
Mama Devon masih belum percaya dengan apa yang dikatakan putranya.
"Ma..tolong sikap mama jangan pernah berubah pada Zia...."
"Ya..ya mama mengerti...apakah orang tua Zia tahu tentang semua ini.."
"Devon tidak tahu...tapi yang pasti Devon setelah kejadian itu,sudah tidak pernah bertemu keluarga Zia lagi.."ujar Devon.
Setelah berbicara dengan mamanya,Devon kembali menyusul Safa dihalaman.
"Sudah sore..ayo aku antar pulang..."ujar Devon pada Safa.
"Dev..kau ini..biar Safa disini dulu...atau Safa bisa menginap disini..besok kan ada acara disini...jadi biar Safa bisa bantu-bantu disini..."ujar Nenek Devon.
"Besok ada acara apa nek.."tanya Safa pura-pura tidak tahu..
"Besok itu ulang tahun uncle Reza.."ujar Lidya.
"Kak Reza besok ulang tahun...."
"Ya..tapi kita tidak boleh membawa hadiah apa-apa...soalnya kak Reza trauma..."Bisik Lidya pada Safa.
"Kenapa.."
"Sudah jangan banyak tanya...Uncle Reza tidak suka kalau ada yang mengungkit-ungkit tentang hadiah ulang tahun .."
Lidya sepupu Devon dari pihak mamanya...Lidya putri dari kakak perempuan Aida.Dia tinggal bersama keluarga Devon karena orang tuanya masih sibuk bekerja dan orang tua Lidya tinggal diluar negeri.
"Zia besok juga datang ya.."ujar Mama Devon dari dalam rumah dan bergabung bersama yang lain.."
"Wah..berarti besok ada pesta dong.."Safa terlihat bersemangat..
"Kita tidak mengadakan pesta Sa...kita hanya makan-makan dan berkumpul dengan keluarga..."ujar Lidya
"Kenapa tidak diadakan pesta.."
"Reza yang tidak mau.."ujar mama Devon.
Safa melihat Reza yang hanya terdiam dan bersikap cuek.
"Kak Reza...kenapa tidak diadakan pesta,kan seru biar rame.."
"Aku tidak suka keramaian.."jawab Reza singkat.
__ADS_1
"Isshh...orang ini cuek sekali..mungkin sikap Devon..menurun dari dia..."batin Safa menggumam sambil melihat Devon.
"Aida...Safa biar menginap disini...besok kan disini ada acara.."ujar Nenek Devon pada mama Devon.
"Ya ma.."
"Tidak perlu tante,nek...dari sini ke villa kan cukup dekat,biar besok Safa datangnya lebih pagi.."
"Sa...kamu ini kan calon menantu disini...jadi tidak apa-apa kan kalau sekali-kali menginap dirumah calon mertua..."ujar Nenek.
"Ya tapikan nek.."Safa melihat Devon.
"Hhhmm...ma sepertinya Safa tidak mau.."Dengan nada cueknya..
Safa membuka matanya.
"Kurang ajar Kamu Devon...."
"Loh kenapa...kamu tidak betah disini.."
"Bukan..bukan tante.."
"Terus kenapa.."
"Nanti Safa merepotkan lagi.."
"Kamu menginap disini ya Sa.."ujar papa Devon.
Safa tersenyum terpaksa..
"Baiklah kalau begitu..."
"Zia..kamu juga boleh menginap disini.."ujar Aida.
"Terima kasih tante.."
Zia langsung setuju saat mama Devon menyuruhnya untuk menginap.
"Nanti malam kamu tidur dikamar Devon ya Sa...Zia biar tidur sama Lidya..."
"Kalau Safa tidur dikamar Devon..Devon tidur dimana ma..."
"Kamu tidur diruang tamu.."
__ADS_1
Devon melihat Safa dan Safa mengejek Devon dengan menjulurkan lidahnya sedikit.
Zia yang melihat tingkah Safa dan Devon,merasa cemburu.
***
Safa diantar Devon untuk pergi kekamarnya setelah makan malam.
"Ini kamar kamu.."ujar Devon.
Saat Safa akan membuka kamarnya,tiba-tiba mama Devon menghampiri keduanya..
"Sa..kamu sedang apa disini...kenapa belum tidur.."
"Ya..ini tante..Safa mau tidur.."
"Lo..kamu kan seharusnya tidur dikamar Devon Sa..."
"Ma...biar Safa tidur disini saja..."
"Devon...kamu mengerjai Safa dengan mengantarnya kekamar tamu..."
"Devon tidak suka kalau kamar Devon dimasuki orang lain.."Devon dengan dinginnya.
"Apa maksud kamu orang lain....Safa kan calon istrimu...suatu saat dia juga akan menjadi pemilik kamar kamu.."
Devon baru ingat kalau dia sedang melakukan sandiwara bersama Safa.
"Biar mama saja yang mengantar Safa...kamu tidur disini..
Ayo Sa..."
"Iya tante.."
Safa berjalan dibelakang mama Devon,Safa melihat Devon sekilas lalu melambaikan tangan mengejek.
Sesampainya dikamar Devon,Safa terlihat takjub dengan ruang kamar yang begitu luas.Mata Safa masih berkeliling melihat seisi kamar.
"Ini kamar kamu Sa..."ujar mama Devon..
"Wah besar sekali.."gumam Safa.
"Sekarang kamu istirahat dan jangan lupa untuk membersihkan diri dulu...tante tinggal dulu ya.."ujar Mama devon.
__ADS_1
"Ya tante..terima kasih ya.."
Aida keluar dari kamar Devon sambil menutup pintu.