KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK

KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK
PERASAAN ANEH


__ADS_3

"Deg... " Jantung Adelia atau ratu Pancawati tiba-tiba berhenti berdetak setelah mendengar ucapan dari pangeran Agra.


"Perasaan apa ini...? " Ucap Adelia pada diri nya sendiri.


"Baru kali ini, aku merasakan perasaan yang seperti ini. " Pikir Adelia.


Adelia atau ratu Pancawati memandangi wajah pangeran Agra dengan seksama. Ada rasa yang berbeda dengan diri nya,saat ia memandangi wajah pangeran Agra. Adelia pun ingin mencari tahu alasan penyebab tentang perasaan yang tengah ia alami ini. Karena ini adalah perasaan yang pernah belum ia rasakan,baru kali inilah ia merasakan perasaan seperti ini.


Adelia pun berjalan mendekati pangeran Agra, tanpa permisi Adelia memegangi wajah pangeran Agra dengan kedua tangan nya.


"Apa ada sesuatu di wajahmu, pangeran Agra...? Kenapa aku merasa ada sesuatu yang berbeda pada wajahmu...! " Ucap Adelia atau ratu Pancawati dengan memegangi wajah pangeran Agra.


"Apa engkau menyukai wajahku kakak ipar...? " Tanya pangeran Agra kepada ratu Pancawati.


Ratu Pancawati hanya diam dan menatap secara detail wajah pangeran Agra. Ratu Pancawati atau Adelia masih ingin mencari sesuatu yang berbeda itu pada wajah pangeran Agra.


Pangeran Agra pun memegangi kedua tangan ratu Pancawati.


"Apa engkau mencintaiku, ratu Pancawati...? " Tanya pangeran Agra kepada ratu Pancawati atau Adelia.


Mendengar ucapan dari pangeran Agra ratu Pancawati pun tersenyum.


"Apa itu cinta...? " Tanya Adelia atau ratu Pancawati kepada pangeran Agra.


Karena Adelia tidak pernah mengenal cinta sejak kecil. Karena itulah ia tidak pernah jatuh cinta.


"Hahaha... " Pangeran Agra tertawa.


"Kakak ipar, kenapa kakak ipar tidak tahu apa itu cinta...? hahaha... "Tanya pangeran Agra kepada ratu Pancawati dengan tertawa terbahak-bahak.


" Apakah kakakku tidak pernah mengenalkan cinta kepadamu,kakak ipar...! "Tutur pangeran Agra.


" Maaf aku lupa, pasti dia hanya mengenal selir Praweswari saja. Maka dari itu ia melupakanmu,untuk mencintaimu. "Ucap pangeran Agra kepada ratu Pancawati dengan tersenyum.


" Jika kau tidak tahu apa itu cinta, sebaiknya kau diam saja pangeran Agra...! "Ucap Adelia dengan nada suara dingin dan kaku.


" Baiklah, tak perlu marah kakak ipar. "Ucap pangeran Agra dengan santai.

__ADS_1


" Kau akan tahu jika kau merasakan hal yang aneh pada dirimu,saat dirimu melihat lawan jenismu.Contoh nya saat kau melihatku, apa yang kau rasakan...?"Ucap pangeran Agra dan pergi begitu saja meninggalkan ratu Pancawati sendiri.


"Hai,kenapa kau malah pergi...! " Teriak Adelia atau ratu Pancawati saat melihat pangeran Agra pergi meninggalkan diri nya sendiri.


"Aku merasakan hal yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya. " Ucap ratu Pancawati atau Adelia pelan.


Setelah itu Adelia atau ratu Pancawati, menemui sang raja.


Ratu Pancawati melihat raja yang kebetulan baru ke luar dari kamar nya.


Ratu Pancawati atau Adelia pun berlarian menuju tempat raja berada.


"Raja Anton Atmaja, hamba ingin bicara...! " Ucap ratu Pancawati kepada yang mulia raja Anton Atmaja.


Raja pun menoleh ke arah sang ratu.


"Ratu Pancawati, engkau ada di sini...? " Tanya raja kepada ratu Pancawati.


Tanpa menjawab pertanyaan dari sang raja, ratu Pancawati malah bertanya tentang hal lain kepada raja.


"Hamba ingin menatap wajah yang mulia raja. " Ucap ratu Pancawati yang berhasil membuat wajah raja malah ketakutan.


