Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 18


__ADS_3

happy reading...


🍁🍁🍁🍁


Adzan subuh berkumandang.


Aisyah menggeliat.saat akan bangkit,sang suami semakin mengeratkan pelukannya.


"Mas,sudah adzan subuh lho. bangun yuk!" ajak Aisyah.


"Sebentar sayang,biarkan seperti ini dulu,"Alex mendusel di leher sang istri.


"Mas,ihh geli...ayo bangun dulu ini sudah adzan. nggak bagus menunda sholat" ucap Aisyah sambil menjauhkan tubuhnya dari sang suami. Dia tak mau jika nanti sampai tak menunaikan kewajiban sebagai umat muslim.


Kalau menunaikan kewajiban istri masih bisa kapan aja,waktu bebas.


"Ayolah mas,sholat dulu."


"Sebentar sayang,,mas masih pengen kayak gini" ucapnya semakin mengeratkan pelukannya di pinggang ramping sang istri.


"kalau mas gak mau bangun,mas gak boleh sentuh Aisyah satu minggu!!".


Mendengar ancaman dari istrinya,Alex pun melepas pelukannya. Dia tak mau bila nanti dia tak bisa menikmati olah raga ranjang bersama istrinya,bisa gila nanti(pikir Alex).


Aisyah yang merasa pelukannya terlepas pun lalu beranjak ke kamar mandi,membersihkan diri. 20menit waktu yang di perlukan Aisyah. Setelah Aisyah keluar,Alex gantian yang membersihkan sisa kegiatan tadi malam bersama istri.


Keduanya melaksanakan shalat subuh berjamaah.


Aisyah mencium punggung tangan sang suami dengan takdzim. Alex mencium kening Aisyah.


Usai bersalaman,Aisyah mengajak sang suami untuk berjalan jalan mengelilingi kampung. Aisyah memang di besarkan di kampung yang asri dan masih banyak hamparan sawah membuat pemandangan terlihat lebih indah karena pohon padi yang tidak sama. ada yang masih hijau,ada juga yang sudah mulai menguning.


"Seger ya dek,udara di sini"


"hm mas,makanya aku seneng banget disini" ucap Aisyah.


"Kamu gak suka tinggal di rumah mami papi kamu sendiri?" tanya Alex.


"Suka kok. cuma satu yang aku gak suka di rumah mami."

__ADS_1


"Apa itu yank?"


"Pegang apa-apa nggak boleh. ngerjain apa-apa nggak boleh.aku kan sebel" ucap Aisyah menggembungkan pipinya.


Alex terkekeh mendengar penuturan istrinya.


"Mungkin,mami papi kamu ingin bersama kamu . kalau kamu pegang pekerjaan rumah,yang ada mami papi nggak bisa ngobrol p kamu."


"Kamu nggak tau kan dek,sebelum mami ketemu sama kamu,mami tu sering sakit-sakitan. mungkin mikirin kamu yang hilang.abang lihat sekarang mami lebih segar dan terlihat bahagia banget." ucap Alex.


"Beneran mas??". Alex mengangguk kan kepalanya.


"kasihan ya mami.."


"makanya yank,mending banyak-banyak in ngobrol atau jalan-jalan sama mami kalau pas mas kerja.." saran sang suami.


"Baik mas.."


****


Mentari bersinar dengan keindahan dan kehangatan yang ia miliki.


Aisyah dan Alex merentangkan ke dua tangannya. Menikmati kesegaran embun pagi.


Keduanya menikmati dengan sambil bersenda gurau. Karena tidak hati-hati akhirnya Alex jatuh ke parit.


Byur....


Alex yang jatuh pun tersenyum,baju yang dia kenakan pun jadi basah semua. Aisyah yang tak tahan menahan tawa pun akhirnya mengeluarkan suaranya.


"Hi hi hi...." sambil menutup mulutnya.


"berani ya kamu ketawain mas?" ucap Alex pura -pura marah. Alex pun naik ke atas dan mengejar Aisyah.


grep


Alex langsung memeluk sang istri agar tidak menghindarinya.


"Mau kemana istrinya mas ini ha??". Aisyah malah ketawa.

__ADS_1


"Maaf mas,,,hi hi hi.."


cup cup cup cup


Alex pun menghujani ciuman di wajah sang istri.


"Mas,malu di liatin orang" cicit Aisyah.


Alex pun terkekeh. Dia senang melihat sang istri malu-malu seperti itu. Wajah nya terlihat imut saat malu. Keduanya duduk di tepi parit. Aliran air yang jernih dan tidak terlalu deras membuat Aisyah dan Alex betah bermain-main.


Sinar matahari mulai menampakkan sinarnya.


Sinar yang memberikan kehangatan dan kehidupan di bumi.


Alex melihat arloji yang melingkar di tangan nya. jam menunjukkan pukul 06.30.


"Dek,kita pulang yuk" ajak Alex.


"iya mas.. Aisyah juga mau masak".


Alex dan Aisyah kembali dengan menyusuri pematang sawah.


Tak lupa keduanya mengabadikan momen bersama dengan swa foto. Dengan hamparan sawah yang mulai menguning,ada juga yang masih hijau dan juga sinar matahari yang begitu cerah sebagai background.


Foto itu pun di unggah di media sosial Alex.


Banyak komentar yang memuji dan mendoakan keduanya,ada juga yang iri dan patah hati karena orang yang yang mereka kagumi sudah ada pasangannya.


****


"mi,apa mami yakin mau menginap di rumah tempat Aisyah di besarkan mi?" tanya papi Fadhil hati-hati.


"iya pi,mami pengen suasana desa pi.."


"tapi..."ucap papi Fadhil menggantung.


"papi yakin aja,mami nggak akan kenapa-kenapa kok."ucap mami Farah meyakinkan. Pasal nya,tubuh mami Farah sejak hilangnya Aisyah sistem imun nya terganggu. Jadi mudah sakit. dulu sering bolak balik rumah sakit. Dan sekarang,semenjak putri yang dulu hilang telah kembali,tubuhnya jadi terasa lebih bugar. Memang,kebahagiaan bisa menolak sakit.


Mami Farah pun berkemas untuk digunakan saat di kampung. Mami berencana mau menginap sampai acara pernikahan Rio dan sahabatnya Aisyah selesai.

__ADS_1


🍁🍁🍁


__ADS_2