
selamat membaca...
πΉπΉπΉπΉ
Di dalam perjalanan pulang ke rumah Hana. Hanya keheningan yang ada. Akhirnya Hana yang memecah keheningan.
"Kak,boleh Hana bertanya?? tapi sebelumnya,Hana minta maaf," Hana men jeda kalimatnya. "Boleh Hana tau,alasan kakak memilihku untuk menjadi istri kaka??" padahal banyak perempuan yang lebih cantik,lebih berada dan berpendidikan dari Hana," ucap Hana. Rio akhirnya menepikan mobil nya di pinggir jalan,yang tidak terlalu ramai.
"Apakah dek Hana masih ragu pada niat baik kakak? Hana minder dengan kakak?" Rio malah balik bertanya pada Hana.
"Jujur kak,Hana minder. kakak orang kaya,berpendidikan,beda dengan ku yang hanya dari kalangan biasa,lulusan SMA,"kata Hana.
Rio masih membiarkan Hana berbicara.
"Hana takut mempermalukan kakak"
"Dek,kakak nggak pernah memandang Hana dari materi atau pendidikan. semua itu nanti bisa di cari. kalau dik Hana pengen lanjut kuliah,kakak siap kok membiayai nya" ucap Rio.
"soal harta materi,kakak nggak butuh dari kamu. kamu menjadi istri sholehah adalah harta yang sesungguhnya untuk ku" ucap Rio sungguh-sungguh. Hana yang mendengar merasa terharu.
"Maaf kak,,bila Hana menyinggung hatimu"
"Tidak dek.. kamu tidak menyinggung hatiku" kata Rio.
"Kakak ingin jujur pada mu dek,dulu aku pernah minum-minuman keras,sering digoda wanita malam..." belum sempat melanjutkan bicaranya,Hana sudah memotong pembicaraan." Lalu kakak menikmatinya??"
"jujur iya,namun sebelum mereka berbuat jauh,kakak langsung pergi,kakak hanya ingin melakukannya pada kekasih halal ku" kata Rio sambil melirik Hana. dia ingin melihat reaksi calon istrinya. Yang di lirik tersipu malu mendengar penuturan Rio.
"Oiya kak,besok hanya ijab qobul aja ya.. Hana nggak mau pesta apalagi yang mewah" ucap Hana.
"Kenapa??"
"Hana nggak suka aja."
"Biasanya kan perempuan pengen pernikahan impian,tapi kenapa dek Hana malah nggak suka? " tanya Rio masih penasaran dengan penuturan Hana yang tidak suka kemewahan.
"Ya,dari pada buat acara begituan,mending di sumbangin ke yayasan yatim piatu atau kalau mau ngadain pesta,Hana pengen yang sederhana dan di hadiri anak yatim" ucap Hana beralasan.
"Baiklah kalau itu mau kamu,kakak terserah dek Hana saja.." ucap Rio pasrah.
******
__ADS_1
Alex masih berkutat dengan file-file yang harus dia bubuhi tanda tangan nya. Rio masuk dengan wajah yang lesu.
"Kamu kenapa Ri? kok gak semangat gitu?" tanya Alex.
"Hana,nggak mau pesta pernikahan yang mewah. dia inginnya ijab qobul aja sudah" jawab Rio.
"Kok bisa mereka berdua sama. pada nggak mau pesta pernikahan"
"maksud mu bos?"
"Kemarin Dion ngasih tau aku,kalau Aisyah juga tidak mau pesta pernikahan. sudah di bujuk sama mami Farah,namun dia tetap kekeuh tidak mau ada pesta"
"Benar-benar perempuan unik." gumam Rio.
"Biasanya,mereka kaum hawa pengen pesta yang meriah atau pun pesta pernikahan impian. lha ini malah nggak mau," ucap Rio.
"Udah kita juga manut aja sama calon istri kita," kata Alex.Rio hanya bisa mengangguk.
