
alunan lagu dari kotak musik berwarna hitam itu terdengar sangat indah sampai membuatku lupa dengan lelah yang kurasakan tadi
ku pejamkan mataku menikmati alunan musik yang menenangkan hati membuatku terpejam bahkan lupa mengganti gaun pertunangan ku
malam kian larut dan sunyi aku pun sudah 100% berada dalam alam mimpi entah lah mungkin karena kecapean atau karena mendengarkan musik pengantar tidur yang indah sehingga aku terlelap dengan begitu nyenyak nya.
***
jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi saat kayra mengetuk pintu kamarku
"kak, kak kayla" teriak kayra dari luar pintu kamarku
"ya ra bentar" ucap ku dengan suara serak khas orang baru bangun tidur, karena lagi datang tamu bulanan membuatku malas-malasan untuk bangun pagi di tambah karena kecapean akibat acara tadi malam
"kak ada kak rayhan di bawah" ucapnya lagi membuatku membelalak kaget
"rayhan? " tanya ku dalam hati
__ADS_1
"rayhan? " tanya ku pada kayra sambil berlari membuka pintu
"iya, kak rayhan kakak ku tersayang" ucapnya lagi meledek ku
"mau ngapain dia" tanya ku lagi
"ga tau, cuma kata bunda kakak di suruh cepat turun"
"baiklah, kakak bersih-bersih dulu sebentar" ucap ku dan di iringi anggukan dari kayra.
sekitar 15 menit aku berada di kamar mandi untuk membersihkan tubuhku tak ingin berlama-lama karena sudah ada orang yang ingin bertemu dengan ku maka aku buru-buru bersiap dan turun ke bawah,entah omilan apa yang bakal terdengar di telinga ku kali ini dari bunda karena aku terlalu lama membuat mereka menunggu,
" itu kayla sudah datang" ucap bunda pada rayhan sambil menunjuk kearah ku, aku berjalan menghampiri mereka yang sedang duduk di sofa ruang tamu, sekilas ku pandang rayhan diam-diam dia mengenakan jaz berwana hitam dengan kemeja putih di dalamnya tak lupa juga setangkai mawar putih di saku jasnya yang membuatnya semakin terlihat sempurna
"kay, rayhan mau ngajak kamu ke luar" ucap bunda pada ku
aku hanya bisa terdiam tampa kata karena selain malu ini baru pertemuan kami yang kedua sehingga ada rasa canggung diantara kami
__ADS_1
"kay apakah kamu mau pergi dengan saya" tanya rayhan pada ku dan aku hanya bisa mengangguk setuju atas permintaannya
"aku ambil tas dulu di kamar" ucap ku
"baiklah" ucap rayhan sambil melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya
tak butuh waktu lama kini aku sudah siap dan sudah mengambil tas abu-abu kesukaan ku itu,
"bun, kayla pergi dulu" pamit pada bunda sambil menciumi punggung tangan nya yang di ikuti oleh rayhan
"assalamualaikum" ucap ku dan rayhan berbarengan
"waalaikum salam" jawab bunda sambil memandangi kepergian ku dan rayhan dari ruangan itu
di dalam mobil kami hanya terdiam kaku tanpa pembicaraan satu patah katapun, entah rayhan ingin membawa ku kemana aku juga tidak tau, sebenarnya ingin rasanya aku bertanya karena rasa penasaran ku tapi sepertinya rasa malu ku lebih besar dari pada rasa penasaran ku, ku alihkan pandangan ku keluar kaca mobil dan rayhan tetap fokus dengan mengemudinya.
bersambung...
__ADS_1