
lidahku kelu rasanya sekujur tubuhku seperti membeku tampa sepatah kata, aku hanya terdiam menanggapi pertanyaan sosok pria yang berdiri di hadapan ku yang tak lain adalah andika
aku dan mila hanya bisa diam seribu bahasa sampai ketika pertanyaan itu keluar lagi dari mulut andika
"siapa yang di jodohkan" tanya nya lebih tegas dari yang pertama
"apaan sih dik? kamu salah dengar kali orang aku dan kayla bilang pengen bakso" jawab mila mengalihkan pembicaraan
"oh.. kalau begitu nanti sore aku traktir bakso di warung pak jono gimana? " tawar andika pada ku dan mila, aku hanya bisa tersenyum tampa berkata apa-apa
"ok, nanti habis jam kuliah kami ke warung pak jono" jawab mila sambil membulatkan telunjuk dan ibu jarinya tanda bahwa dia menyetujuinya tampa meminta persetujuan dari ku
"kalau begitu aku masuk duluan ya, nanti aku telfon" ucap andika sambil sesekali tersenyum manis "assalamualaikum" pamitnya
"waalaikum salam"jawabku dan mila berbarengan,
langkah pria itu lama kelamaan semakin jauh sebelumnya ,
__ADS_1
lama kemudian sudah tak terlihat lagi keberadaannya
"cie yang di lihatin terus" ledek mila padaku yang dari tadi terus memperhatikan kepergian andika dari arah belakang
"apaan sih? ga kok " jawabku salah tingkah, karena memang benar kenyataan nya aku hanya bisa memperhatikan ketika orang nya sudah tak di depan ku lagi sebab aku malu jika harus bertatapan langsung dengannya itu sebabnya aku selalu menunduk ketika berbicara dengan andika
"cepetan yuk kay, bentar lagi kelas di mulai" ajak mila, aku dan mila buru-buru melangkahkan kaki masuk ke dalam ruangan yang di dalamnya sudah hampir penuh dengan para mahasiswa yang sudah siap menerima materi hari ini dan benar saja tak lama setelah aku dan mila masuk bu novi dosen yang menjadi idaman para mahasiswa laki-laki itu karena parasnya yang cantik dan kulitnya yang putih bersih juga ikut menyusul kami dari arah belakang.
satu setengah jam pun berlalu kelas sudah selesai dan hari ini aku hanya memiliki satu mata kuliah saja, kelas sudah mulai sepi karena anak-anak satu persatu mulai beranjak meninggalkan kelas yang sebelumnya penuh
"kay.. ayo aku udah laper nih" ajak mila yang nampaknya dia sangat kelaparan karena semenjak pelajaran tadi aku tak sengaja mendengar suara anih yang berasal dari perut mila
"tapi habis itu langsung makan ya? " tanyanya memastikan
"iya" jawabku meyakinkan
aku dan mila berlalu meninggalkan ruangan yang sudah sepi berjalan melewati beberapa orang dan satu anak tangga menuju perpustakaan yang jaraknya lumayan jauh dari tempat kami berdua berada sebelumnya, kira-kira membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai
__ADS_1
"aku masuk dulu ya mil, kamu tunggu saja di sini bentar" perintah ku pada mila
"ok" jawabnya sambil menganggukkan kepalanya tanda persetujuan
***
setelah dari perpus aku dan mila langsung melangkahkan kaki menuju warung pak jono yang lokasinya tak jauh dari kampus dan hanya cukup berjalan kaki untuk kesana karena memang lokasinya di depan kampus,
dalam perjalanan ke warung tiba-tiba
dreeetttt... dreeettt....
yang tak lain adalah bunyi dari hp ku yang berada di dalam tas yang aku sedangkan di pergelangan tangan kiri ku, tak butuh waktu lama aku sudah mengeluarkan hp dari dalam tas dan melihat siapa yang menelfon ku
tak ada nama yang tertera di layar hp ku hanya jejeran nomer yang tidak aku kenal
"nomer siapa ini? " tanya ku bingung.
__ADS_1
bersambung....