"Maafkan aku jika aku belum bisa, menepati janjiku sekarang ratu Pancawati. " Ucap raja Anton Atmaja dengan menundukkan kepala nya.


Dengan gesit dan tanpa permisi, ratu Pancawati memegangi wajah raja Anton Atmaja dengan kedua tangan nya.


Ia memandangi wajah raja Anton Atmaja dengan teliti. Dan hal itu membuat sang raja ketakutan.


"A... a.. apa yang engkau lakukan ratu Pancawati...? " Tanya raja Anton Atmaja dengan nada bicara takut.


Bukannya menjawab pertanyaan dari sang raja,Adelia atau ratu Pancawati malah sibuk dengan pemikiran nya sendiri.


"Perasaan itu tidak ada...? Sungguh aneh, perasaan apa ini...? " Ucap Adelia atau ratu Pancawati pelan.


Namun hal itu masih bisa di dengar oleh yang mulia raja.


"Perasaan...? " Seru yang mulia raja Anton Atmaja dengan bingung.

__ADS_1


"Apa...? " Tanya raja Anton Atmaja lagi.


Ratu Pancawati pun pergi dari sana dan meninggalkan sang raja dengan seribu pertanyaan. Bahkan ratu Pancawati tidak berpamitan dengan sang raja.


Melihat kepergian sang ratu, raja Anton Atmaja pun bernafas lega. Ia berpikir ada sesuatu yang terjadi pada sang ratu. Karena melihat tingkah aneh sang ratu yang tidak seperti biasa nya.


"Apa yang terjadi dengannya...? Kenapa tingkahnya menjadi aneh seperti itu...? Untunglah ia tidak mengungkit tentang janjiku kepada nya,karena jika itu terjadi pasti aku akan kehilangan orang yang aku cintai, yaitu selir Praweswari. " Gumam raja Anton Atmaja dengan seribu pertanyaan dan tanggapan.


Ratu Pancawati atau Adelia masih bingung dengan perasaan yang ia alami saat ini. Ia pun memutuskan untuk pergi ke kamar nya saja.


Setelah sampai di kamar nya, ratu Pancawati di sambut dengan senyuman dari dayang Sumi.


"Maaf yang mulia ratu Pancawati, dari mana...? Hamba mencari yang mulia ratu Pancawati sedari tadi. " Ucap dayang Sumi dengan tersenyum lembut.


"Bi,... " Ucap Adelia atau ratu Pancawati dengan gundah, sembari berjalan mondar-mandir kayak setrikaan.


"Ya yang mulia ratu, ada apa...? " Ucap dayang Sumi kepada Adelia atau ratu Pancawati dengan hormat.


"Aku... " Ucap Adelia atau ratu Pancawati masih tergantung.


"Ya yang mulia ratu, ada apa...? " Tanya dayang Sumi mengulangi ucapan nya tadi.


"Aku,aku bingung bi, karena dari tadi perasaan ini tidak enak...! " Ucap Adelia atau ratu Pancawati dengan bingung.


"Mohon maaf yang mulia ratu, maksud yang mulia ratu Pancawati perasaan apa...? " Tanya dayang Sumi kepada ratu Pancawati.


"Ya, entahlah bi. Aku sendiri juga tidak tahu tentang perasaan yang aku rasakan saat ini. " Ucap Adelia atau ratu Pancawati bingung menjelaskan tentang perasaan yang ia alami saat ini.


"Perasaan apa yang, yang mulia ratu Pancawati maksudkan...? " Tanya dayang Sumi kepada ratu Pancawati.


"Cobalah cerita tentang awal terjadi nya perasaan yang, yang mulia ratu rasakan kepada hamba. " Ucap dayang Sumi kepada ratu Pancawati.


"Tadi aku bertemu dengan pangeran Agra Atmaja di taman istana. Setelah aku menatap nya, ada yang aneh dengan perasaanku ini. Entah apa itu, aku sendiri juga tidak tahu. Karena baru kali ini aku memiliki rasa aneh seperti rasa saat ini yang aku rasakan. " Ucap Adelia atau ratu Pancawati kepada dayang Sumi.


"Apa yang mulia ratu Pancawati, merasakan perasaan ini juga saat yang mulia ratu Pancawati bertemu dengan paduka raja...? " Tanya dayang Sumi kepada ratu Pancawati.


"Tidak." Jawab ratu Pancawati singkat.

__ADS_1


"Tidak sama sekali. " Jawab ratu Pancawati lagi.


__ADS_2