Kehidupan Santri Di Penjara Suci

Kehidupan Santri Di Penjara Suci
kekacauan kecil


__ADS_3

Dipesantren. . . .


Siang ini Nia hendak membuat kue untuk Gus Daffa. Seperti janjinya kemarin, kalau Gus Daffa makan dengan lahap, maka Nia akan membuatkan kue untuknya.


Sebelum membuat kue, Nia terlebih dahulu menyiapkan bahan-bahannya. Nia juga memilih rasa yang disukai Gus Daffa.


Setelah semua dirasa sudah cukup Ia langsung kedapur milik pesantren. Dan tentu saja dengan meminta ijin terlebih dahulu pada pengurus.


"Tim bantuin aku yuk. " ajak Nia pada Fatim


"Ngapain? " tanya Fatim


"Bikin kue buat dek Daffa. " jawab Nia


"Memang ada acara apa? "


"Kok tumben buat kue. " ucap Fatim


"Ga ada apa-apa. " jawab Nia


Saat sedang membuat adonan tiba-tiba Gus Daffa datang. Dia juga membuat sedikit kericuhan. Dia membuat tepung berhamburan karena terlalu senang saat Nia memberi dia ijin untuk membantunya.


"Mba Nia. Daffa ikut bantuin yah. "pinta Gus Daffa


"Boleh. Tapi nanti,kalo mba butuh bantuan Adek saja ya." ucap Nia


"Dek, tolong ambilin mba tepung dong." ucap Nia saat mengaduk telur dan gula


"Astagfirullah..... "ucap Nia kaget


"Ya ampun.... "Nia menggelengkan kepalanya


"He he he." Tawa Gus Daffa tanpa merasa bersalah


"Ini bukan bedak sayang. " ucap Nia sambil membersihkan wajah Gus Daffa


"Fatim, tolong lanjutin yang ini sebentar yah. Aku mau cuci muka Dek Daffa dulu. " pinta Nia pada Fatim

__ADS_1


Fatim pun mengangguk. Dan melanjutkan pekerjaan Nia.Disaat Fatim sedang mengaduk adonan, Ummi masuk ke dapur mencari Gus Daffa.


"Mba Fatim lihat Adek ngga? " tanya Ummi


"Lagi cuci muka Mi sama Nia. Tadi main tepung." jawab Fatim


Nia dan Gus Daffa pun keluar dari kamar mandi.


"Adek.... " panggil Ummi


"Iya Mi. "jawab Gus Daffa sembunyi dibelakang tubuh Nia


"Kok ngumpet? "


"Kenapa? " tanya Ummi


"Tapi Ummi jangan marah yah. " ucap Gus Daffa


"Iya. " jawab Ummi


Tiba-tiba Gus Anas sudah muncul dibelakang Ummi.


Saat Gus Daffa mendengar suara Gus Anas, ia langsung berlalu menghampiri Gus Anas.


"Mas Anas.... " ucap Gus Daffa seraya memeluk kakaknya


"Hei... kenapa ngga pakai baju? " tanya Gus Anas menggendong Gus Daffa.


"Mi, Anas ke ndalem dulu. kasihan adek ngga pakai baju. Nanti kedinginan. " pamitnya pada Ummi


"Iya. " jawab Ummi


Gus Anas pun bergegas pergi.


Flash back on


"Assalamualaikum.... " ucap Gus Anas

__ADS_1


"Waalaikum salam. " jawab Ummi dan Abah


"Abah dan Ummi sehat ?" Tanya Gus Anas


"Alhamdulillah sehat. Sudah nemu tempat PKL nya Nas? " tanya Abah


"Sampun Bah. " jawab Gus Anas


"Tapi di Minimarket Bah. " ucapnya lagi


" Ya ngga apa-apa.Yang penting sreg dihati kamu. " ucap Ummi


"Iya kan Bah? "


"Iya. " jawab Abah


"Adek mana Mi? " tanya Gus Anas


"Tadi katanya cari mba Nia. Mau bikin kue. " jawab Ummi


"Oh. " ucap Gus Anas


"Ummi panggil dulu si Adek. " ucap Ummi


Karena Gus Anas juga ingin melihat Nia. Akhirnya ia pun mengikuti Ummi.


flash back off


"Memang bagaimana ceritanya tadi? Kok adek bisa belepotan? " tanya Ummi


"Maaf Mi. Tadi adek minta ijin mau bantu Nia bikin kue. Mau dilarang takut nangis. Jadi dibolehkan sama Nia. Tapi saat Nia sama Fatim ngaduk telor sama gula,dek Daffa sudah mainan tepung. " jawab Nia


"Oh... ya sudah Ummi mau ke ndalem dulu ya. " ucap Ummi.


"Nggih Mi. " jawab Fatim dan Nia kompak


Mohon doanya teman-teman untuk bapak saya.Semoga lekas sembuh.

__ADS_1


Mohon dukungannya teman-teman. Jangan lupa tekan jempolnya ya. Mohon maaf bila masih banyak kekurangan. Dan ditunggu juga kritik saran yang membangun


__ADS_2