Kehidupan Santri Di Penjara Suci

Kehidupan Santri Di Penjara Suci
Mampir


__ADS_3

Tut tut tut


Terdengar suara ponsel tersambung. Namun lama tak diangkat. Gus Anas pun coba menghubungi kembali. Dan akhirnya diangkat


"Assalamualaikum Ummi. " ucap Gus Anas


"Waalaikum salam. "terdengar suara Ummi diseberang


"Ummi sehat? "tanya Gus Anas


"Alhamdulillah sehat. Kamu sendiri bagaimana? "tanya Ummi


"Alhamdulillah sehat Mi. "jawab Gus Anas


"Bagaimana acara nikahan kakaknya Faisal? lancar? "tanya Ummi


"Alhamdulillah lancar Mi. Ini juga sudah selesai. Tinggal beres-beres. "ucap Gus Anas


"Kamu sudah liat tempat PKL nya? "tanya Ummi


"Rencana nanti sore Faisal sama Anas mau ke tempat PKL Mi. "jawab Gus Anas


"Tapi kalo misalnya PKL nya diminimarket ngga apa-apa kan Mi?"tanya Gus Anas


"Memangnya kenapa? "tanya Ummi lagi


"Soalnya terbatas Mi kalo PKL dikelurahan."jawab Gus Anas


"Oh... ya ngga apa-apa. Yang penting sesuai dengan jurusan kamu. "ucap Ummi


"Iya Mi. "ucap Gus Anas


"Terus pulangnya kapan? "tanya Ummi


"Mungkin besok Mi. "


"Tinggal lihat Faisalnya nanti. Takut belum kelar acaranya. "ucap Gus Anas


"Oh... ya sudah. Sampaikan salam Ummi buat ibunya Faisal ya. "ucap Ummi

__ADS_1


"Nggih Mi. "ucap Gus Anas


"Ummi mau ngaji dulu ya. "


"Assalamualaikum.... "pamit Ummi


"Waalaikum salam.... "jawab Gus Anas


Setelah menelfon Umminya, Gus Anas pun mengistirahatkan sejenak tubuhnya. Karena memang dirinya kelelahan.


Saat jam menunjukkan pukul 14:00 Faisal dan Gus Anas pergi kekelurahan. Namun sayang,ternyata disana sudah tidak menerima siswa PKL. Karena sudah terlalu banyak. Akhirnya mereka pun menuju minimarket yang pernah direkomendasikan oleh paman Imron.


Dan untung saja disana masih menerima mereka. Dan pemilik Minimarket itu berpesan agar mereka memulai PKL bulan depan. Mereka pun menyetujuinya.


Setelah dari minimarket,kini mereka pergi ke rumah Nia. Untuk mengambil pesanan Nia. Dan tentu saja bertemu dengan Iis kakak Nia.


"Gus kita mampir dulu ya. "ucap Faisal


"Kemana? "tanya Gus Anas


"Rumah Calon masa depan."canda Faisal


"Ngapelin calon mertua. He he he... "gurau Faisal


Gus Anas pun menggelengkan kepalanya. Dan saat mereka sampai , keadaan rumah itu sepi.


"Assalamualaikum..... "ucap Faisal berulang kali


"Kayaknya ngga ada orang deh Sal."duga Gus Anas


"Tunggu bentar lagi deh Gus. Mungkin ada dibelakang. Jadi ngga dengar. "ucap Faisal sambil menuju belakang rumah.


Saat dibelakang rumah ternyata Iis, kakaknya Nia sedang menyapu. Jadi dia tak mendengar orang salam dari tadi.


"Assalamualaikum.... "ucap Faisal


"Waalaikum salam."jawab Iis


"Loh Faisal.... "Iis kaget

__ADS_1


"He he he... "Faisal cengengesan


"Rajin amat. "godanya


"Ngga nyasar? "canda Iis


Ya ....dulu memang Faisal pernah nyasar saat pertama main kesini. Dia salah masuk halaman rumah tetangga Iis.


"Ngga dong. Kan sudah hafal. "ucap Faisal


"Kesini sama siapa? "tanya Iis


"Sama Gus Anas. "jawab Faisal


"Oh.... "ucap Iis


Faisal dan Iis pun berjalan kehalaman rumah. Gus Anas yang melihat mereka pun berdiri dari duduknya karena lelah menunggu.


"Maaf Gus,saya tidak dengar. Tadi dibelakang lagi nyapu. "ucap Iis sambil membuka pintu


"Ngga apa-apa mba. "ucap Gus Anas


"Silahkan masuk Gus. "Iis mempersilahkan


"Akubngga disuruh masuk nih? "gurau Faisal


"Kalo kamu juga biasanya main slonong."ucap Iis


"Iya deh. Bapak sama mama lagi dimana? "tanya Faisal


"Lagi ke rumah mbah. Ada perlu katanya. "jawab Iis


"Pada mau minum apa nih? "tanyanya


"Terserah saja mba. "jawab Gus Anas


"Tunggu sebentar ya. Aku ambil minum dulu. "ucap Iis


Mohon dukungannya teman-teman. Jangan lupa tekan jempolnya ya. Mohon maaf bila masih banyak kekurangan. Ditunggu juga kritik saran yang membangun.

__ADS_1


__ADS_2