
Setelah selesai berendam ratu Pancawati merasa tubuh nya kini kembali segar bugar,ia pun keluar dari kamar mandi.
Ratu mendapati sang raja yang masih berada di dalam kamar nya .
''Kau masih di sini paduka ...?'' Tanya ratu Pancawati kepada raja Anton Atmaja yang tengah duduk di tempat tidur sang ratu .
'' Ya,karena aku menunggu mu .'' Jawab yang mulia raja dengan melirik ke arah sang ratu .
'' Menunggu ku...?'' Tanya ratu Pancawati kepada yang mulia raja sembari menunjuk ke arah dirinya sendiri .
'' Ya.'' Balas raja singkat .
''Untuk ...?'' Ucap ratu tanpa memandang lawan bicara nya yaitu raja. Dirinya malah asik bercermin.
''Aku inginkan hak ku,sekarang ...!'' Jawab yang mulia raja dengan ucapan datar.
''Hak apa yang kau mau ...?'' Ucap Adelia dengan nada bicara tidak kalah datar menjawab ucapan dari raja Anton .
'' Tubuhmu...!'' Seru raja tanpa menoleh ke arah sang ratu dengan nada bicara datar.
Ratu Pancawati sebenarnya terkejut mendengar ucapan dari sang raja barusan,namun ia dapat mengendalikan dirinya dengan cepat.
__ADS_1
'' Aku harus mencari cara untuk menolaknya,tapi bagaimana...?'' Batin sang ratu atau Adelia.
''Aku tahu...!'' Seru Adelia atau ratu Pancawati dengan senyum sumringah.
''Apa kau juga menginginkan nya...?'' Tanya raja dengan tersenyum kecut saat melihat sang ratu tersenyum sumringah setelah mendengar ucapan darinya barusan tadi.
''Tidak...!'' Balas ratu dengan cepat.
''Ma...maksudku...'' Kata ratu Pancawati yang belum selesai bicara,karena yang mulia raja sudah terlebih dahulu memotong ucapan nya.
'' Sudah terlihat jelas jika kau juga sangat menginginkan nya.Sudah ku duga,dasar perempuan tak tahu malu.'' Sindir yang mulia raja menyindir ratu Pancawati tanpa memperdulikan perasaan dari sang ratu.
'' Kau...!'' Seru ratu dengan nada kesal.
Sang raja pun angkat bicara,'' Kau berani membantah ucapan seorang raja...?'' Ucap raja dengan tersenyum menyeringai.
'' Apa seorang raja...?'' Ucap ratu Pancawati dengan nada bertanya.
'' Opps...aku lupa jika kau seorang raja,sorry...'' Ucap ratu Pancawati atau Adelia kepada sang raja sembari berjalan ke arah yang mulia raja yang bersikap sok keren.
Tiba-tiba...'' Tapi itu tidak berlaku terhadapku.'' Ucap ratu pancawati dengan memiting kedua tangan yang mulia raja secara tiba-tiba.
__ADS_1
'' Kau...!?...'' Seru yang mulia raja dengan geram.
'' Lepaskan aku...! '' Perintah raja kepada ratu Pancawati.
'' Lakukan saja,jika kau bisa...'' Ucap ratu Pancawati dengan tersenyum mengejek.
'' Lepaskan ratu...!'' Seru yang mulia raja lagi.
Ratu Pancawati atau Adelia pun tersenyum,'' Tunjukkan kekuasaan mu yang mulia raja...!'' Ucap ratu Pancawati dengan tersenyum mengejek.
'' Aku akan memberimu hukuman atas apa yang kau lakukan terhadapku ratu Pancawati...!'' Seru yang mulia raja Anton Atmaja dengan berusaha untuk melepas tangan nya yang di pegangin oleh sang ratu.
''Untuk ukuran seorang lelaki,ternyata kau terlalu cerewet paduka raja.'' Gumam yang mulia ratu Pancawati pelan.
''Tapi tenang saja,aku bisa membantumu untuk diam sejenak.'' Ujar sang ratu dengan nada bicara datar.
'' A...a...apa yang kau ingin lakukan...?!'' Seru yang mulia raja saat melihat sang ratu berwajah datar.
''Tenanglah aku cuma ....'' Ucap sang ratu yang belum selesai bicara.Karena sang raja sudah pingsan terlebih dahulu.
'' Pingsan...?! '' Gumam ratu.
__ADS_1
'' Padahal aku belum menyentuhnya.'' Ucap ratu Pancawati pelan.
'' Apa yang terjadi dengan nya...?'' Ucap ratu lagi.