
aku hanya terdiam kesal melihat rayhan dan wanita itu yang sedang asik mengobrol mengabaikan ku
(mimang siapa dia? sampai2 rayhan mengabaikan ku) pekik ku sambil mengaduk-ngaduk makanan yang tadi aku pesan
"siapa dia? " tanya wanita itu sambil memandang kearah ku
"tunangan saya" jawab rayhan membuat hati ku sedikit lega akhirnya aku di akui juga sebagai tunangan nya, (tapi kenapa aku bahagia? ahh.. mungkin karena tadi aku di cuekin oleh mereka berdua) fikir ku
"kayla salsabila ahmad" ucap rayhan memperkenalkan nama ku pada wanita yang kelihatan nya sudah ia kenal baik itu, " kay, kenalin ini Aminah nur adila" ucap rayhan lagi memperkenalkan wainta itu
"adila" ucap wanita itu sambil mengulurkan tangan kananya kepada ku
"kayla" ucap ku sambil menerima uluran tangannya
"sejak kapan ray? " tanya wanita yang di panggil adila itu pada rayhan
"tadi malam" ucap rayhan, kelihatannya rayhan sangat mengenalnya itu terlihat dari jawaban yang di lontarkan rayhan yang aku sendiri tidak mengerti atas pertanyaan adila namun rayhan bisa memahaminya dengan cepat
"oh, kenapa tidak mengundangku? " tanya wanita itu lagi membuat ku mengerti atas pertanyaan nya tadi
"saya hanya mengundang keluarga dekat"ucap rayhan dingin namun terlihat sedih, (ada apakah ini) membuatku penasaran
"oh, kamu beruntung kay" ucap adila sedih
"hemmzz"tanggap ku atas perkataan adila
__ADS_1
"bisakah kita berjumpa lagi" tanya wanita itu pada rayhan namun hanya di tanggapi dengan diam oleh rayhan
"kenapa tidak" jawab ku atas pertanyaan adila memecahkan keheningan
"baiklah aku permisi dulu" pamit adila pada ku dan rayhan yang hanya di jawab dengan anggukan oleh rayhan
aku hanya terdiam melihat hal yang terjadi di depan ku itu (sepertinya ada yang terjadi di antara mereka) fikirku
"assalamualaikum" ucap adila
"waalaikum salam" jawab ku dan rayhan berbarengan seperti sudah menjadi kebiasaan
kepergian adila membuat suasana makin hening bahkan yang tadinya rayhan menyantap makanannya dengan lahap kini berubah seperti tidak punya nafsu makan sama sekali
"kekasih mu? "tanya ku pada rayhan memberanikan diri saking penasarannya
"kenapa berpisah? " tanya ku lagi ingin tahu
"karena jodoh saya adalah kamu" jawab rayhan dengan santainya namun sukses membuatku tersenyum
"kenapa kamu begitu yakin aku adalah jodoh mu" tanya ku lagi kaku
"saya percaya sama takdir allah" ucapnya lagi dingin
"maksudnya" tanya ku heran dengan yang di maksud rayhan
__ADS_1
"lupakan saja, kamu sudah makannya? " tanya nya balik
"iya sudah"
"mari kita pulang" ajaknya sambil memanggil salah satu pelayan dan membayar makanan yang kami pesan
***
jam sudah menunjukkan pukul 11:00 dan kini aku sudah sampai di rumah sedang rayhan langsung pulang karena masih ada kerjaan di kantornya,
langsung ku langkahkan kaki menuju halaman belakang untuk meletakkan kandang yang belikan rayhan untuk moci kucing yang mulai dari tadi pagi menjadi peliharaan ku itu
"kucing siapa kak? " tanya kayra yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang ku
" kucing ku" jawab ku lirih
"sejak kapan? " tanya kayra lagi penasaran sambil mengambil kucing orange dari kandangnya
"sejak rayhan mengambilnya dari jalanan tadi" jawab ku jujur
"cieee, yang sudah punya piaraan bareng" ledek kayra pada ku
" maksudnya" tanya ku pura-pura tidak mengerti
"ga tau deh pikir saja sendiri" ucap kayra lagi
__ADS_1
"jangan mikir macem-macem deh" ucapku kesal sambil berlalu meninggalkan kayra yang sedang asik menggendong moci.
bersambung...