
Ratu Pancawati tengah berjalan-jalan mengelilingi istana, di ikuti dengan kedua dayang setianya di belakang nya.Semua mata memandangnya tanpa berkedip, melihat ada yang berbeda dengan sang ratu.
Ratu Pancawati yang menyadari akan hal itu pun bertanya dengan para dayang nya.
"Bi Sumi, kenapa semua orang memandangi diriku.Apakah ada yang salah denganku...? " Ucap yang mulia ratu Pancawati sembari berjalan perlahan-lahan.
Dayang Sumi yang mengekor di belakang nya pun berkata.
"Hamba kira, karena penampilan yang mulia ratu yang berbeda. Sebab itulah mereka memandangi yang mulia ratu dengan perasaan terheran-heran. " Jawab dayang Sumi kepada yang mulia ratu Pancawati.
"Aku hanya merubah penampilanku,mereka sudah pada terheran-heran. Apalagi jika mereka tahu tentang kebenaran diriku, pasti mereka akan pingsan. " Gumam Adelia atau sang ratu dalam hati.
"Dayang Sumi dan dayang Siti, bisakah kalian membiarkan aku sendiri...!" Ucap yang mulia ratu Pancawati tanpa menoleh ke arah kedua dayang setianya itu.
"Mohon ampun yang mulia ratu, hamba tidak berani membiarkan yang mulia ratu Pancawati sendirian. " Jawab dayang Sumi mewakili dayang Siti berbicara.
"Kenapa bi Sumi...?Kenapa tidak berani, hehe... " Ujar yang mulia ratu Pancawati dengan cengengesan.
"Dia kira,siapa dia.Cengengesan seperti orang tidak mempunyai tata krama." Ucap dayang Siti pelan dengan mencibir.
"Aku akan memberitahu tuan Sutanto, perihal ini. Aku yakin hal ini akan menguntungkan bagiku. Karena aku tidak suka melihat yang mulia ratu Pancawati menjadi ratuku. " Ucap dayang Siti pelan dengan tersenyum sinis.
"Sebentar lagi kau akan dihabisi oleh orang suruhan tuan Sutanto, dan selir Praweswari lah yang akan menggantikan tempatmu di singgah sana bersama dengan yang mulia raja. " Ucap dayang Siti pelan.
Ternyata ratu Pancawati mendengar ucapan dayang Siti. Ia pun kemudian berkata,
"Apa aku terlihat konyol dayang Siti...?" Tanya Adelia atau ratu Pancawati dengan tersenyum lembut.
__ADS_1
"Ma... maafkan hamba yang mulia ratu,hamba mohon ampun. " Jawab dayang Siti dengan gugup.
"Kenapa kamu harus meminta maaf, dayang Siti...? Apakah kamu membuat sebuah kesalahan...? " Tanya Adelia atau ratu Pancawati dengan tersenyum kaku.
"Tenanglah dayang Siti, aku hanya bertanya kepadamu...! " Ucap sang ratu Pancawati kemudian.
"Mohon ampun yang mulia ratu,,,! " Ucap dayang Siti dengan duduk bersujud di hadapan yang mulia ratu Pancawati.
"Terserah kamu saja, dayang Siti. " Ucap Adelia tanpa menyuruh dayang Siti untuk berdiri kembali. Ratu Pancawati malah meninggalkan nya tanpa perduli.Sedangkan dayang Sumi tidak berani berbuat apa-apa, apalagi menegur sang ratu.
Setelah berjalan kurang lebih tiga langkah dari tempat dayang Siti duduk bersujud,sang ratu pun menghentikan langkah kakinya. Tanpa menoleh ke belakang, ratu Pancawati atau Adelia pun berucap.
"Jangan bergerak tanpa aku suruh. Jika kamu bergerak tanpa aku menyuruhmu untuk bergerak,jangan salahkan aku jika kakimu berpindah tempat...! " Ucap ratu Pancawati dengan menekankan di setiap ucapan nya.
"Ampuni hamba yang mulia ratu Pancawati. " Ucap dayang Siti memohon.
Dayang Siti hanya mampu menggelengkan kepalanya saja.
"Sebaiknya kamu mencari tahu sendiri apa kesalahan yang telah kamu buat. " Ucap ratu Pancawati dan meninggalkan dayang Siti begitu saja.
Dayang Siti hanya bisa menundukkan kepalanya saja.
Mohon ampun yang mulia ratu Pancawati, hamba ingin bertanya sesuatu kepada yang mulia ratu. "Tanya dayang Sumi kepada yang mulia ratu dengan berhati-hati, karena takut salah.
" Ya, apa bi Sumi. "Ucap ratu Pancawati.
" Mohon ampun sebelumnya yang mulia ratu,kenapa yang mulia ratu menghukum dayang Siti...? "Tanya dayang Sumi kepada yang mulia ratu Pancawati.
__ADS_1
" Apa kau tahu bi Sumi, apa yang aku suka darimu...? "Ucap ratu Pancawati tanpa membalas pertanyaan dari bi Sumi atau dayang Sumi.
Dayang Sumi pun menggelengkan kepalanya.
" Karena kamu pendiam, itulah yang aku suka darimu. Jadi mulai sekarang, diamlah. Dan bicara jika aku menyuruhmu untuk bicara. "Ucap ratu Pancawati dengan menekankan ucapan nya di setiap kata.
" Baiklah yang mulia. "Jawab dayang Sumi dengan menundukkan kepalanya.
Setelah mendengar ucapan dari junjungannya, dayang Sumi pun diam.
" Kenapa ratu Pancawati berubah. "Batin dayang Sumi.
"Bi Sumi,aku ingin keluar istana. Apakah aku harus meminta izin kepada yang mulia raja terlebih dahulu...? " Tanya Adelia atau sang ratu kepada dayang Sumi.
Dayang Sumi pun menjawab,
"Benar yang mulia ratu,semua kegiatan apa pun itu.Harus dengan izin yang mulia raja." Jawab dayang Sumi dengan menundukkan kepalanya.
"Baiklah, aku akan meminta izin kepada yang mulia raja. " Ucap ratu Pancawati.
"Sekarang tunjukkan kepadaku, dimana biasanya raja Anton Atmaja berada pada saat ini...? " Tanya ratu Pancawati kepada dayang Sumi.
Dayang Sumi pun menjawab, "Yang mulia raja Anton Atmaja saat ini sedang berlatih pedang di aula belakang istana yang mulia ratu. " Terang dayang Sumi kepada ratu Pancawati.
"Baiklah, tolong antarkan aku kesana...! " Ucap ratu Pancawati dengan menatap lurus kedepan.
"Baik yang mulia ratu. " Jawab dayang Sumi patuh.
__ADS_1