KEKASIH SEMENTARAKU

KEKASIH SEMENTARAKU
Eps 24


__ADS_3

Saat Safa akan masuk kekamar mandi..ponsel Safa berbunyi.


Safa mengecek ponselnya terlebih dahulu sebelum masuk kekamar mandi.


Safa melihat ada satu pesan masuk diponselnya.


"Ada apa orang ini mengirimiku pesan..."ujar Safa berbicara sendiri.


"Jangan sentuh apapun yang ada dikamar itu..."pesan dari Devon.


"Huuuh sombong sekali..awas saja ya.."


Safa melihat kesana kemari..


Safa tertarik dengan lemari besar Devon dan dia pergi berjalan ke lemari Devon dan membukanya..


"Waahh...bajunya tertata sangat rapi..."


Safa mempunyai ide untuk mengambil foto sambil memegang baju Devon.Dan Safa mengambil foto dengan beberapa barang milik Devon.


"Lebih baik aku kirim nanti saja..selesai mandi.."ujar Safa sambil berlalu menuju kekamar mandi.


Setelah selesai membersihkan diri,Safa mulai bingung,karena dia tidak punya baju tidur.Safa membuka lemari Devon dan mengambil salah satu baju kemeja Devon.


"Lebih baik aku pinjam ini saja...toh Devon juga gak akan tahu.."ujar Safa berbicara sendiri.


Setelah berganti pakaian,Safa duduk ditepi kasur dan mulai mengirim beberapa foto pada Devon.Kemeja Devon yang dipakai Safa hanya sebatas diatas lutut Safa sehingga sebagian kaki Safa terlihat jelas.


Devon baru selesai mandi dan mengambil ponselnya yang sedang berbunyi.Devon terkejut saat membuka pesan dari Safa.


"Apa-apaan gadis ini...tadi aku menyuruhnya untuk tidak menyentuh apapun yang ada dikamar,Dia malah berani membuka lemari bajuku....awas saja kamu gadis bar-bar..."Devon segera memakai baju piyama dan segera menghampiri Safa yang sedang tiduran dikasur.Devon terlihat sangat kesal.


Tanpa mengetuk pintu,Devon langsung membuka pintu kamarnya.


"Safa..dimana kamu.."


Safa yang terkejut dengan kedatangan Devon langsung terbangun dari tidurnya.


"Ngapain kamu masuk kesini..."


"Sudah kukatakan tadi.. jangan sentuh apapun,tapi kamu malah menyentuh semua barang-barangku..."

__ADS_1


"Ya ampun Devon,cuma gara-gara foto seperti itu,kamu sangat kesal padaku..."


"Kamu.._"Devon menghentikan ucapannya saat melihat baju yang dipakai Safa.


"Kamu...kamu memakai bajuku....


kamu memang keterlaluan Safa.."


Devon berjalan mendekati Safa.Safa memegang selimutnya yang menutupi sebagian badannya.


"Kamu mau apa Dev...."


"Cepat lepaskan baju yang kamu pakai itu.."Devon memegang selimut yang dipegang Safa.


"Please..Dev..jangan dulu...ya nanti aku akan ganti...tapi sekarang kamu keluar dulu..."


"Kenapa aku harus keluar dari sini.."


"Aku...aku..."Safa tidak bisa melanjutkan perkataannya.


"Kamu...kamu apa..."


"Aku tidak punya baju tidur Dev...aku harus ganti pakai apa..."


Tak lama kemudian Devon kembali kekamar dengan membawa baju tidur.


"Ini...cepat ganti.."


"Kamu dapat dari mana.."


"Sudah jangan kebanyakan nanya.."


"Kamu harus keluar dulu..."


"Kenapa aku harus keluar...kamu kan bisa bangun.. terus pergi kekamar mandi lalu ganti bajunya..."


Safa bangun dari tidurnya.


"Tidak bisa...kamu harus keluar dulu.."


"Aku tidak mau..cepat bangun.."

__ADS_1


Devon menarik selimut Safa.


Devon terkejut dan terpana saat melihat kaki Safa yang terekspos begitu jelas dimata Devon.


Safa terlihat panik dan segera menarik selimutnya kembali.Devon segera berbalik.


"Sorry.."


"Dasar mesum...aku sudah bilang keluar dulu.."


"Ya..ya..aku akan keluar dulu" ujar Devon.


Sialnya saat Devon akan berjalan keluar..Kakinya tersandung sandalnya sendiri dan tanpa sengaja menarik selimut Safa.Safa juga ikut terjatuh bersama Devon.


Saat mereka berdua terjatuh,posisi Safa berada diatas tubuh Devon dan tertutup selimut.


"Aw..Devon...kamu bagaimana sih.."


Devon menatap wajah Safa begitu dekat


Sedangkan Safa masih berusaha untuk bangun tapi kesulitan karena tubuh mereka juga berbalut selimut.


"Dev....kenapa kamu diam saja...cepat bangun..."


Suara Safa membangunkan Devon dari lamunannya.


Pada saat Devon dan Safa bersusah payah untuk bangun,tiba-tiba pintu kamar ada yang membuka.


"Devon..Safa..apa yang sedang kalian lakukan.."


Ternyata Aida yang sedang membuka pintu karena mendengar kebisingan dari kamar Devon.Mama Devon sangat terkejut saat melihat Safa dan Devon yang saling bertindihan ditambah lagi kaki Safa yang tidak tertutup oleh selimut dan terlihat sampai atas lutut.


"Pah...papa...cepat kesini..."Teriak mama Devon.


Papa Devon segera menghampiri teriakan istrinya.


"Ada apa ma.."


"Coba lihat apa yang dilakukan putra papa..."


Papa Devon juga terlihat terkejut saat melihat Safa dan Devon.

__ADS_1


"Pah..kita harus segera menemui orang tua Safa..."


"Kalian berdua cepat bangun dan temui kami diruang tamu.."ujar mama Devon.


__ADS_2