KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK

KEHIDUPAN KEDUA SANG MAFIA CANTIK
ORANG MISTERIUS


__ADS_3

"Argghhh...!! Ini benar-benar membuatku gila. " Ucap Adelia dengan berteriak kencang.


Adelia pun kini memilih untuk menenangkan diri nya, dengan cara berlatih pedang sendirian di tempat biasa pangeran Agra berlatih pedang.


"Aku tidak mungkin mencintai pangeran Agra, tidak mungkin... " Ucap Adelia menyakinkan dirinya sendiri.


"Aku bukan ratu Pancawati.Aku Adelia Anandita... " Seru Adelia dengan penuh emosi.


"Tidak mungkin,aku jatuh cinta. " Ucap Adelia atau ratu Pancawati kepada dirinya sendiri.


Tanpa di sadari oleh Adelia, ada seseorang yang tengah memperhatikan dirinya.


"Adelia Anandita...? Siapa dia...? Bukankah dia ratu Pancawati istri dari raja Anton Atmaja...? " Batin seseorang yang tengah memperhatikan ratu Pancawati atau Adelia dari kejauhan.


"Aku harus memberitahukan ini kepada tuan Arya.Ini adalah sebuah berita yang mengejutkan. Aku tidak perduli siapa dia, yang jelas kini aku tahu jika pangeran Agra lah yang telah menculik ratu Pancawati. " Gumam seseorang itu lagi.


Orang tersebut pun pergi menemui tuan nya, yaitu Arya Sudrajat. Orang yang mencintai selir Praweswari yang melebihi apa pun kecuali nyawa nya sendiri.


Setelah sampai di tempat kediaman Arya Sudrajat.


"Permisi,saya mau bertemu dengan tuan Arya Sudrajat. " Ucap orang tersebut berbicara dengan penjaga rumah Arya Sudrajat.


"Siapa kamu, mau bertemu dengan tuan kami...? " Tanya penjaga rumah Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.


"Tak penting siapa saya,bilang saja jika... " Ucap orang misterius tersebut yang berhenti karena melihat Arya Sudrajat keluar dari rumah nya.


"Tuan Arya...! Seru orang misterius tersebut memanggil Arya Sudrajat.


Arya Sudrajat pun menoleh ke arah nya, dan mengembangkan sebuah senyuman.


" Kau disini tuan...? "Tanya Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.


" Ya, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepadamu tuan Arya. "Jawab orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat.


" Silakan masuk tuan, "Ucap Arya Sudrajat mempersilahkan tamunya itu untuk masuk ke dalam rumah nya.

__ADS_1


Orang misterius tersebut pun masuk ke dalam rumah Arya Sudrajat, diikuti oleh Arya yang berjalan di belakang nya.


Setelah sampai di ruang tamu.


" Silahkan duduk tuan...! "Ucap Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.


Orang misterius tersebut pun duduk di hadapan Arya Sudrajat,sembari tersenyum.


" Bagaimana dengan kabarmu tuan Arya...? "Tanya orang misterius tersebut memulai obrolan nya.


" Seperti apa yang tuan lihat,saya baik-baik saja. "Jawab Arya Sudrajat menjawab pertanyaan dari orang misterius tersebut.


Orang misterius tersebut pun menganggukkan kepala nya pelan. Lalu ia pun berkata, " Bagaimana dengan kabar selir Praweswari...? "Tanya orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat yang kebetulan mengetahui kisah cinta nya, kisah cinta Arya Sudrajat dan selir Praweswari.


" Entahlah, aku sendiri tidak tahu pasti tuan. "Jawab Arya Sudrajat menjawab pertanyaan dari orang misterius tersebut dengan nada ragu.


" Dia hanya memanfaatkan diriku saja seperti nya. "Ucap Arya Sudrajat lagi dengan menundukkan kepala nya.


" Apa maksudmu tuan Arya...? "Tanya orang misterius tersebut lagi kepada Arya Sudrajat.


"Lantas apa engkau menerima syarat darinya tuan Arya...? " Tanya orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat yang kelihatan tidak baik-baik saja.


