keikhlasan cinta kayla

keikhlasan cinta kayla
hadiah andika


__ADS_3

malam semakin larut, ruangan semakin sepi dari yang tadinya ramai oleh para tamu yang datang


kini hanya tinggal beberapa pelayan merapikan tempat yang sudah tidak serapi saat pertama aku datang tadi


"kamu keluar duluan nanti saya menyusul" ucap rayhan pada ku yang di jawab anggukan oleh ku sebagai pertanda bahwa aku mengiyakannya


ku langkahkan kaki ku menuju ke halaman hotel yang jaraknya lumayan jauh dari tempat ku berdiri


"kay" terdengar suara parau dari arah belakang ku


ku balikkan badan ku dan ternyata sumber suara itu tak lain dan tak bukan adalah suara andika yang sedang berjalan menghampiri ku


"kamu dik" ucap ku lirih


"aku hanya ingin memberikan ini pada mu kay" ucap andika sambil menjulurkan kotak berwarna pink kepada ku


"apa ini" tanya ku pada andika


"nanti juga kamu tau sendiri"


"terimakasih"


"aku hanya ingin kamu tau aku akan selalu mencintai mu" ucap andika lagi membuat hati ku merintih kesakitan

__ADS_1


"maaf membuat kamu menunggu" ucap rayhan yang tiba-tiba sudah berada di antara aku dan andika


"tidak apa-apa"jawab ku


"kay, rayhan sudah datang aku pulang duluan ya" pamit andika


"iya" ucap ku lirih sambil memandang andika melangkahkan kakinya meninggalkan aku berdua dengan rayhan karena bunda dan kayra sudah pulang duluan di antar tante dinda


"mari kita juga pulang" ajak pria di depan ku yang sikapnya seketika berubah menjadi sangat dingin


aku hanya bisa mengangguk dan mengekorinya dari belakang


sepanjang perjalanan aku dan rayhan hanya diam tanpa kata sampai pada akhirnya dia memulai pembicaraan


"maksudnya" tanya ku heran


"andika? " ucapnya lagi


"oh, teman kampus" ucap ku lirih


"oh" tanggapnya membuatku sedikit kesal


"kenapa? " tanya ku memberanikan diri

__ADS_1


" ingin tau saja" jawab nya singkat


"oh" ucap ku sengaja membalas rayhan


namun dia hanya menanggapinya dengan biasa saja berbeda dengan ku yang kesal karena sikapnya itu


suasana kembali seperti semula hening tampa kata,


mobil melaju dengan kecepatan yang sedang sehingga jarak tempuh dari hotel ke rumah lebih lama dari yang biasanya, mungkin rayhan lelah makanya dia tidak terlalu cepat mengemudikan mobilnya atau mungkin karena ada aku jadi dia lebih berhati-hati ( tanya ku dalam hati)


jam menunjukkan pukul 11 malam ketika aku dan rayhan sampai di rumah, rayhan langsung pamit pulang karena malam sudah sangat larut dan rumah juga sudah nampak sepi mungkin kayra dan bunda sudah pada tidur.


ku langkahkan kaki ku menuju kamar, rasanya aku ingin berendam untuk menghilangkan rasa lelah karena acara barusan, ku rebahkan badan ke atas kasur ku yang sudah aku rindukan sejak 2 jam yang lalu, mata ini sudah tidak bisa di kompromi sehingga untuk mencuci muka saja aku tidak bisa apa lagi berendam, namun tiba-tiba aku teringat pada kotak yang di berikan andika di halaman hotel tadi sukses membuat mataku terbelalak dan mencari keberadaan kotak itu


"di mana ya? " tanya ku dalam hati


"ha itu dia" ucap ku kegirangan sambil menuju meja riasku yang di atasnya ku taruh tas yang di dalamnya ada kotak dari andika


"apa ya" tanya ku pada diriku sendiri, tak ingin lebih lama penasaran langsung ku buka kotak itu dan betapa kagumnya aku dengan isi kotak yang di berikan andika, sebuah kotak musik berbentuk hati dengan sepasang boneka di atasnya


"indah" ucap ku lirih.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2