Kehidupan Santri Di Penjara Suci

Kehidupan Santri Di Penjara Suci
sowan 2


__ADS_3

"betah nduk?"tanya mama ku


"alhamdulillah ma"jawabku


"syukur alhamdulillah kalau betah"ucap mama lagi


lalu kualihkan pandanganku pada sosok lelaki disamping mama.ya....itu adalah bapak ku yang selalu menyayangi putra putrinya.ku lihat dia menyunggingkan senyum bahagianya.lalu ku mendekat mencium punggung tangannya.


"bapak sehat?"tanya ku


"alhamdulillah sehat nduk"jawabnya


"mba iis gimana kabarnya?"tanyaku tentang kakak perempuan ku


"alhamdulillah sehat.besok juga mba iis mau mondok"ucap bapak


"mondok dimana pak?"tanyaku lagi


"pesantrennya gus wahab"


"oh...jadi mondok disitu pak?"


"iya.katanya ga pengin yang jauh-jauh"


"oh iya dil,ada salam dari mas mu.katanya lusa baru bisa kesini"


"iy Paman.tadi sudah telfon ke kantor"ucap dila


"Abah ada di ndalem* kan dil?"tanya bapak


"ada paman"jawab dila


"sowan sekarang saja yuk"ajak bapak


"ayo pak.mumpung belum tindak*."ucap mama

__ADS_1


kami pun bergegas pergi ke ndalem.sesampainya disana bapak langsung mengutaran tujuannya.


setelah selesai soan kedua orang tua ku pun langsung pamit.


"nduk,kami pulang dulu yah"pamit mamaku


"iya ma.hati-hati dijalan ya ma"jawabku seraya memeluknya


"yang betah- betah disini ya.kalo ada apa-apa bilang."nasehatnya


"iya ma."dengan mata berkaca-kaca aku menjawab


"ngga usah nangis.nanti wajah cantikmu hilang"ucapnya lagi sambil mengusap pipiku yang basah oleh air mata


"nanti kalo butuh apa-apa bilang sama dila."


"dila paman nitip nia ya.nanti kalo ada apa-apa tolong kabari."ucap bapakku lagi seraya memasrahkan aku pada mba dila


"iya paman"jawab dila


aku pun mengulurkan tangan ku saat orang tuaku hendak pergi.ku kecup punggung tangan keduanya sambil menangis haru


"waalaikum salam."jawabku dan dila kompak


setelah itu ku pandangi mereka yang perlahan pergi menjauh.meninggalkan ku dipenjara suci ini,dengan seribu harapan


"masuk yuk nia."ajak dila


"ayo mba."jawabku sambil tersenyum


saat berjalan menuju kamar kadang aku bertanya sesekali pada dila.dan dengan sabar dia menjawab semua pertanyan ku


"mba dila."ucap ku


"iya."jawabnya

__ADS_1


"dulu mba mondok disini umur betapa tahun?"


"kalo ngga salah 12 atau 13 tahun deh.memang kenapa?"


"yang bener mba?"


"iya,bener."


"berarti mba baru lulus Madrasah Ibtidaiyah* dong."


"mba dulu sering nangis ngga waktu pertama mondok?"


"sering sih engga.cuma ya pernah beberapa kali."jawabnya sambil malu-malu


"mba dulu banyak temennya ngga?"


"banyak."


"oh...."aku mengangguk tanda paham


"nanti kamu juga banyak temen kok.cuma mungkin mereka belum ada yang datang"


ya...ku akui memang.sekarang adalah masa penerimaan calon santri baru.memang baru aku yang datang.karena saat kemarin aku keliling pondok belum ku temukan santri baru


"memangnya biasanya kapan ada santri baru lagi mba?"tanya ku


"paling sebentar lagi nia."


"biasanya mereka menunggu ijazah sekolah keluar dulu baru masuk.buat daftar sekolah lagi"jawabnya


Akhirnya kami pun sampai kamar.dikamar ini dihuni 12 orang.termasuk aku.mereka berasal dari beberapa daerah, ada yang dari luar jawa.seperti lampung,medan,kalimantan.dan dari pulau jawa,seperti cilacap,ciamis,gandrungmangu dan lain-lain.


*ndalem \= kediaman kyai


*tindak \= pergi

__ADS_1


*madrasah ibtidaiyah \= sederajat sekolah dasar


mohon dukungannya ya.mohon maaf🙏🙏🙏 bila masih banyak kekurangan.jangan lupa tekan jempolnya y👍👍👍.ditunggu juga kritik yang membangun.terima kasih


__ADS_2