
Senyum pun terukir diwajah Faisal. Diapun memeluk tubuh wanita itu.
"Mba sehat? "tanya Faisal setelah mencium punggung tangan wanita itu
"Alhamdulillah mba sehat. Kamu bagaimana? "tanya Meli, kakak Faisal
"Seperti yang mba lihat. Aku sehat sekali"
"Oh ya mba. Kenalkan dia Gus Anas.Putra Abah. "ucap Faisal sambil menunjuk Gus Anas
"Assalamualaikum mba"ucap Gys Anas seraya menangkupkan kedua telapak tangannya
"Waalaikum salam. Sehat Gus? "ucap Meli
"Faisal ngga kasih kabar kalau njenengan mau ikut jadi maaf tadi ngga ada yang jemput" ucap Meli merasah bersalah
"Ngga apa-apa mba. Lagian disini pemandangannya indah,jadi sayang saja kalau cuma lewat ngga lihat-lihat"ucap Gus Anas
"Masuk dulu yuk"ajak Meli
"Nggih mba"jawab Gus Anas
Didalam rumah nampak semua orang sedang sibuk. Ada yang sedang memarut kelapa, ada yang mengupas bawang dan lain\-lain
"Assalamualaikum..... "ucap Faisal dan Gus Anas berbarengan
"Waalaikum salam. "jawab mereka sambil menoleh kearah Faisal dan Gus Anas
"Sudah pulang Sal? "tanya ibu Faisal
"Iya bu. Ini baru sampai. "ucap Faisal sambil mencium punggung tangannya
"Ini siapa? "tanya ibu Faisal
"Gus Anas bu. Putra Abah dan Ummi"jawab Faisal
__ADS_1
"Oh.... "angguk ibu Faisal
"Ya sudah. Istirahat dulu dikamar. Pasti capek "ucapnya lagi
"Nggih bu"ucap Faisal
"Mari Gus"ajaknya pada Gus Anas
Mereka pun masuk kedalam kamar Faisal.
"Maaf ya Gus kamarnya kecil. "ucap Faisal
"Ngga apa-apa kok"jawab Gus Anas
"Silahkan Gus kalau mau istirahat dulu. Saya mau keluar sebentar.Mungkin agak lama"ucap Faisal
"Oh... ya sudah aku tidur dulu ya. "ucap Gus Anas
Gus Anas pun merebahkan tubuhnya saat Faisal pergi. Tak menunggu waktu yang lama, Gus Anas pun sudah tertidur.
Diluar Faisal sedang berbincang dengan keluarganya. Juga bertanya pada pamannya yang bekerja dikelurahan.Ia menyampaikan apa maksud kedatangan Gus Anas dan juga meminta pendapat pamannya itu.
"Paman dikelurahan bisa menerima PKL ngga? "tanya Faisal pada paman Imron
"Faisal sama Gus Anas man, yang tadi ikut kesini. "jawab Faisal
"Oh.... ya sudah besok kamu ke kantor kelurahan besok ya. "perintah paman Imron
"Baik paman. Terima kasih. "
"Paman pulang dulu ya. "pamitnya
"Iya paman. Hati-hati dijalan. "ucap Faisal
Hari pun sudah sore. Saat Gus Anas keluar hendak mencari Faisal ,ternyata keadaan rumah sudah mulai ramai didatangi banyak orang laki-laki.
Saat ini dirumah Faisal memang sedang berlangsung acara selamatan pernikahan kakak Faisal. Acara yang cukup sederhana.
__ADS_1
"Cari siapa Gus? "tanya ibu-ibu yang ikut membantu memasak di rumah Faisal
"Cari Faisal bu. Ibu lihat ngga? "tanya Gus Anas
""Oh.... Faisal didepan Gus. Lagi nyambut orang-orang yang datang. "jawab ibu tersebut
"Makasih bu. "ucap Gus Anas
"Sama-sama Gus."jawab ibu tersebut
Gus Anas pun menghampiri Faisal di depan. Setelah semua undangan hadir, Faisal dan Gus Anas pun ikut bergabung.
Acara ini dimaksudkan agar semua acara pernukahan berjalan lancar.Dan mendoakan calon pengantin supaya menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.
Setelah acara selesai, tamu pun membubarkan diri, pulang kerumah masing-masing.
Kini tinggallah Faisal, Gus Anas, paman Imron dan beberapa orang diruang tamu. Mereka membahas acara hari besok. Yakni akad nikah.
"Kamu dirumah berapa hari Sal?"tanya paman Imron
"Insyaallah 3 hari paman. "jawab Faisal
"Memang kamu ngga capek Sal? "tanya paman Imron
"Dari Abah cuma dikasih ijin 3 hari. Lagian kesini kan sama Gus Anas.Ngga enak kalo kelamaan . "jawab Faisal sedih
"Oh ya. Besok kalau acara sudah selesai dan kalian sudah tidak sibuk langsung ke kelurahan ya. Untuk ngurus masalah PKL kalian. Soalnya terbatas disana. "ucap paman Imron
"Iya paman. Insyaallah."jawab faisal
"Ya sudah paman pulang dulu.Jangan tidur kemalaman. Besok acara penting buat kakakmu.Jadi kamu harus bugar."nasehat paman Imron
"Iya paman. "jawab Faisal
Mereka pun masuk ke kamar setelah selesai membereskan sisa acara tadi sore.
__ADS_1
Mohon dukungannya teman-teman. Jangan lupa tekan jempolnya ya. Mohon maaf bila masih banyak kekurangan. Ditunggu juga kritik saran yang membangun.