Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
Episode 36


__ADS_3

Happy reading...


🌷🌷🌷🌷


Adzan subuh sayup-sayup terdengar. Aisyah membuka matanya. Terasa berat tubuh nya.Tangan kekar suami masih melingkar di pinggang nya. Di tepuk halus lengan kekar suami.


"Mas,ayo bangun.sudah pagi" ucap Alex.


"Bentar yang,lima menit lagi" sahut Alex.


"Mas,kita habis ini pulang,nanti mas lanjut tidur di rumah aja" ucap Aisyah. Alex bengong.


"Mas Alex kemarin meeting di bar nya kak Sandy,sekarang kita ada di salah satu kamar yang ada di bar.semalam mas Alex di jebak sama klien berakhir di ranjang bersama Ais" jelas Aisyah. Alex pun ingat dengan kejadian semalam.


"Yuk,sekarang bersihin diri dulu. Gantian aja.Ais nggak mau jika bareng mas.nanti yang ada gak jadi shalat" gerutu Aisyah.


"Kamu aja dulu yang,habis itu gantian aku" ucap Alex.


Aisyah pun membelit tubuhnya dengan selimut tebal yang tersedia di kamar.Aisyah membersihkan tubuh membutuhkan waktu hanya 20 menit,takut nggak keburu shalat subuh. Alex memasuki kamar mandi setelah Aisyah keluar.


Sembari menunggu sang suami selesai mandi,Aisyah menyiapkan celana panjang dan kaos. sedangkan alas untuk shalat dia menggunakan selimut yang masih bersih. Karena bukan di rumah sendiri dan keadaan darurat,jadi apa adanya. Aisyah tidak menyangka bahwa dia dan sang suami akan tidur di bar.


Tak berapa lama,Alex sudah selesai dan berpakaian lengkap. Keduanya melaksanakan shalat subuh berjamaah.


Tepar pukul 6,mereka keluar kamar. Dari kamar sebelah terlihat sepasang suami istri keluar dengan dua paper bag di tangan Rio.


Dua pasang pasangan suami istri pulang ke mansion bersama. Mereka pulang dengan menggunakan dua mobil. Sebelumnya,Rio memerintahkan sopir mama Nia menjemput dia. sedangkan mobil yang dia kendarai bersama Alex akan di bawa oleh Alex sendiri.


*****


Siang harinya,Alex dan Rio menyelidiki siapa yang memberi minuman yang sudah di beri perangsang dan siapa dalang di balik itu semua. Mereka yakin bahwa mendalangi adalah Mr.Daniel klien mereka sendiri.


Tepat jam 2 siang,orang suruhan Alex memberikan laporan bahwa yang memberi obat perangsang adalah putri nya sendiri. Terkuak fakta bahwa bila putri nya bisa tidur bahkan berhubungan suami istri dengan Alex,besar kemungkinan perusahaan kembali pulih. Karena saat ini perusahaan sedang mengalami kesulitan keuangan.akibat dari gaya hidup glamor sang putri CEO.


Di sisi lain,papa Kusuma juga menyelidiki perusahaan milik Daniel. Beliau mengontak kolega bisnis Mr.Daniel yang beliau tau. Setelah mengetahui kebenarannya,papa Wijaya menelpon Alex. Beliau meminta Alex,untuk membatalkan kontrak.

__ADS_1


"Tapi,bila kita memutuskan kontrak.kita akan kena pinalti" ucap Alex.


"Lebih baik kita bayar pinalti,dari pada perusahaan kita menjadi taruhannya. Banyak yang bergantung pada perusahaan kita nak.bukan hanya ratusan tapi ribuan karyawan bergantung hidup pada kita" jelas Papa Wijaya.


"Baik pa.. nanti kita hubungi asistennya. sekalian beri bukti bahwa mereka berbuat curang" tutur Alex.


Papa Wijaya pun menyetujui pendapat Alex. Lebih baik perusahaan rugi dari pada nantinya perusahaan jadi lebih merugi.


*****


Alex dan Rio memasuki mansion dengan wajah letih. Menyelesaikan masalah kerja sama dengan perusahaan milik Mr.Daniel.


