keikhlasan cinta kayla

keikhlasan cinta kayla
sepucuk surat berwarna putih


__ADS_3

terdengar langkah kayra yang beranjak meninggalkan kamarku langkahnya semakin lama semakin terdengar kecil dan lama-kelamaan sudah menghilang seperti keberadaannya yang mungkin kini sudah tak berada di lantai atas lagi


ku pandangi kertas berwarna putih yang kini ku pegang di dengan tangan kiri ku dan gau di tangan kanan ku, ku letakkan gaun itu di atas kasur lalu ku buka kertas yang isinya sudah membuatku penasaran dari tadi


*assalamualaikum...


teruntuk kayla salsabila ahmad


mungkin kita tidak saling mengenal


atau bahkan menyukai satu sama lain


tapi yakin lah bahwa saya akan selalu setia dengan pilihan orang tua saya dan akan selalu menjaganya, sebagai ujud kecintaan saya terhadap orang tua saya maka saya akan mencintai mu sampai maut menjemput


yakin lah cinta bisa tumbuh seiring kita bersama


dari rayhan

__ADS_1


waalaikum salam*...


bisakah cinta diantara kami tumbuh sedangkan kami belum pernah bertatap muka sekalipun, bisakah aku hidup bersama orang yang belum aku kenal? ahh... ini terlalu sulit bahkan untuk ku pikirkan apa lagi ku jalani


seperti apa nanti kehidupan kami? bisakah harmonis seperti orang pada umumnya atau mungkin akan tetap seperti ini kaku dan bahkan untuk menyapa saja belum tentu bisa ku lakukan


tuhan.... inikah jalan hidupku inikah takdirku, benarkah rayhan adalah imam yang sudah kau siapkan untuk ku? tanya ku dalam hati sambil memeluk gaun berwarna putih pemberian rayhan untuk di kenakan pada acara pertunangan kami besok malam


tak sadar aku pun terlelap sambil memeluk gaun dan menggenggam kertas putih dari rayhan


aku terbangun dan kulihat jam menunjukkan pukul 13:25 berapa lama aku terlelap sampai aku melewatkan kuliahku hari ini pasti mila dari tadi mencari ku di kampus ucap ku dalam hati


nananana....


nananana... nada dering dari hp mila sangat terdengar jelas indah di telinga


"hello, kay kamu kemana, kok ga masuk? kamu baik-baik saja kan? aku khawatir" tanya mila tampa memberiku kesempatan untuk menjawabnya

__ADS_1


"ya hello mil, aku baik kok, cuma ketiduran tadi" jawabku santai


"kok bisa ketiduran? biasanya kamu ga pernah ngelewatin pelajaran nya pak doni sekalipun" ucap mila


" cuma lagi males saja mil"


"kamu kenapa kay, apakah karena pertunangan mu? " tanya mila dengan suara yang agak sedikit sedih


"ga mil, cuma aku lagi males saja keman-mana, lagian kata bunda aku harus istirahat buat acara besok malam" ucapku


"baiklah, kalau ada apa2 bilang ya" pinta mila


"siap bos" ucapku


"ya udah dulu ya kay, ini aku mau masuk perpus dulu"


"ya udah, jangan lupa nanti kesini ya mil"

__ADS_1


"ok, tenang saja, bay kay" ucap mila sambil menutup panggilannya


ku tinggalkan kamar ku melangkah menuju kamar mandi mungkin dengan berendam kegelisahan ku ini akan sedikit berkurang dan benar saja sehabis mandi aku memang merasa segar dan mulai percaya diri lagi walaupun dalam hati kecil masih terasa kebimbangan itu


__ADS_2