"Aku... aku menerima nya,dan inilah akhir dari cintaku. " Jawab Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut dengan nada bicara agak sulit.


Maksud kamu, tuan Arya...? "Tanya orang misterius tersebut lagi kepada Arya Sudrajat.


" Aku berusaha untuk menculik sang ratu, namun usahaku sia-sia."Ucap Arya dengan mengingat kejadian waktu itu.


"Aku dan anak buahku telah kalah, bahkan mereka tewas di tangan sang ratu. Hanya aku yang selamat, itupun setelah ratu Pancawati mengajukan sebuah syarat. "Ucap Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.


" Syarat...? Kenapa dengan para wanita ini,kenapa mereka selalu meminta sebuah syarat...? "Pikir orang misterius tersebut.


" Apa syarat nya tuan Arya...? "Tanya Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.


" Dia ingin aku melenyapkan selir Praweswari, setelah ia tahu jika selir Praweswari lah yang menyuruhku untuk menculik nya. "Jawab Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.

__ADS_1


" Terus apa yang engkau lakukan...? "Tanya orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat.


" Aku bingung tuan,di satu sisi aku mencintai selir Praweswari dan di sisi lain aku juga mencintai nyawaku sendiri. "Ucap Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut dengan penuh rasa bimbang.


" Sebab itulah aku memilih untuk tidak keluar dari rumah. "Ucap Arya Sudrajat lagi.


" Hahaha....bagaimana mungkin ratu Pancawati menjadi seperti apa yang telah engkau bicarakan itu tuan Arya. Dia hanya gadis lugu yang lemah,dan mana mungkin ia bisa mengancammu...! "Jawab orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat.


" Mulanya aku juga menganggap remeh tentang dirinya, tuan. Akan tetapi semua di luar dugaanku. Dia bukanlah ratu yang lemah lagi, dia seperti Singa betina.Bahkan dia dengan teganya memenggal mereka tanpa belas kasihan. "Terang Arya dengan nada bicara sedih.


Ia pun kemudian berkata," Maaf tuan, bukankah tadi ada yang mau tuan sampaikan kepada saya...? "Tanya Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut.


Orang misterius tersebut pun tersenyum dan berkata, " Ya tuan Arya, sebenarnya saya kesini mau memberitahukan kalau ratu Pancawati ternyata berada di kediaman Pangeran Agra, adik kandung dari raja Anton Atmaja."Ucap orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat.


"Ratu Pancawati ada disana, mana mungkin tuan....? " Jawab Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut dengan nada bicara terkejut.


"Ratu Pancawati di kabarkan di culik,tapi kenyataan nya ia tengah berada di istana pangeran Agra...? " Ucap Arya Sudrajat lagi dengan nada bicara penuh tanya.


"Tapi untuk apa ia berada di istana pangeran Agra...? " Tanya nya lagi kepada orang misterius tersebut.


"Aku tidak tahu pasti, tentang itu. Aku melihat ia tadi tengah berlatih pedang sendirian. Ia memegang pedang seakan pedang itu adalah barang yang biasa ia gunakan. " Ucap orang misterius tersebut kepada Arya Sudrajat.


"Aku akan mencari tahu, tentang hal ini. " Jawab Arya Sudrajat.


"Aku juga akan membantumu tuan Arya Sudrajat. " Jawab orang misterius tersebut.


"Terima kasih tuan Mahesa. " Balas Arya Sudrajat kepada orang misterius tersebut yang dipanggil dengan nama panggilan Mahesa.


"Ya, tuan Arya. Anda janganlah sungkan, karena saya sudah menganggap anda seperti saudara saya sendiri. " Jawab tuan Mahesa kepada Arya Sudrajat.


Di tempat lain, di istana pangeran Agra.


Adelia atau ratu Pancawati masih gundah dengan perasaan yang tengah ia rasakan.


"Aku akan mencoba untuk bersikap biasa saja, di hadapan pangeran Agra. Aku tidak ingin ia menjadi besar kepala karena dia berpikiran jika aku ini mencintai diri nya. " Gumam ratu Pancawati pelan.

__ADS_1


__ADS_2