
jarum jam menunjukan 08:08 dan bunda sudah sedari tadi menunggu ku di teras karena taxi yang kami pesan sudah sampai sedari tadi
aku segera melangkahkan kaki ku menyusul bunda karena semakin lama aku untuk keluar maka mungkin akan semakin sakit kupingku mendengar omelan bunda
"akhirnya keluar juga kamu
ayo cepetan kita sudah telat" ucap bunda kesal
aku hanya terdiam tanda bersalah dan mengekori langkah bunda yang mendahului ku masuk kedalam taxi berwarna biru tua
setelah setengah jam kami berangkat akhirnya sampai juga di restoran tempat bunda dan tante dinda janjian untuk saling melepas rindu
"bun aku ke toilet dulu ya
bunda duluan saja nanti aku nyusul" pintaku
"baiklah, tapi jangan lama-lama" pinta bunda balik
langkah ku sedikit terburu-buru dan
braakkkk
"maaf ukhti saya tidak sengaja"
terdengar suara yang agak berat dari hadapan ku
__ADS_1
"maaf, maaf saya yang salah"ucap ku karena terburu-buru aku lupa memerhatikan sekitar sampai menabrak seorang pria di hadapan ku dan mengakibatkan kami berdua terjatuh di lantai, sekilas ku tatap pria itu dia cukup rupawan dengan kulit bersih dan senyumnya yang manis membuatku mengaguminya untuk sesaat.
dreeet... dreeet...
dering hp ku memecah lamunan ku
"bunda: halo kay kamu di mana?
suara bunda di ujung sebrang sana
"ya bun sebentar lagi kayla kesana"
"bunda : ya udah bunda tunggu"
***
"sama-sama ukhti saya juga minta maaf, saya tidak apa-apa kok"
tegas pria itu
"kalau begitu saya tinggal dulu mas"pamit ku
"silahkan ukhti" seraya mempersilahkan aku untuk melangkah mendahuluinya.
setelah agak lama berjalan akhirnya aku menemui bunda yang sedari tadi menunggu ku di meja makan, namun sekarang bunda tidak sendiri karena sudah ada sosok yang sedang duduk bersama bunda..
__ADS_1
sosok wanita yang nampaknya seumuran dengan bunda dengan dandanan yang terlihat elegan seperti sosialita sepertinya dia tante dinda adik ayah yang baru saja pindah ke jakarta.
perlahan aku berjalan menghampiri bunda
"assalamualaikum" ucapku
"waalaikum salam" saut mereka berdua yang sedang asik mengobrol
bunda : akhirnya kamu datang juga kay
tante dinda dari tadi sudah nanyain kamu terus
aku : maaf bunda tadi kayla terburu-buru dan menabrak orang
tante dinda : tapi keponakan tante ini tidak apa2 kan? tanya tante dinda sambil merangkul ku
aku : tidak apa- apa kok tante
cuma kecelakaan kecil" jawabku menenangkan
tante dinda : sekarang kamu sudah besar ya, sudah cantik beda dengan yang dulu terakhir kita bertemu
aku : tante bisa saja " ucapku sambil membalas senyumnya
bunda : kalian ini bunda sampai di duakan, seperti obat nyamuk saja bunda ada di sini " ucap bunda di iringi dengan senyuman bercandanya semakin menambah keakraban antar aku dan tante dinda, maklum sudah lama kami tidak berjumpa jadi ada rasa canggung diantara kami
__ADS_1
tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10:20 saking asiknya mengobrol kami sampai lupa waktu , tak lama kemudian tante dinda pamit pulang duluan karena masih ada urusan yang harus di selesaikan, tak berselang lama aku dan bunda menyusul tante dinda rencananya habis ini aku mau langsung ke kampus karena ada jadwal kuliah sekitar jam 11 siang, sedangkan bunda langsung pulang ke rumah.
bersambung...