Kehidupan Santri Di Penjara Suci

Kehidupan Santri Di Penjara Suci
Pasar Malam


__ADS_3

Rumah Faisal....


Malam hari sebelum Keberangkatan Faisal ke pondok, ia berniat mengajak Gus Anas pergi ke Pasar Malam yang berada dilapangan dekat kantor kelurahan. Ia juga mengajak Iis.


Ia memang berniat mengajak Gus Anas keliling desa. Tapi baru sempat sekarang. Sebelum pergi ia pamit pada Mba Meli dan Mas Rudi.


*Flash back on


"Assalamualaikum.... " terdengar suara wanita diseberang*


"Waalaikum salam.... "jawab Faisal


"Lagi ngapain Is? " tanyanya


"Ngga ngapa-ngapain Sal"


"Ada apa? " tanya Iis


"Nanti malam pergi yuk."ajak Faisal


"Kemana? " tanya Iis


"Ke pasar malam. Yang ada dilapangan. " ucap Faisal


"Sekalian ajak Gus Anas keliling. "


"Coba nanti aku ijin sama bapak boleh apa ngga. " jawab Iis


"Kamu ajak Sofyan saja. biar bapak ngga khawatir. " usul Faisal


"Ya sudah.Nanti aku coba tanya Sofyan. Dia mau ngga. " ucap Iis


"Ya sudah.Nanti kalo diijinin sama bapak kamu chat ya. " ucap Faisal


"Iya. Ya Sudah. Assalamualaikum.... " pamit Iis


"Waalaikum salam. " jawab Sofyan


flash back off


"Sudah siap Gus? " tanya Faisal


"Sudah. " jawab Gus Anas


*tring... bunyi pesan masuk


"Aku diijinin sama bapak. Tapi jam setengah sembilan harus pulang. " pesan Iis*

__ADS_1


"Oke. Aku sudah mau berangkat sama Gus Anas. " balas Faisal


"Yuk Gus berangkat. Nanti keburu malam. " ajak Faisal


Gus Anas pun berdiri dari duduknya. Faisal dan Gus Anas pergi setelah pamit pada Mba Meli.


Dirumah, Iis kini sedang menunggu Sofyan mengeluarkan motornya . Ia mengajaknya atas usul Bapak dan faisal tentunya.


"Yuk mba. " ucap Sofyan setelah menyalakan motornya


"Iya. " ucap Iis


"Pak, Iis pergi dulu ya. " pamit Iis


"Hati-hati dijalan. "


"Ingat... jangan pulang terlalu malam. " perintah Bapak


"Iya pak. "


"Assalamualaikum. " ucap Iis


Setelah itu, Iis dan Sofyan pun pergi ke pasar malam. Saat berkendara, Sofyan bertanya beberapa hal pada Iis.


"Sebenarnya ada hubungan apa sih mba sama Mas Faisal? " tanya Sofyan


"Memangnya kenapa? " tanya Iis


"Masa? "tanya Sofyan


"Iya. "ucap Iis


"Kenapa sih? "


"Ngga apa-apa sih. "


" Cuma Mas Faisal kelihatan yang suka gitu sama mba. " ucap Sofyan


"Ngaco kamu. " kilah Iis


"Lagian, mba sama Faisal tuh kenal lama. "


"Memang mba ngga suka sama Mas Faisal? " tanya Sofyan


"Sudah ah. Ngga usah bahas itu. "


Tak lama kemudian mereka pun sampai. Iis langsung mengirim pesan pada Faisal menanyakan posisinya.

__ADS_1


"Sal, aku sudah sampai. Kamu disebelah mana? " tanya Iis


"Kamu dimana? Biar aku saja yang nyamperin kamu. " balasan Faisal


"Didepan tukang martabak. " balas Iis


"Ya sudah aku kesitu. " balasan Faisal


Iis pun menunggu Faisal menghampirinya.


"Mas Faisal dimana mba? " tanya Sofyan


"Bentar lagi kesini kok. " ucap Iis


"Sudah lama Is? " tanya Faisal yang datang dari arah belakang


"Belum kok. " jawab Iis menoleh kebelakang


"Gus Anas mana? "


"Lagi pesan bakso disana. " jawab Faisal menunjuk penjual bakso


"Hei Sof. "


"Mas Fai.... "sambil mengulurkan tangan menyalami Faisal


"Sudah gede kamu sekarang. " ucap Faisal


"Alhamdulillah Mas. " ucap Sofyan


"Yuk kita gabung makan bakso sama Gus Anas. " ajak Faisal


Faisal, Iis, dan Sofyan pun berjalan bersama menghampiri Gus Anas ke kedai bakso. Lalu mereka pun memesan bakso.


"Baru datang mba Is? " tanya Gus Anas


"Nggih Gus. "jawab Iis


"Kenalin Gus. Ini Sofyan. Adik Iis." ucap Faisal menjelaskan


Sofyan lalu menyalami tangan Gus Anas.Gus Anas pun mengangguk.


"Mang baksonya tambah dua ya. " ucap Faisal


"Nggih mas. " ucap tukang bakso


Tak beberapa lama, bakso pesanan mereka pun datang. Mereka pun langsung menyantapnya.

__ADS_1


Mohon dukunannya teman-teman. Jangan lupa tekan jempolnya ya. Mohon maaf bila masih banyak kekurangan. Ditunggu juga kritik saran yang membangun


__ADS_2