KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK

KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK
RATU YANG TAK DI ANGGAP


__ADS_3

Kini Adelia maupun pangeran Agra sudah sampai di depan istana.Nampak pengawal istana tengah sibuk dengan aktifitas mereka masing-masing.


Sang ratu pun turun dari kuda yang ia tunggangi di susul dengan pangeran Agra yang ada di belakang nya.


Ratu heran dengan keadaan istana, kenapa istana seakan baik-baik saja .Walaupun tidak ada kehadiran ratu mereka.


''Semua terasa seperti tidak ada yang hilang dari istana ini. '' Gumam Adelia di dalam hati.


''Pangeran Agra,apa mereka tahu.Jika aku pergi bersama dengan mu...?'' Tanya Adelia kepada pangeran Agra.Yang sebenar nya pangeran Agra juga kaget dengan keadaan istana saat ini.


''Entahlah ratu .'' Balas pangeran Agra.


''Baiklah,ayo kita masuk dan lihat keadaan di dalam istana. '' Ucap Adelia.


Pangeran Agra pun menjawab nya dengan menganggukkan kepala nya.


Akhirnya mereka pun masuk ke dalam istana.


''Pangeran Agra...!'' Sapa ibu Suri yang kebetulan berada di sekitar gerbang utama.


''Ibunda ...!'' Balas nya terkejut.


Pangeran Agra segera berjalan ke arah ibu Suri.Begitu juga dengan Adelia atau ratu Pancawati.


'' Ibunda,bagaimana dengan kabar ibunda ...?'' Tanya pangeran Agra kepada wanita yang telah melahirkan nya di dunia ini


''Ibunda baik, nak.'' Jawab ibu Suri menjawab pertanyaan dari sang putra.


''Hamba turut senang ibu. '' Jawab pangeran Agra.


''Ratu Pancawati,ibu dari tadi mencari mu nak.Ternyata kau berada di sini.'' Ucap ibu Suri dengan raut wajah tersenyum.

__ADS_1


''Dari tadi mencari ku,jadi dia tidak tahu jika aku tidak di istana ...?'' Batin Adelia.


''Ibu Suri,aku....'' Belum selesai Adelia berkata ,tiba-tiba di potong oleh raja yang baru datang. Entah kapan ia berada di sana.


''Ratuku,bukankah engkau sedang sakit...? kenapa malah berada di sini ...?'' Tanya raja Anton kepada ratu Pancawati dengan tersenyum ramah.


Sedangkan sang ratu bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa dengan tiba-tiba yang mulia raja bersikap demikian.


''A..a...aku. '' Lagi-lagi ucapan nya di potong oleh yang mulia raja Anton Atmaja.


''Tak perlu engkau jelaskan ratuku,karena ibu Suri sudah tahu kalau kamu sedang sakit. '' Ucap raja Anton Atmaja, menyela ucapannya dari Adelia.


'' Benar ratu Pancawati,sebaiknya sekarang ratu istirahat saja. '' Ucap ibu Suri dengan nada bicara lembut.


''Ayolah sayang. '' Ajak raja menggandeng tangan sang ratu. Untuk ia tuntun berjalan ke kamar sang ratu.


Namum sang ratu segera menepis tangan sang raja.


Sedangkan pangeran Agra hanya diam,tanpa berbicara sepatah kata apapun .Ia hanya menjadi penonton yang tengah menyaksikan adegan dua orang yang sedang berdialog di depan' matanya itu .


Ibu Suri menggelengkan kepala nya dengan pelan.


''Mari pangeran. '' Titah ibu suri kepada pangeran Agra,yang terlihat melamun setelah kepergian ratu Pancawati dan juga raja Anton Atmaja.


''I...i...iya,ibunda .'' Jawab pangeran Agra dengan nada bicara terbata.


Bisa terlihat jelas di mata ibu suri, jika pangeran Agra mencintai ratu Pancawati.


''Dia istri dari kakak mu,pangeran Agra.Tidak benar jika kau mencintai ratu Pancawati .'' Seru ibu suri di dalam hati nya.


Di tempat lain. Tepatnya di kamar ratu Pancawati.

__ADS_1


''Kau berani menyentuh tangan ku,tanpa seizin dariku raja ...?'' Tanya ratu Pancawati kepada raja Anton Atmaja.


''Kenapa ratu ,apa engkau keberatan ...?'' Tanya balik sang ratu kepada sang raja .


''Kau berani denganku,raja ...?'' Tanya balik ratu Pancawati kepada yang mulia raja.


''Apa aku salah ...? kau tidak lupa ingatan kan,ratu ...?'' Tanya raja .


'' Apa maksud mu...?'' Tanya balik ratu Pancawati.


'' Kau istri ku,jadi aku berhak atas dirimu,ratu .'' Jawab sang raja.


''Jika kau ingin menyentuh ku,lawan aku. '' Ungkap ratu Pancawati menantang sang raja .


''Jangan sombong dulu ratu .Kau tidak tahu ,jika aku ini sangat berkuasa di kerajaan ini. '' Ucap raja dengan nada sombong .


''Lagi pula,kau hanyalah ratu yang tidak di inginkan .'' Ucap raja Anton Atmaja mencemooh sang ratu .


Ratu Pancawati hanya diam tanpa mau menjawab ucapan dari sang raja Menunggu sang raja berkata lagi.Setelah cukup lama sang raja diam,barulah ratu Pancawati berucap .


''Sudah cukup ,,,hanya itu !'' Tanya ratu Pancawati atau Adelia kepada yang mulia raja .


''Apa maksud mu...?'' Tanya balik sang raja .


''Aku bisa saja melenyapkan mu sekarang ,tapi aku masih punya misi yang harus aku kerjakan .'' Sahut ratu Pancawati dengan nada masa bodoh .Dan beredar pergi masuk ke dalam kamar mandi nya .


''Aku butuh waktu untuk menyegarkan kulitku ,aku ingin berendam .''Gumam Adelia pelan .


''Kau ...!!'' Seru raja karena ucapan nya tidak di takuti oleh ratu .Sedangkan sang ratu hanya melambaikan tangan nya .


''Dasar lelaki arogan .'' Ucap Adelia dengan mengembangkan senyum? mengejek.

__ADS_1


__ADS_2