
happy reading...
🌷🌷🌷
Selepas bercengkrama dengan keluarga besar Alex dan Aisyah,kedua pengantin baru kini duduk di sofa kamar.
"Sayang,boleh mas minta hak nya malam ini?" tanya Alex. Aisyah mengangguk malu. Alex girang bukan main.
"Kita sholat sunah dulu ya mas" ujar Aisyah.
Alex dan Aisyah pun mengambil air wudhu bergantian. Lalu melaksanakan shalat sunah 2 rakaat.
"mas mulai ya.." ucap Alex serak menahan gair*hnya. Mula-mula Alex mencium kening Aisyah lama,beralih ke pipi kanan dan kiri. Lalu bibirnya mendarat di bibir mungil. Bibirnya yang mula-mula hanya mengecup kini menuntut lebih. Alex lalu menggendong Aisyah ala bridal tanpa melepas lum***nnya. Dibaringkannya tubuh sang istri di ranjang dengan hati-hati. D***han terdengar dari Aisyah,membuat Alex sang suami semakin bersemangat untuk mereguk kenikmatan surga dunia. Peluh membasahi keduanya.Mereka memadu kasih hingga jam 1 dini hari.
cup
"makasih sayang, telah menjaganya untuk aku" ucap Alex sesaat setelah selesai berolah raga malam. Dengan peluh yang masih membasahi tubuh keduanya. Aisyah mengangguk malu.
Setelah kegiatan sunah rosul, suami istri tertidur berselimut tebal karena kelelahan tanpa bersuci terlebih dahulu.
Aisyah terbangun pukul 3 karena sudah terbiasa melaksanakan shalat tahajud. Aisyah bangun hendak ke kamar mandi untuk bersuci.sambil menahan perih di area intinya. Usai mandi besar,Aisyah segera menunaikan sholat tahajud dan membaca al quran.
Meski tubuh nya lelah akibat perbuatan suaminya,Aisyah tetap melakukan yang sudah menjadi rutinitasnya tiap hari.
Pukul 4 sayup-sayup suara adzan subuh mulai terdengar. Dia pun membangunkan suaminya.
"Mas,bangun sholat subuh yuk!"
"Hmm.." Aisyah tetap menggoyang-goyangkan lengan suami. Namun sang suami tetap tak bergeming.
"Mas Alex,habis sholat kita lanjutin yang tadi malam yuk!" goda Aisyah. Mendengar itu,Alex langsung bangun,matanya berbinar.
"Beneran sayang??" tanpa menunggu jawaban sang istri,Alex langsung ngacir ke kamar mandi tanpa memakai pakaian sehelai pun.membuat Aisyah menutup mata dengan kedua tangannya,malu mendera dirinya.
Alex hanya memerlukan waktu mandi 15 menit.
Aisyah sudah mengenakan mukena dan sajadah sudah di siapkan untuk dia dan sang suami. Mereka menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim dengan khusuk. terselip doa untuk kebahagiaan dan keberkahan dalam pernikahannya.
*****
Di meja makan semua menunggu pengantin baru untuk sarapan bersama,namun yang di tunggu tidak muncul-muncul. Akhirnya papi Fadhil memutuskan untuk memulai makan dan meminta yang lainnya memaklumi sang pengantin baru. Di tengah sarapan bersama,Alex turun namun hanya sendiri.
"Maaf ya semuanya" Alex pun lalu duduk di bangku yang masih kosong.
__ADS_1
"Lho Lex,Aisyah mana kok kamu turun sendiri?" tanya papi Fadhil.
"Maaf pi,Aisyah masih tidur,kecapekan." ucap Alex.
"Kamu gempur dia gak kira-kira sih!" ucap Dion."Makanya adek gue kelelahan" imbuh Dion. Yang ada di meja makan hanya geleng-geleng kepala.
"Sudah-sudah,,, Nak alex,nanti kamu bawa aja sarapannya ke kamar" pinta mami Farah.
"Baik mi,," jawab Alex singkat.
Mereka pun melanjutkan sarapan yang sempat tertunda.
