
'' Ratu Pancawati...?" Seru paduka raja dengan raut wajah yang panik,karena melihat sang ratu pingsan .
Di Dunia Moderen
" Cepat jangan sampai ketauan,kalau tidak nyawa kita taruhan nya. " Ucap seseorang yang berusaha untuk mencabut salah satu alat dari tubuh Adelia yang tengah koma.
" Diam kau !. "Bentak seseorang yang lain di dalam ruangan yang sama.
" Aku sudah memperhitungkan nya sejak lama,jadi aku tahu.Apa yang harus,aku lakukan.Kamu diam lah, ikuti arahan dari ku. " Ucap nya lagi,dengan penuh penekanan.
" Aku hanya mengingatkan,kau tahu sendiri siapa wanita ini...!?" Ucap rekan nya memberi tahu teman nya,siapa wanita yang hendak mereka culik itu.
" Bukan kali ini saja,aku melakukan pekerjaan seperti ini. Sudah berulang kali aku melakukan nya,jadi tenang lah." Balas nya menjawab ucapan dari rekan nya.
" Terserah kau saja,aku hanya mengingatkan. " Jawab teman nya ketus. Karena merasa ucapan nya tidak di perduli kan oleh teman nya tersebut.
" Aku tak percaya,wanita secantik ini seorang pembunuh sadis.Wajah ayu nya mengingatkan aku pada seseorang di masa lalu." Terang nya,sembari memindahkan tubuh Adelia pada kursi roda yang sudah mereka siapkan.
" Jangan mengada-ada,wanita ini adalah anak orang kaya.Mana mungkin dia mengenalmu. " Jawab teman nya itu.
" Benar apa yang kau katakan,mungkin mereka hanya kebetulan mirip." Balas Arda.
Tak terasa mereka sudah sampai di tempat tujuan. Di sana sudah ada lima orang teman mereka sudah menunggu.
" Bagaimana,apa sesuai dengan rencana kita...?" Tanya salah satu dari mereka.
" Semua beres." Jawab Bayu dengan sombong nya.Bayu adalah orang yang bersama dengan Arda,yang menculik Adelia.
__ADS_1
Kelima orang tersebut pun menganggukkan kepala nya.
" Ayo,cepat !!." Ucap salah satu dari mereka.
Mereka pun membawa masuk Adelia ke dalam sebuah mobil,dan membawa nya pergi jauh dari rumah sakit. Kurang lebih empat jam man sampai lah mereka di sebuah gudang di tengah hutan.Adelia pun dibawa masuk ke dalam gudang tersebut.
Tak di sangka ternyata gudang tersebut bukan hanya sekedar gudang. Di dalam gudang tersebut berdiri rumah besar megah bak istana di dalam dongeng .Lengkap dengan fasilitas moderen yang super canggih.
Adelia diserahkan kepada beberapa wanita berpakaian putih lengkap dengan jas kebanggaan mereka yang tugaskan khusus untuk merawat Adelia.
" Berikan yang terbaik untuk nya,aku tidak mau dia mengalami gangguan apa pun itu.Jika sampai terjadi apa-apa pada nya,maka nyawa kalian lah taruhan nya.!" Ucap Anton,orang yang menyuruh Arda dan Bayu menculik Adelia.
" Baik tuan." Jawab para dokter dan perawat tersebut dengan keringat dingin yang keluar dari dahi mereka,karena ketakutan.
Anton adalah orang yang diam-diam menaruh hati nya kepada Adelia. Wanita kejam yang tak kenal kata ampun untuk menghabisi para musuh-musuh nya.Wanita kuat yang tak tertandingi,mendengar nama nya saja sudah membuat para musuh-musuh nya berlarian ketakutan.Karena takut dengan kebengisan nya,dan kesadisan nya menghabisi nyawa lawan-lawan nya.
Flashback on...
" Berani kau bicara tidak sopan kepada sang Queen...!!" Ucap salah satu orang dari Adelia.
" Siapa kamu,aku tidak mengenalmu....!" Jawab Anton dengan wajah bingung nya.
" Layani dia,aku tidak ada waktu untuk meladeni orang ini.! " Titah Adelia dengan nada bicara datar. Tanpa melihat lawan bicara nya.Ia pun melangkahkan kaki nya.
"Baik Queen. " Jawab pria tersebut dengan hormat.
" Adelia, tunggu aku.Aku mencintai mu,tolong dengarkan aku dulu. "Teriak Anton dengan memegangi perut nya yang di tendang oleh anak buah Adelia tanpa ampun.
__ADS_1
Adelia pun menghentikan langkah kaki nya dan membalikkan tubuh nya menatap Anton yang tengah di hajar habis-habisan oleh anak buah nya itu.
" Hentikan...!" Ucap Adelia dengan lantang.
Seketika anak buah nya berhenti menghajar Anton.
" Baik Queen. " Jawab anak buah Adelia tersebut dengan patuh.
Adelia pun berjalan ke arah dimana Anton berada. Ia berhenti tepat di depan Anton yang hampir lemas karena ulah anak buah nya tersebut.
" Aku akan menerima lamaran dari mu. Jika kau bisa menjadi seorang King Mafia, di seluruh penjuru dunia ini.Buktikan itu,jika kau ingin melamar ku...!" Ucap Adelia dengan penuh penekanan di setiap perkataan nya.
Belum sempat Anton menjawab, Adelia pun berseru.
"Patahkan kedua kaki dan tangan nya,buang dia di tengah jalan raya.!" Perintah Adelia kepada para anak buah nya dengan datar.
"Ke..kenapa....?!" Tanya Anton dengan kebingungan nya.
" Aku tidak percaya,kau akan sanggup memenuhi syarat dari ku." Jawab Adelia dengan bengis.
" Lakukan sekarang...!" Titah Adelia.
" Aaaargh....!!! Teriak Anton.
Flassback of...
" Aku sudah memenuhi syarat darimu,tapi kenapa...? Kau malah tertidur tak bangun-bangun Adelia.
__ADS_1