keikhlasan cinta kayla

keikhlasan cinta kayla
sedingin es


__ADS_3

matahari semakin terik memancarkan sinarnya, keadaan kota yang pagi tadi tenang kini terlihat usang dengan banyaknya asap kendaraan yang semakin memadati jalan ibu kota, tidak hanya itu suasana tangis anak jalanan pun menambah sesak suasana kota yang semakin hari semakin bertambah dan tak pernah berkurang


***


dreettt... dreeettt....


nada dering hp ku mengalihkan perhatian ku yang sedari tadi terfokus pada kerumunan anak jalanan yang sedang bersenandung untuk mendapatkan sesuap makanan


mila


calling...

__ADS_1


nama yang tertera di layar hp ku


"halo...." terdengar suara dari ujung sebrang sana yang terdengar khawatir menanyakan keberadaan ku


"ya ada apa mil? tanya ku pada mila sahabat ku dari waktu SMA yang sekarang kuliah dan masuk di jurusan yang sama yaitu jurusan ekonomi


"ada dimana? sebentar lagi pak yanto datang kamu ga mau kan ngulang lagi? tanya mila mengingatkan ku pada tugas tempo hari karena telat di kumpulkan aku harus mengulang tugas dari awal lagi


kay... kay... teriak mila sambil melambai-lambaikan tangan nya kepadaku yang menandakan bahwa aku harus menghampirinya


"gimana mil.. pak yanto udah datang? tanya ku ngos-ngosan karena terburu-buru jalannya

__ADS_1


"belum, masih ada waktu 5 menit lagi


untung kamu belum terlambat kalau tidak bisa berabe kamu kay" balasnya


"ya sudah ayo kita masuk sebelum pak yanto datang"ajak ku pada mila prihatin yang sedari tadi tidak henti-hentinya menghawatirkan ku, dia memang sangat perduli terhadapku meski gayanya yang tomboy dan urakan tapi dia memiliki sikap perhatian dan penyayang, berbeda dengan ayahnya yang selalu kasar dan memukulinya setiap waktu, mungkin itu yang menyebabkan dia menjadi sosok tomboy dan membenci kaum lelaki yang berusaha mendekatinya karena di balik gayanya yang tomboy mila memiliki rupa yang cantik dan menarik


siang sudah berganti sore, waktu pun menunjukkan pukul 17:00 karena asik jalan-jalan dengan mila aku jadi lupa untuk mengabari bunda kalau sehabis kuliah aku mau makan-makan dulu bareng mila, bunda pasti sudah sangat khawatir apa lagi setelah aku lihat lebih dari 7 kali panggilan tak terjawab dari bunda sebab hp ku yang sedari tadi memang sengaja aku diamkan karena tidak ingin di ganggu oleh rendi yang dari kemaren selalu meneleponku menagih jawaban atas pertanyaan nya tempo hari


***


rendi maulana akbar lalaki tampan yang melamar ku tempo hari masih segar dalam ingatan ku bagaimana dia memintaku untuk menjadi makmumnya dunia dan akhirat. sebenarnya rendi adalah laki-laki yang baik, pandai dalam agama serta menghormati wanita hanya saja sifatnya yang posesif membuatku enggan untuk menjalin hubungan yang lebih dari hubungan persahabatan dengannya, aku hanya tidak ingin mempunyai imam yang selalu merasa cemburu apa lagi cemburunya tidak beralasan seperti rendi yang selalu menampakkan rasa cemburunya saat aku sedang dekat dengan laki-laki yang notabennya bukan siapa-siapa ku.

__ADS_1


__ADS_2