"Sayang,,bangun sayang,, sarapan dulu!" ucap Alex membangunkan Aisyah.
"Jam berapa mas sekarang?" tanya Aisyah sambil membenarkan selimut yang menutupi tubuh polosnya.
"jam 9 lewat 30 menit yang"
"apa!!!" seru Aisyah kaget.lalu menunduk merasa malu karena tidak melayani sang suami di meja makan.
"Kenapa sayang?kok kamu sedih gitu?"
"Maaf ya mas,aku nggak melayani kamu di meja makan tadi" ucap Aisyah.
blush
"ih..mas mesum!"
"kan mesum nya sama istri sendiri. bahkan mas sekarang ingin melakukan cocok tanam lagi,karena milik mu membuat mas candu ingin melakukan lagi dan lagi" ucap Alex. Aisyah malu lalu melenggang ke kamar mandi. Alex terkekeh melihat sikap malu-malu sang istri.
Aisyah lalu membersihkan badan yang lengket sisa kegiatan tadi pagi bersama sang suami. 30 menit berlalu,Aisyah sudah menyelesaikan acara mandi nya. Aisyah keluar dengan handuk kecil di tangannya untuk mengeringkan rambutnya.
"sayang,makanlah dulu!" pinta Alex.
"bentar mas,nanggung nih.."
setelah mengeringkan rambutnya,Aisyah memakan sarapan yang telah di sediakan oleh sang suami.
"mas Alex sudah makan?"
"sudah.tadi bareng -bareng di ruang makan"
Aisyah melanjutkan sarapan pagi nya menjelang makan siang.
__ADS_1
*****
"Dek,kamu pilih gaun yang mana?" tanya Rio.
Hana masih bingung memilih. ya,Kedua sekarang sedang berada di butik langganan keluarga Wijaya.
"Hana,ingin yang simple kak. nggak mau yang terlalu mewah" jawab Hana.
Rio hanya pasrah dengan pilihan calon istrinya.
Dia percaya bahwa Hana juga bisa memilih gaun yan sesuai dengan dirinya.
Rio masih sabar menemani Hana yang memilih gaun.
"Habis ini kita mampir ke cafe atau restoran ya dek. kakak lapar soalnya" ucap Rio.
"Lho,emangnya tadi kakak nggak makan siang?". Rio menggeleng.
"Harusnya,sesibuk apa pun makan juga harus di utamakan." omel Hana.
Rio tersenyum mendengar perhatian Hana.
"Iya,kakak usahakan untuk makan tepat waktu dek" . Rio merasa bersyukur bertemu dengan Hana. Perempuan sederhana namun penuh perhatian. tidak seperti mantannya yang terdahulu yang hanya menghargai Rio dikala bisa memanjakan dirinya.
"Alhamdulillah ya Allah..." ucap Rio dalam hati.
Keheningan yang terjadi menjadi teman dalam perjalanan mereka.
"dek Hana,besok kakak ajak ke makam orang tua ku ya.."
"iya kak,besok ba'da ashar aja ya..setelah Hana tutup toko dan kakak juga sudah pulang kerja" kata Hana.
"baiklah dek"
"Dek,kalau nanti kita sudah menikah,kamu nggak usah ke toko kue lagi ya" pinta Rio.
"kenapa kak??"
"kakak hanya ingin ketika pergi dan pulang kerja,kakak di sambut istri kakak.kamu percayakan saja pada karyawan yang memang bisa di andalkan. kamu sesekali ngecek nggak apa-apa." ucap Rio panjang lebar.
"tapi kak,nanti Hana kan kesepian bila di rumah nggak ada kegiatan" kata Hana sambil menggembungkan pipinya.
"aku nggak mau kamu kecapekan dek"
__ADS_1
dari nada bicara yang di ucapkan,terdengar seperti tak ada bantahan atas titahnya. Membuat Hana semakin menggembungkan pipinya. Dia merajuk,merasa bahwa nanti bila sudah menikah tidak bisa menyalurkan hobi nya yang suka mencoba resep kue baru. Tak terasa buliran bening membasahi pipi putih nya.