keikhlasan cinta kayla

keikhlasan cinta kayla
andika triyoga saputra


__ADS_3

sore ini langit nampak mendung, sepertinya langit juga ikut merasakan kerisauan hati ku, ah.. aku ingin segera menumpahkan rasa ku ini pada sahabat ku mila


tak butuh waktu lama aku sudah sampai di kafe tempatku dan mila janjian untuk berjumpa, kulihat dari luar kaca kafe mila sedang asik duduk menikmati es cappucino kesukaannya, ya orang satu itu bisa di katakan maniak cappucino di mana ada mila pasti ada cappucino, itu sebabnya mila sering mengajak ku nongkrong di "kafe kita" karena di sini banyak menu kopi termasuk es cappucino kesukaan mila


"hay mil, udah lama nunggu? " sapa ku pada mila yang sedang asik menyeruput capuccino di depannya


"hay kay, ga kok aku baru nyampe juga paling sekitar 10 menit yang lalu" jawabnya


"ada apa mil, kamu kok minta ketemuan pasti ada yang ingin kamu sampaikan? " tanya ku pada mila karena sudah tidak asing lagi buatku biasanya kalau mila ngajak ketemuan pasti ada sesuatu yang penting menurutnya


"tadi aku ketemu andika di kampus kay, dia nitipin surat buat kamu" ucapnya sambil menyodorkan sepucuk kertas berwarna biru langit kepadaku.


"apa andika? tanya ku kaget


ya andika orang yang aku sukai sejak pertama kali aku mengenalnya, namun sepertinya andika hanya menganggap ku hanya sebatas adik tingkatnya saja, itu sebabnya aku hanya mengaguminya dalam diam, aku tidak pernah punya keberanian untuk mengungkapkan perasaan ku pada sosok yang terkenal dingin dan penyendiri itu, ya andika triyoga saputra adalah kakak tingkatku di kampus dia memiliki sifat dingin serta pendiam namun di balik sifatnya itu dia juga memiliki sifat peduli dan perhatian tidak banyak yang tau karena memang dia tidak suka menampakkan nya di depan umum.


masih sangat jelas di ingatan ku bagaimana dia menolongku saat aku jatuh dari sepeda yang aku kendarai dengan sangat lembut dan perhatian dia mengobati luka di lututku, itu pertama kalinya aku bertemu andika dan mungkin dari situ lah rasa suka ku muncul dan terus bertambah ketika mengetahui aku dan andika kuliah di kampus yang sama hanya saja kami beda tingkatan


"woy, ngelamun aja" teriak mila mengagetkan lamunan ku

__ADS_1


"surat apa ini mil? " tanya ku penasaran sambil ku balik kertas berwarna biru langit itu yang terdapat tulisan


"teruntuk calon halalku"


degg.. seketika jantung ku berdetak kencang seperti mau melompat dari tempatnya, pertanyaan pun memenuhi otak ku "apa ini? teruntuk aku kah? aky calon halalnya? tidak salahkah andika? atau mungkin? ahh.. aku semakin menerka-nerka apa isi dalam surat yang andika kasih untukku itu


"aku ga tau kay, andika cuma bilang suruh kasih buat kamu, lebih baik kamu baca aja biar kamu tau, aku juga penasaran apa isinya hee" ucapnya sambil memperlihatkan barisan giginya yang nampak rapi


dreeettt...


baru saja aku ingin membaca surat dari andika, tapi sudah di kagetkan dengan bunyi hp ku yang tak lain adalah panggilan dari bunda ku, tak mau buang waktu aku langsung mengambil hp ku dang menjawab telfon dari bunda


"waalaikum salam, kay cepat pulang nanti malam tante dinda dan calon mu mau kesini" jawab ibu tudu poin


"calon ku? tanya ku pada bunda


"ya, orang yang akan di jodohkan dengan mu" jawabnya lagi


"baik bun, kayla akan cepat pulang

__ADS_1


assalamualaikum" ucapku mengakhiri panggilan


"waalaikum salam" jawab bunda yang terdengar dari ujung telfon


"ada apa kay? tanya mila penasaran


"bunda minta aku cepat pulang mil" jawabku lirih


"ya sudah kamu pulang aja ga apa- apa toh aku sudah menyampaikan amanat dari andika"


" ya udah aku pulang duluan ya mil"


pamit ku pada mila sambil cipika-cepiki


ya itu kebiasaan kami saat bertemu atau mau berpisah.


bersambung...


hay guyss nantikan kelanjutan cerita kayla salsabila ahmad yang pastinya semakin seru

__ADS_1


buat kalian yang udah baca aky ucapkan terima kasih banyak yaaa


__ADS_2