Meski alot,namun pihak Alex bisa membungkam Mr.Daniel dengan semua bukti yang ada. Sehingga,Kusuma corp bisa lepas dari kerja sama yang ternyata merugikan.


"Kak,aku pengen manggis" ucap Hana seketika setelah Rio masuk.


"Dek,aku tu capek!!!" bentak Rio. Mungkin karena lelah,hingga dirinya tidak sadar telah membentak istrinya. Hati hana mencelos,mendengar bentakan dari Rio.


"Maaf" ucap Hana,lalu masuk ke dalam selimut. Menutup penuh tubuhnya,dari kepala sampai kaki. Rio yang tersadar bahwa dia telah membentak istrinya pun langsung mengusap kasar wajahnya. Lalu mendekati ranjang. Dilihat nya getaran di tubuh Hana yang berbalut selimut,pertanda bahwa dirinya menahan tangis.


Selesai mandi pun,Hana masih tetap seperti itu. Hana benar-benar terluka.


Hingga lewat makan malam,Hana masih tetap seperti itu. Semakin membuat Rio merasa bersalah.


"Yang,makan dulu ya.. ini sudah jam 9 lho,kamu belum makan. kasihan baby nya yang.."bujuk Rio. Menghadapi bumil memang butuh kesabaran tingkat tinggi. bila sedang merajuk akan sangat sulit di rayu.


Rio berinisiatif membuka selimut,mencoba membujuk sang istri,namun apa yang dia dapat,Badan istri nya panas. Hal ini membuat dirinya khawatir. Bergegas dia telpon Dokter Airin. beruntungnya dokter Airin sedang ada di rumah,karena tadi praktek pagi.


15 menit dokter Airin sampai di kediaman Kusuma. Beliau langsung di antar ke kamar Hana. Sesampai di dalam,dokter langsung memeriksa Hana.


"Apa yang terjadi nak,kenapa istri mu bisa seperti ini?" tanya Dokter Airin.


"Tadi,Rio tak sadar membentak Hana tante. dia langsung menutup tubuhnya dan juga nggak mau makan" jawab Rio jujur.


"Besok lagi jangan di ulangi ya..kamu harus sabar menghadapi ibu hamil yang mood nya selalu berubah-ubah" nasehat Dokter Airin.

__ADS_1


"Iya tante,terima kasih sudah mengingatkan" ucap Rio.


"Nanti setelah dia bangun,kamu beri obat nya" tutur Airin.


"baik tante"


"Ya sudah,kamu jaga istri mu baik-baik ya.bersabarlah.tante pamit ya nak.." ucap tante Airin. Rio pun mengantar dokter Airin sampai di depan pintu.


Mama Nia yang kebetulan sedang keluar hendak mengambil air minum,heran melihat sahabatnya berada di rumahnya.


Karena rasa penasaran,mama Nia bertanya pada Rio.


"Rio,kok Airin ke rumah,Hana sakit?" tanya Mama Nia.


"Maaf ma,Hana sakit gara-gara Rio. Rio sudah bentak istri Rio" Rio berkata pada mama Nia tanpa melihat wajah.Dirinya takut alan kemarahan sang nyonya. Mendengar hal itu,mama Nia langsung ke kamar Hana.


"Sayang,kamu kenapa?"tanya mama pada Hana yang sudah bangun. Wajah Hana masih agak pucat.


"Nggak apa-apa ma.."


"Bilang sama mama,tadi di apain sama suami kamu" desak Mama Nia.


"Kak Rio nggak ngapa-ngapain Hana kok ma. jangan marah sama kak Rio ya ma. Hana yang salah" ucap Hana.


Mendengar penuturan Hana,Rio langsung memeluk sang istri.


"Maafin kakak yang,kakak yang salah.." ucap Rio sambil membelai rambut Hana.


"Hana yang salah kak,yang tidak lihat kakak yang sudah capek kerja seharian buat Hana.Hana hanya diam di rumah. Tapi Hana malah minta yang aneh-aneh. padahal kak capek.maafin Hana kak" tutur Hana berlinang air mata. Rio semakin mengeratkan pelukannya pada sang istri. Rio merasa beruntung.


Mama Nia merasa bersyukur mempunyai menantu yang pengertian. Akhirnya diam-diam Mama Nia meninggalkan kamar Rio.


******


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2