Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 20


__ADS_3

happy reading...


🌻🌻🌻


"Kamu ikut ke ruangan saya" ucap Alex dingin.


"Baik pak"..


Ke duanya masuk ke ruang CEO. Di ruangan itu masih ada papi Fadhil.


"Ada masalah apa nak,sampai dia kamu minta ke ruangan ini?" tanya papi Fadhil.


"Tadi rahma bilang,kalau laporan yang tadi Alex cek bukan kerjaan dia. Makanya,sekarang dia Alex ajak kemari buat laporan yang punya buat kemarin sebagai bukti kalau dia emang gak salah." jelas Alex pada mertuanya.


"Ya udah kamu buat dulu aja,jangan nangis ya? ucap Papi Fadhil yang melihat raut wajah Rahma. Beliau tak tega melihat Rahma yang seperti ketakutan.


"Baik tuan,terima kasih atas kemurahan hati tuan,karena masih memberi kan saya kesempatan" ucap Rahma.


"Sekarang kamu kerjakan!!" ucap Alex.


"Baik pak"


Rahma pun mulai mengerjakan tugas laporan minggu lalu. Papi Fadhil yang tidak tega pun,memberikan air mineral terlebih dahulu pada Rahma.


"Minum lah dulu,setelah itu kamu lanjut kerja"


ucap Papi Fadhil.


"Terima kasih banyak tuan,," Rahma pun lalu meneguk air mineral yang sudah di sodorkan oleh mertua sang bos.


Tak butuh waktu lama,tugas yang di berikan pun telah rampung.

__ADS_1


"Maaf,ini pak laporan keuangan minggu lalu. mohon di cek" ucap Rahma sambil menyodorkan berkas laporan keuangan.


Alex pun mengecek berkas tersebut,dia pun akhirnya mengangguk.


"Baik,kamu tidak jadi saya pecat,,namun lain kali bila ada kesalahan lagi. tak segan-segan kamu saya pecat dan saya laporkan ke pihak berwajib.


tok tok tok


"masuk!!" sahut Alex


"Assalamu'alaikum.." sapa Aisyah.


"Wa'alaikum salam.." jawab yang ada di ruangan serentak.


"lho sayang,kamu kesini gak bilang-bilang" tanya Alex. sambil menghampiri sang istri. Aisyah pun lalu mencium tangan Alex. lalu menghampiri sang papi yang duduk di sofa.


"iya,Aisyah pengen aja kesini bawain bekal buat makan siang".


Aisyah pun yang menyadari bahwa ada seseorang selain papi dan sang suami pun akhirnya menelisik siapa wanita ini.


Aisyah pun melonggarkan pelukan nya. Rahma pun juga mengamati wanita di depan nya.


"Aisyah kan?? Aisyah mengangguk.


"Alhamdulillah... seneng banget rasanya bisa ketemu kamu lagi syah" ucap Rahma mengerat kan pelukannya.


"ehem ehem..."


Aisyah dan Rahma yang mendengar deheman Alex pun melepaskan pelukannya.


"Maaf pak,saya terlalu senang bertemu dengan sahabat saya" cicit Rahma.

__ADS_1


"Kamu sahabat istri saya?" tanya Alex. sontak Rahma melongo,lalu memandang Aisyah meminta penjelasan.Aisyah tersenyum.


"Maaf pak,saya tidak tahu kalau Bu Aisyah istri bapak" ucap Rahma.


"Rahma,jangan panggil aku Ibu ah,aku belum setua itu" Aisyah cemberut.


"Tapi ini di kantor.."


"Pokoknya kamu nggak boleh manggil aku,bu. harus nama A i syah" tekan Aisyah nggak mau di bantah. Rahma pun lalu memandang pak bos.


"Kamu boleh manggil istri saya hanya nama saja,tapi kalau ada karyawan lain kamu harus manggil dia bu Aisyah."jelas Alex.


"Baik pak.."


"Udah,, sekarang kita makan aja yuk,ini dah masuk waktu makan siang lho.!" ajak Aisyah.


"Aku makan di kantin aja ya Syah.." rengek Rahma.


"Kamu juga ikut makan di sini" ucap Aisyah. Dengan berat hati,Rahma pun akhirnya menerima pemintaan sang nyonya bos. Alex pun meminta sang sekretaris untuk mengambilkan piring,sendok garpu.


"Mbak Dinda makan sekalian ya.." kata Aisyah.


"Terima kasih bu,saya tadi sudah bawa bekal sendiri" tutur Dinda.


"Ya sudah,makan nya disini aja ya.. biar rame" pinta Aisyah. Dinda memandang Alex. Yang dipandang malah menatap Dinda tajam.


"Maaf bu,saya makan di luar aja"


"Yah,mbak Dinda nggak asyik. kan itung-itung kita reuni. aku,Rahma sama mbak Dinda kan satu almamater." ucap Aisyah pura - pura cemberut.


"Udah nak Dinda,kamu makan di sini aja. kasihan putri ku dia mungkin kangen temen-temennya" ucap lembut papi Fadhil.

__ADS_1


Alex menghela nafas. Dia akhirnya menuetujui usulan papi dan putrinya.


Mereka pun makan dengan diam,tak ada obrolan.hanya sendok dan piring yang beradu terdengar.


__ADS_2