Kehidupan Santri Di Penjara Suci

Kehidupan Santri Di Penjara Suci
Gemasnya


__ADS_3

Jalan raya kini terlihat ramai saat jam pulang sekolah.Siswa yang berjalan terlihat seperti kumpulan semut yan berbaris.Ada yang berjalan santai,ada pula yang tergesa-gesa ingin cepat sampai.


Bagi santri,ketika mereka usai pulang sekolah formal,mereka harus bergegas.Karena setelah pulang sekolah formal,mereka harus harus sekolah diniyah.Karena sudah menjadi keharusan.


Dan bagi santri baru,mereka belum mulai sekolah diniyah.Maka untuk mengisi kegiatan mereka,pengurus sudah mengatur jadwal mengaji.Mulai dari mengaji Tajwid hingga pelajaran Fiqih.


Hal itu berlangsung hingga pukul 15:30 .Setelah selesai,mereka harus bergegas untuk bersiap-siap sholat jamaah.Hal ini dilakukan supaya mengurangi antrian.Karena pada pukul 15:45 , santri yang sekolah diniyah sudah selesai.


Setelah sholat jamaah 'ashar mereka pun kembali mengaji.Bagi yang belum khatam Juz 'Amma mereka diharuskan mengaji Juz 'Amma terlebih dahulu.Bagi yang sudah mengaji Binnadzor(membaca Al-qur'an dengan melihat) mereka akan mengaji klasikal sesuai kelas masing-masing.


Di ndalem Abah....


Saat Gus Anas sedang mengerjakan tugas sekolah diniyahnya,tiba-tiba Gus Daffa masuk tanpa permisi


"Mas Anas...."panggil Gus Daffa


"Ada apa sih dek.Kok masuk kamar ngga ketuk pintu dulu sih?"tanya Gus Anas


"sttt....jangan berisik mas"ucap Gus Daffa sambil bicara pelan


"Memangya kenapa?"tanya Gus Anas sambil berbisik


"Lagi main petak umpet mas"jawab Gus daffa


"Main petak umpet kok disini.keluar gih"usir Gus Anas


"Dek Daffa....."panggil seseorang

__ADS_1


"Dek Daffa ngumpet dimana yah?"ucapnya lagi


"Mas jangan berisik dong.Nanti Daffa ketahuan" ucap Gus Daffa


"Disini mba"ucap Gus Anas seraya keluar dari kamar


"Ih....Mas Anas mah...."ucap Gus Daffa keluar kamar dengan wajah cemberut


"Makan dulu yuk"ajak Dila


Ternyata Gus Daffa menghindar dari Dila karena tidak mau makan.


"Nanti saja ya mba.Daffa belum lapar."bujuk Gus Daffa


"Nanti sakit perut loh dek.Dari tadi kan belum makan"ucap Gus Anas


Karena susah membujuk Gus Daffa,akhirnya Dila mengajak Gus Daffa ke kamarnya.


"Dek Daffa mau ikut ngga?"tanya Dila


"Kemana mba?"ucap Gus Daffa tertarik


"Ke kamar mba"ucap Dila


"Nanti disana kenalan sama mba-mba yang baru.Mau ngga?"bujuk Dila


"Mau mba"Gus Daffa setuju

__ADS_1


"Pamit dulu yuk sama Ummi.Biar ummi ngga khawatir"ajak Dila


"Kan ada Mas Anas.Pamit ke Mas Anas saja ya mba"ucap Gus Daffa


"Nanti kalo Mas Anasnya lupa gimana?"tanya Gus Anas


"Pamit ke Ummi saja ya"ucapnya lagi


"Ya sudah yuk.Pamit ke Ummi dulu"ajak Dila sambil memegang tangan Daffa


"Titip dek Daffa ya mba"ucap Gus Anas


"Nggih Gus"angguk Dila


Setelah berpamitan dengan Umminya Gus Daffa lalu menuju kamar Dila.Banyak santri yang merasa gemas melihat Gus Daffa.Pipinya yang gembul pun menjadi sasaran.


Karena banyak yang mencubit pipinya,Gus Daffa mulai merasa risih.Dia hampir saja menangis jika saja Dila tak menghentikan aksi cubit pipi.


"Sudah-sudah.Nanti pipi Dek Daffa sakit.Tuh sudah merah pipinya"ucap Dila


"Duh.....gemes banget lihat Gus Daffa"ucap salah satu santri


"Mba Dila ,kamarnya yang mana sih?"tanya Gus Daffa


"Itu yang diatas"ucap Dila sambil menunjuk kamarnya


Mohon dukungannya tema-teman.Jangan lupa tekan jempolnya ya.mohon maaf juga bila masih banyak kekurangan.Ditunggu kritik saran yang membangun

__ADS_1


__ADS_2