Kehidupan Santri Di Penjara Suci

Kehidupan Santri Di Penjara Suci
memperhatikan


__ADS_3

Setelah selesai sholat,dila mengajak nia ke koperasi.disana mereka memilih beberapa kitab ,seperti safinah,tuhfatul athfal,dan juga sampul plastik beserta peralatan alat tulis.


setelah dirasa sudah cukup mencari barang yang mereka cari,mereka pun langsung berjalan kearah kasir guna membayar belanjaan mereka


Dan tanpa disadari mereka berdua ada seseorang yang tengah memperhatikan mereka sedari tadi


Disaat dila dan nia akan membayar belanjaan mereka tiba-tiba orang itu datang menghampiri


"totalnya berapa kang imam?"tanya dila pada sang kasir yang bernama imam


"85 ribu dil"jawab imam


"ini kang uangnya"ucap dila seraya memberikan uang 100 ribuan


"kang imam"panggil seorang pemuda dibelakang dila dan nia


"dalem gus"jawab imam


"ada crayon ga?"tanya Gus anas


Ya....dan ternyata orang yang sedari tadi memperhatikan dila dan nia adalah gus anas.putra abah yang nomor 3 yang berusia sekitar 18 tahunan


"ada gus"jawab imam


"buat siapa gus?"ucapnya lagi


"itu...dek daffa ada pr disuruh menggambar.tapi dia belum punya crayonnya"


"oh.....tak kira punya gus anas"ucap imam sambil bercanda


"sebentar ya mba.mau ambil crayon dulu buat gus anas"ucapnya lagi sambil berlalu


"mba dila yang bareng sama mba siapa?kayaknya belum pernah lihat deh"tanya Gus ana pada dila


"ini nia gus.santri baru,masih saudara saya"jawab dila

__ADS_1


"Ini crayonnya gus"ucap imam sambil menyerahkan crayon ditangannya


"makasih ya kang"ucap Gus anas


"saya duluan ya mba dila,mba nia.mari...."pamitnya


"nggih gus.monggo"ucap dila


"ini dil kembaliannya"ucap imam sambil memberikan uang pecahan 5 ribu 3 lembar


"makasih ya kang"ucap dila


"assalamualaikum"seraya pergi melangkah keluar dari koperasi


Dilain tempat.....


Setelah mendapatkan barang yang dicari Gus anas bergegas pulang.dan ternyata di ndalem Gus daffa sedang menangis karena terlalu lama menunggu kepulangan Gus anas


"Asaalamualaikum"salam Gus anas sambil masuk ke ndalem


"kok mas anas salam ga dijawab dek?


"ini kenapa kok mulut adek kaya bebek,manyun gitu?"tanya Gus anas


"waalaikum salam"jawab Gus daffa sambil manyun


"kenapa hemmm?"tanya Gus anas


"mas kok lama sih?adek kan sudah nungguin dari tadi"omel daffa cemberut


"tadi dikoperasi ngantri dek.mas anas juga ngga paham tadi dimana letak crayonnya.jadi mas anas tanya dulu ke kang imam"jelas Gus anas


"oh..."daffa mengangguk paham


"masih ngambek?"tanya gus anas

__ADS_1


sedangkan gus daffa hanya menggelengkan kepalanya tanda dia tidak marah


"pinter"ucap gus anas seraya mengelus halus rambut daffa


"ummi mas anas ke kamar dulu ya.mau mandi"pamit Gus anas pada umminya


Dipesantren putri......


"mba dila,tadi itu siapa?"tanya nia penasaran


"yang mana?"tanya dila balik


"yang dikoperasi mba.yang cari crayon"ucap nia lagi


"oh.....itu Gus anas.putra abah yang nomor 3"jelas dila


"memangnya putra abah ada berapa mba?"tanya nia lagi


"ada 5"jawab dila


"yang pertama ning dwi.yang kedua ning zulaikha yang ketiga gus anas.yang keempat ning zahra.dan terakhir gus daffa"ucap dila menjelaskan


"memang gus anas umuran berapa mba?"tanya nia


"kalo ngga salah 18 tahunan"


"memang kenapa?"jawab dila sambil bertanya pada nia


"ngga apa-apa.cuma tanya mba"ucap nia


"ya sudah.ambil wudlu yu.sebentar lagi masuk sholat 'ashar.mumpung belum antri"ajak dila


"ayo mba"nia mengikuti dila dari belakang


mohon dukungannya teman-teman.jangan lupa tekan jempolnya ya๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘.mohon maaf bila masih banyak kekurangan๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2