keikhlasan cinta kayla

keikhlasan cinta kayla
rindu kah?


__ADS_3

hari-hari berlalu dengan begitu cepat, tidak terasa ini sudah hampir setengah bulan aku dan rayhan bertunangan namun meskipun begitu kita jarang bertemu bahkan mungkin hampir tidak bertemu, masih lekang di ingatan kapan rayhan menemui ku sehari setela kita resmi bertunangan dan setelah itu tidak pernah lagi meskipun dia pernah berkunjung ke rumah namun kami tidak bertemu karena aku sedang berada di kampus dan dia hanya mengantarkan keperluan moci saja habis itu langsung pergi kata bunda,


"kay, ngelamun saja"ucap mila mengagetkan ku


"kamu mil" ucap ku lirih


"lesu banget kamu kay? " tanya mila


"lagi malas saja"


"gimana rayhan? " tanya mila mengingatkan ku pada rayhan yang entah hilang kemana


"entahlah mil, aku juga tidak mengerti dengan hubungan ini" ucap ku


"maksudnya? " tanya mila heran


"aku takut keputusan ku salah" jawab ku jujur


"dia tidak ada kabar, aku tidak tahu dia masih serius atau tidak, bahkan dia sama sekali tidak pernah menelfon ku, sebenarnya aku ini masih tunangannya atau bukan?" ucapku tak terasa meneteskan air mata

__ADS_1


"yang sabar kay" ucap mila menenangkan ku sambil memeluk erat tubuhku sedang aku hanya bisa menangis di pundak mila


"aku ingin mengakhirinya" ucap ku kesal


"sabar kay, mungkin kamu hanya sedang merindukannya" ucap mila membuatku kaget (benarkah aku merindukan rayhan?) tanya ku dalam hati


"lebih baik kau hubungi rayhan, tanyakan padanya apa yang menjadi uneg-uneg mu kay" usul mila


"sudahlah mil, mungkin dia mimang tidak pernah perduli dengan ku" ucap ku lirih


"mari kita masuk sebentar lagi masuk" ajak ku pada mila sambil melangkah mendahuluinya sedang dia mengikori ku dari arah belakang


matahari sudah tepat berada di atas kepala saat aku dan mila sudah keluar menuju halaman kampus


"masih jam 12:30, kamu mau langsung pulang atau ikut aku? " ucap mila


"aku pulang saja mil, hari ini aku sangat lelah


"baiklah, hati-hati ya kay" ucap mila sambil pergi melangkahkan kakinya menuju mobilnya yang terparkir di halaman kampus "assalamualaikum" pamit mila

__ADS_1


"waalaikum salam" ucapku sambil melangkah ke depan kampus untuk menyetop taxi,


hari sudah semakin terik tapi tak ada taxi yang kunjung lewat membuatku kesal, ku putuskan untuk berjalan kaki menelusuri trotoar sambil mencari taxi yang kemungkinan lewat


namun saat aku ingin menyebrang tiba-tiba ada mobil hitam yang berhenti tepat di depan ku membuatku kaget seketika, kulihat kearah pengemudi mobil itu sepertinya aku mengenalnya, sosok tegap dengan tatapan dingin dan gayanya yang cool itu kini membuka pintu mobilnya dan melangkah menghampiri ku yang sedang berdiri di depan mobilnya,


tidak tahu kenapa saat melihatnya seperti biasa hati ku merasakan hal yang anih, ada rasa bahagia seketika yang kurasakan entahlah apa benar kata mila kalau aku merindukannya?


"assalamualaikum tunangan" sapa rayhan membuatku nervous seketika karena malu


"waalaikum salam" ucapku lirih,


"mari saya antar" ucap nya sambil membukakan pintu mobil untuk ku dan mendapat anggukan dari ku sebagai pertanda bahwa aku setuju pulang bersamanya


"bagaimana kabar kamu kay? " tanya nya lagi


"alhamdulillah baik" ucap ku kaku, entahlah kenapa aku jadi seperti ini baru beberapa jam tadi aku menangis karenanya dan sekarang aku bahagia juga karena nya bahkan tampa dia melakukan sesuatu,


mobil melaju dengan kecepatan sedang di iringi dengan musik yang sengaja rayhan nyalakan untuk membuat suasana tidak se hening saat dulu rayhan mengantarku pulang.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2