
...
Meski beda lantai, Mas Tian dengan suka rela mengantarkan ku sampe ke depan pintu kamar. Dan kita berlama-lama depan pintu cuma buat senyum-senyum gak jelas. Kalau lagi mabuk cinta begini, rasanya berbunga-bunga padahal cuma saling pandang doang. Norak banget gak sih? Tapi aku suka.
"Mas ke kamar ya? Kalau ada apa-apa, telepon Mas aja ya?" ujarnya seraya membelai rambutku.
__ADS_1
"Hmm... Mas jangan gadang. Tidur juga ya?"
"Pasti. Dah sana masuk," titanya.
"Hmm..."
__ADS_1
"Have a nice dream, Sayang. Love you," ujarnya sambil tersenyum. Sontak aku tersipu malu.
"Love you too. Weeesss... bubar... Bubar... Pacaran gak kelar-kelar!" seru Mbak Retno dari dalam membuat aku dan Mas Tian terbahak seketika.
Dasar si perusak suasana!
__ADS_1
...hayuuu... lanjut je youtubku seperti biasa yaaa... ...
...jangan lupa komen disana. makasiiihh... ...