sama.


Pagi ini Azly akan pergi ke dokter untuk mengecek kesehatan nya, beberapa hari di kampung halaman sang ibu. membuat pikiran Azly tenang walau hati nya selalu di hiasi badai.


kini Azly sudah bisa belajar menerima keadaan, jika memang ini garis takdir yang di tuliskan Tuhan untuk nya


Azly membantu nek Minah menggoreng ubi dan membuat teh hangat untuk mereka bertiga. Azly terdiam beberapa saat dan


Huekk! huekk! huekk!


Azly tiba-tiba muntah dan berlari ke arah toilet memuntahkan semua isi perut. membuat tubuh nya seketika lemas, rasa mual yang ia rasa pagi ini begitu aneh. sangat mengaduk-aduk perut nya, bau bawang goreng itu adalah sebab nya


Tak lama di susul mimisan yang keluar lagi dari hidung nya, dengan mual yang tak tertahan kan.


"Kenapa tiba-tiba mual begini ya, bau bawang goreng ini membuat ku tak berdaya" ucap Azly sambil menutup hidung nya


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Jangan lupa


Like


Vote


komen


terimakasih sudah mampir😘


Di tunggu episode-episode berikut nya ya❤️

__ADS_1


__ADS_2