KEKASIH SEMENTARAKU

KEKASIH SEMENTARAKU
Eps 13


__ADS_3

Selesai membantu Safa membereskan barang-barangnya,Devon pergi kerumah orang tuanya.Disana Devon disambut oleh keluarga yang sudah berkumpul untuk menanyakan tentang seorang gadis yang dibawanya.


Sorotan mata keluarga Devon sangat tajam serasa ingin menyidang salah satu anggota keluarganya.


Devon berjalan dengan santai mendekati ibunya..


"Ada apa dengan kalian,kenapa terlihat tegang sekali.."ujar Devon dengan santainya.


"Devon jelaskan pada kami,siapa wanita yang kamu bawa itu..."tanya mama Devon.


"Kan tadi Devon sudah bilang,namanya Safa..."


"Kami ingin mendengar semuanya tentang dia,apakah dia sama dengan Zia atau tidak...karena menurut kami,Zia itu lebih pantas untuk dijadikan pendamping hidup kamu.."


"Zia...kenapa harus Zia,apa karena keluarga kita sudah saling kenal..."


"Tentu saja..Dia juga gadis yang baik.."


Devon tersenyum sinis..


"Dia gadis baik...yang benar saja.."


"Baiklah kalau begitu..cepat jelaskan asal usul gadis yang kau bawa itu..."


"Namanya Safa,dia hanya gadis sederhana dan lebih kemiskin...dia bekerja serabutan..."


"Apa kamu bilang..dia gadis miskin.."


"Ya...tapi asal mama tau...disaat aku terpuruk karena Zia,Safa yang memotivasiku menjadi seperti sekarang ini...mungkin kalau aku masih bersama Zia,aku mungkin masih menjadi karyawan orang lain..."


"Apa kamu tidak takut jika gadis itu hanya ingin memanfaatkanmu saja..."


"Mama tidak tau...bagaimana aku mengejarnya...dengan susah payah untuk mendapatkan gadis seperti Safa..."


"Kau bersusah payah untuk mendapatkan Safa..."


"Ya...Safa orangnya terlalu sederhana,dia tidak memandangku dari segi kekayaan atau ketampananku.Dia hanya gadis biasa yang begitu ramah dan penyayang..."ujar Devon sambil membayangkan ketika Safa memberi makan kepada gelandangan.


"Lalu bagaimana keluarganya..."


"Dia hanya mempunyai seorang ibu..ayahnya sudah meninggal..."


Keluarga Devon saling pandang...lalu seorang wanita yang terlihat sudah tua berdiri..


"Kamu bawa dia besok kesini ya Dev...nenek ingin melihatnya..apakah dia gadis yang begitu baik,sampai kamu membelanya sampai seperti ini..."

__ADS_1


"Baiklah nek..."


Lalu nenek Devon memeluk Devon..


"Selamat datang cucu nenek...maafkan kami ya...sudah membuatmu seperti ini.."


"Maksud nenek..."Devon melihat semua anggota keluarganya dengan tatapan bingung.


Tiba-tiba semua keluarga tersenyum dan berjalan memeluk Devon...


"Ini ada apa .."Devon masih bingung..


"Kami hanya ingin mengerjaimu saja..."


"Mengerjaiku....memangnya ada apa..."


"Kami semua sangat kesal padamu...kau membawa gadis tapi tidak memperkenalkan kepada kami...malah kami mendengar dari tetangga..."ujar mama Devon.


"Ya Dev...besok kamu harus membawa calon istrimu itu...agar kami bisa mengenalnya juga.."ujar paman Dev yang juga tinggal bersama keluarga Devon.


"Uncle...kamu juga ada disini..."Devon baru mengetahui kalau adik papanya juga ada disana.


"Tentu saja..."


"Kapan uncle datang.."


🌷🌷🌷🌷


Pagi-pagi buta Devon mendatangi Safa dengan berjalan kaki.Safa sedang berada digazebo depan rumah,dia sedang tertidur.


"Kenapa anak ini tidur disini.."


Devon menggoyang-goyang bahu Safa.


"Heh bangun..."Devon masih menggoyang-goyang bahu Safa.


"Heemm.."Safa hanya menggeliat..


"Heh..bangun..."Devon menggoyang bahu lebih kencang...


Safa membuka mata dan menyipitkan matanya melihat Devon.


"Ada apa....kenapa kau mengganggu tidurku .."


"Cepat bangun...keluargaku ingin bertemu denganmu..."

__ADS_1


"Eehhmm..."Safa memejamkan matanya lagi...


"Cepat bangun...jangan tidur lagi...jangan seperti bayi koala....cepat bangun...atau mau aku siram pakai air..."


Safa segera membuka mata dan bangun dengan malas.


"Ada apa sih kamu pagi-pagi buta datang kemari..."


"Apa kau tidak dengar tadi aku cakap apa..keluargaku ingin bertemu denganmu..."


"Oh...keluargamu.."Awalnya Safa terlihat santai..


Seketika dia terkejut..


"Hah...apa keluargamu...bukannya kemarin sudah bertemu..."


"Kemarin hanya orang tuaku..."


"Terus sekarang..."


"Semua anggota keluargaku..."


"Tuan Dev...kitakan hanya berpura-pura,kenapa harus bertemu keluargamu..."


"Saat waktu diJakarta memang berpura-pura...tapi orang tuaku terlanjur mengetahui tentang kamu...Lagian siapa juga yang awalnya mengaku sebagai calon istriku.."


Safa memejamkan mata rapat sambil merapatkan bibirnya...


"Ya ampun Safa...apa yang kamu lakukan.."Safa membatin.


"Kalau calon kan harus bertemu keluarga kan..."


"Ya..tapi.."


"Sudah..gak ada tapi-tapian...apa yang aku perintahkan harus kamu turuti mengerti.."


Safa hanya memejamkan mata menyesali apa yang telah diucapkannya.


Safa merutuki diri sendiri.


"Sudah...sekarang kamu tidak bisa mundur lagi..aku akan membayarmu dengan layak.."


"Sungguh hinanya pekerjaanku sekarang.."ujar Safa lelah.


"Apa yang kamu ucapkan,kamu fikir menjadi kekasih seorang Devon itu mudah dan itu hina...sungguh kamu ini...

__ADS_1


Diluaran sana banyak wanita yang sedang mengantri ingin menjadi pacar seorang Devon...apa kau tahu..."


"Pasti semuanya wanita bodoh..."ujar Safa mengejek.


__ADS_2