*****
Di kediaman Papi Fadhil
Hari bahagia pun tiba. Halaman rumah sudah di hias sedemikian rupa. Para tamu undangan mulai berdatangan. tidak banyak yang diundang. hanya kerabat dekat dan relasi bisnis saja itu pun hanya beberapa.dan juga dihadiri oleh sekitar 50 anak yatim.
"Santai saja bro,,bentar lagi juga keluar. toh ijab qobul nya kan masih sekitar 10 menit lagi."
Papa Wijaya yang melihat putra nya terlihat gusar lalu menghampiri Alex.
"Tenang nak,di buat rileks jangan tegang. Sebentar lagi Aisyah juga turun.." ucap papa Wijaya. Tak berselang lama pak penghulu datang dan meminta segera di langsungkan acara ijab qobul nya,karena ada acara mendadak. Akhirnya sebelum calon pengantin wanita keluar, sudah dilakukan ijab qobul. dan untuk tanda tangan berkas -berkas setelah ijab.
Saya terima nikah dan kawinnya zaahra aisyah khairina binti bapak muhammad fadhil dengan mas kawin tersebut tunai..
Sah
Sah
Sah
Ucapan para tamu yang datang sesaat setelah ijab qobul di ucapkan.
"Alhamdulillah..."
__ADS_1
Pak penghulu pun membacakan doa untuk pengantin.
Pengantin wanita pun akhirnya turun dengan di dampingi mami Farah dan Hana. Lalu duduk bersanding dengan Alex yang kini sudah menjadi suaminya. Lalu mencium tangan sang suami dengan takdzim,Alex pun membalas dengan mencium kening sang istri.
Usai ijab qobul pun di lanjut acara resepsi yang sangat sederhana. Kedua pengantin dan keluarga besar merasa bahagia. Kebahagiaan terpancar juga dari para tamu undangan yang hadir.
"Selamat ya Syah.. semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rohmah. dan semoga selalu dilimpahkan kebahagiaan." ucap Hana sambil memeluk sang sahabat.
" Ammiinnn... ya Allah.."
"Segera nyusul ya.." celetuk Aisyah agak keras agar Rio mendengarnya. Rio hanya tersenyum mendengar celetukan istri bos nya.
Rio pun memberi ucapan selamat pada bos sekaligus sahabatnya.
"Makasih ya.."
"tu dah di kode sama bu bos"ucap Alex.
Hana yang mendengar malah tersipu malu.
"Kalian ngobrolnya nanti,kalau acara sudah selesai. kasihan tamu yang lain dah pada ngantri" ucap mama Nia.
"Baik ma.." ucap mereka berempat serempak.
Hana dan Rio pun turun memberikan tempat untuk mereka yang mau menyalami kedua mempelai. Tiba-tiba Rio di peluk sama perempuan yang Hana tidak tahu siapa. Kedua matanya berembun.
"Bisa lepas nggak!!! ucap Rio penuh penekanan. Tapi yang di beri peringatan tetap tidak menggubris.
"Nggak mau,aku masih cinta sama kamu" ucap cewek itu.
"Dini,dengerin aku. aku hanya menganggap kamu teman. dan tolong lepaskan!!" ucap Rio.
"nggak mau!!" kekeuh Dini.
Rio yang hilang kesabaran pun menyentak tangan Dini,cewek yang terobsesi pada Rio.
"dengar!! jangan kau dekati aku lagi atau mengusik ku dan orang terdekat ku. atau kau tau sendiri akibatnya!!" ancam Rio. Lalu Rio mengajak calon istrinya menjauh.
"Dek,maafin kakak ya..tadi itu Dini,cewek yang ngejar-ngejar aku dari masa kuliah. tapi kakak nggak tertarik sama sekali. Hanya adik yang ada di hati kakak" ucap Rio sungguh-sungguh. Rio berusaha sekuat tenaga untuk tidak memeluk Hana. Dia tak tega melihat Hana bersedih. "Dik Hana,kakak tidak akan berjanji untuk tidak membuatmu bersedih,namun kakak akan berusaha untuk selalu membahagiakanmu" batin Rio.
"Kau apakan calon mantu mama,Rio?"
__ADS_1
ππππ