KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK

KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK
KEMBALI KE ISTANA 2


__ADS_3

Ratu Pancawati segera memasuki kamar sekaligus kediaman nya.Dengan tertatih-tatih yang mulia ratu Pancawati pun berusaha untuk segera sampai di kamar mandi.Setelah sampai di kamar mandi ia pun berusaha untuk mengeluarkan racun yang sedari tadi ia tahan di mulut nya.Ia terus berusaha mengeluarkan racun itu,namun usaha nya sia-sia.Racun itu sudah terlanjur masuk ke mulutnya,sang ratu pun pingsan dan jatuh tergeletak di lantai kamar mandi nya.


Beberapa menit kemudian datanglah dayang Sumi,dayang pribadi ratu Pancawati.


''Dimana yang mulia ratu Pancawati,tadi aku melihat nya masuk kedalam sini. ''Pikir dayang Sumi.


Dayang Sumi pun mencari keberadaan ratu Pancawati.Dan betapa kagetnya dia,melihat junjungan nya tergeletak lemah di lantai kamar mandi dengan mulut mengeluarkan busa.


''Yang mulia ratu...!''Pekik dayang Sumi kaget.Ia punya langsung berlarian menuju ke arah sang ratu yang tergeletak lemah itu.


''Ratu Pancawati,bangunlah yang mulia. Hiks...hiks...hiks...''Ucap dayang Sumi sembari menangis sesenggukan.


Dayang Sumi pun berteriak meminta tolong.


''Tolong...''Teriak dayang Sumi.


Tak berselang lama datanglah,satu dua orang pengawal yang tak sengaja melewati kamar yang mulia ratu Pancawati.


''Ada apa ini...?''Tanya salah satu pengawal tersebut kepada dayang Sumi.


''Aku tidak tahu.Tahu-tahu aku sudah melihat nya tergeletak di lantai ini. ''Terang dayang Sumi kepada dua orang pengawal tersebut.


''Kita angkat gusti ratu di tempat tidur. ''Ucap salah satu dari mereka berdua.


''Baik.''Jawab yang lain dengan singkat.


Setelah mereka menidurkan yang mulia ratu di tempat tidur.


''Kau laporkan berita ini kepada yang mulia raja.''Ucap salah satu dari pengawal itu menyuruh temannya untuk melapor kepada yang mulia raja.


''Saya tidak berani,bukankah yang mulia raja melarang kita untuk tidak mendekati kediaman yang ratu. ''Ucap teman nya itu.


''Lantas bagaimana...?''Sahut yang lain.


''Bagaimana kalau kita laporkan ini kepada ibu Suri...!''Usul dayang Sumi.


''Ide bagus itu. ''Jawab kedua pengawal itu serentak.


''Cepatlah,aku takut jika terjadi apa-apa kepada yang mulia ratu. ''Ucap dayang Sumi.


''Kau pergilah,aku dan dayang Sumi akan menjaga ratu...!''Ucap pengawal yang satu nya.


''Baiklah, ''Jawab pengawal yang lain.


Setelah pengawal itu pergi. Dayang Sumi bercerita tentang keadaan yang mulia ratu.

__ADS_1


''Tadi aku melihat di mulut yang mulia ratu ada busa nya. Apakah mungkin yang mulia ratu meminum racun...?''Ungkap dayang Sumi kepada pengawal itu.


''Jika begitu,aku akan mencari air kelapa muda dulu.Untuk mengeluarkan racun di dalam yang mulia ratu.


''Ya,cepatlah...!''Jawab dayang Sumi.


''Aku pergi. ''Pamit pengawal itu.


Sedangkan di sisi lain,kakek Suryo meneteskan air matanya.Ia melihat semua kejadian itu, tapi apa daya ia tidak bisa mencegahnya.Dia tidak bisa melawan takdir yang sudah di tentukan oleh yang kuasa.


''Maafkan kakek cucuku,kakek tidak bisa menolong dirimu. Hiks ...hiks ...hiks ...''Ucap kakek Suryo sembari meneteskan air matanya.


Flashback of


''Jadi ratu Pancawati meminum racun, demi menyelamat nyawa raja yang arogan itu. ''Ucap Adelia.


''Dasar bodoh....!''Umpat Adelia di dalam hati.


''Aku akan mengobati luka pangeran Agra dulu.Kau istirahatlah...!''Ucap si kakek kepada Adelia.


''Ganti lah pakaian mu,di dalam kamar itu ada lemari.(sembari menunjuk ke arah kamar).Kamu bebas memilih pakaian di sana,itu pakaian Panca.''Ucap kakek Suryo kepada Adelia.


Adelia hanya menganggukkan kepala nya saja,dan masuk ke dalam kamar yang di tunjuk oleh kakek Suryo.


''Sungguh bertolak belakang dengan Panca.''Batin kakek Suryo.


''Luka nya cukup parah.''Gumam kakek Suryo pelan,sembari memeriksa luka pangeran Agra.


Dengan telaten kakek Suryo pun mengobati luka pangeran Agra.Setelah selesai kakek Suryo kemudian menemui Adelia.


''Tok...tok...tok...''Bunyi ketukan pintu kamar Adelia.


''Queen,keluarlah.Aku ingin berbicara kepada mu.''Ucap kakek Suryo dari balik pintu.


Tak ada sahutan dari dalam,kakek Suryo pun mengulangi nya lagi.


''Queen...!''Tak berselang lama pintu pun terbuka.


''Kakek memanggilku...?''Tanya Adelia sembari menunjuk diri nya sendiri .


''Ya.''Sahut kakek Suryo.


Akhirnya Adelia pun keluar dari kamar,kemudian ia pun duduk di kursi tanpa permisi.


Kakek Suryo hanya menggelengkan kepala nya saja.Sembari berkata, ''Sungguh bertolak belakang.''Batin nya .

__ADS_1


''Aku sudah menyembuhkan luka pangeran.''Ucap kakek Suryo kepada Adelia.


''Ya,terima kasih. ''Ucap Adelia.


''Aku juga berterima kasih,karena engkau telah melenyapkan orang yang membunuh cucuku.''Jawab kakek Suryo.


Adelia hanya mengangguk.


''Tapi masih ada yang harus kau lakukan sekarang. ''Ucap kakek Suryo kepada Adelia.


''Apa...?''Tanya Adelia kepada kakek Suryo dengan nada penuh menyelidik.


''Penuhilah keinginan terakhir cucuku. ''Jawab kakek Suryo.


''Apa itu...!''Tanya Adelia lagi.


''Buatlah raja mencintai dirimu. ''Ucap kakek Suryo.


Adelia pun melotot tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan.


''Hahaha...kau terlalu berharap kakek Suryo.Aku bisa melakukan apa pun,tapi tidak untuk mencintai nya. ''Ujar Adelia dengan tertawa.


''Kau harus lakukan itu,karena dirimu telah terikat dengan raga cucuku. ''Balas sang kakek.


''Jika aku tidak mau...''Ucap Adelia dengan menekankan ucapan nya di setiap kata.


''Kau akan mati.''Ucap kakek Suryo.


''Kau mengancam ku ...?''Tanya Adelia dengan penuh amarah.


''Tidak, tapi itulah yang akan terjadi,jika kau tidak mau menuruti kemauan dari si pemilik raga. ''Jawab kakek Suryo.


''Mustahil. ''Seru Adelia.


''Semua keputusan ada di tangan mu queen,tugas ku hanya menuntun mu. ''Ujar si kakek.


Tanpa permisi Adelia pun keluar dari rumah si kakek,ia bingung dengan apa yang ia harus lakukan. Ia pun duduk sendiri di atas pohon.


''Apakah ini hukuman untukku,,,?Aku mendapat kesempatan hidup lagi,tapi di raga seorang ratu yang buncin.Saking buncin nya,ia sampai rela mengorbankan nyawa nya demi si pria arogan itu.Dan kini, akulah yang akan meneruskan ke buncin nan nya itu. Sungguh hukuman yang berat.Aku lebih memilih melenyapkan ratusan nyawa daripada harus menjadi wanita buncin. ''Keluh Adelia.


''Turunlah ratu,pangeran Agra mencari mu. ''Ucap kakek Suryo.


''Ya.''Jawab Adelia kesal.


Adelia pun turun dari atas pohon,ia segera masuk menemui pangeran Agra.Setelah sampai di dalam. ''Kau mencari ku,pangeran Agra...?''Tanya Adelia kepada pangeran Agra.

__ADS_1


''Kita kembali ke istana sekarang,mereka pasti akan menyerang istana. ''Ucap pangeran Agra.


''Baiklah kita ke istana sekarang. ''Jawab Adelia atau ratu Pancawati.


__ADS_2