
happy reading...
ππππ
Di ruang sebelah.tepat nya di ruangan ceo.
Aisyah dan Alex melakukan olah raga ranjang. Aisyah begitu menginginkan hal teresebut. dan Alex pun dengan senang hati melayani sang istri. Asupan energi agar semangat buat kerja,pikir Alex.
Usai berkumpul,Aisyah pun tidur. Sedang kan Alex melanjutkan pekerjaan nya yang tinggal sedikit lalu menemani sang istri tidur siang.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Dan sayup sayup terdengar suara adzan.
Aisyah dan Alex melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim secara berjamaah. Karena di ruangan Alex juga di sediakan keperluan istri nya.
*****
Mobil yang di kendarai Alex dan Aisyah berbaur dengan mobil yang lainnya.
"Yang,mau makan sekalian apa nggak?" tanya Alex.
"Nggak mas,nanti di rumah aja" sahut Aisyah.
"Kalau pengen sesuatu kamu langsung bilang aja sama mas"
"Iya mas.."
Dalam perjalanan pulang,Aisyah tertidur dengan menyender di bahu Alex.
Alex mengusap lembut kepala sang istri.
Tak berapa lama,mobil yang membawa kedua nya sampai di mansion Kusuma.
Alex mengangkat tubuh Aisyah yang masih tertidur.
__ADS_1
"Yang,kamu ini tiap pulang dari bepergian pasti tidur. Tapi mas suka,kamu begitu menggemaskan." ucap Alex.
Malam hari di meja makan.
"Mas,mau makan sama apa?" tanya Aisyah.
"Sama tumis kangkung aja.lauk nya ayam goreng " jawab Alex.
"iya mas.."
Aisyah mengambilkan makanan yang di pesan suaminya.
Papa Wijaya dan Mama Nia melihat hal sepele namun terlihat romantis dengan senyum dan hati bahagia.
Mereka berempat menikmati makan malam tanpa asa suara. hanya dentingan sendok dan piring yang beradu.
Usai makan malam,Aisyah mengajak Alex untuk duduk di taman.
"Mas,bagus ya langit malam ini.."
"Langit cerah,bertabur bintang"
"Hmm"
Keduanya larut dalam lamunan masing-masing. Aisyah yang masih masuk ke dalam pelukan sang suami unyuk menghalau dinginnya malam.
Teguran terdengar dari belakang mereka berdua.
"Alex,Aisyah sudah malam. kenapa kalian masih di luar??"
"Eh mama,iya ma ini Aisyah juga mau tak ajak masuk" ucap Alex.
"Ayo sayang,kita masuk" ajak Alex.
__ADS_1
"Iya mas,,"
Aisyah berjalan beriringan dengan Alex. menaiki tangga hingga sampai ke kamar nya.
Sesampai di dalam kamar,keduanya hanya mengganti pakaian dan langsung tidur tanpa ada kegiatan yang menguras tenaga seperti malam sebelumnya. Aisyah tidur dengan miring ke kiri.sedangkan Alex mendekap sang istri dari belakang.
******
"Yang,dasi mas mana??" teriak Alex.
Aisyah yang ada di bawah pun bergegas menuju kamar nya.
"Ada apa sih mas,kok teriak-teriak kayak di hutan aja" ucap Aisyah menggerutu. kadang dia tak habis pikir dengan suaminya,suka nya teriak.
"Dasi warna navy dimana ya yang" tanya Alex.
"Ya di laci khusus dasi kan ada to mas?" ucap Aisyah gemas.
"Oiya,mas lupa yang.." Alex nyengir tanpa rasa bersalah.
Aisyah sekalian memasangkan dasi suami nya. Selesai dengan mendandani bayi besarnya,Aisyah mengajak Alex turun.
"Ayo mas,kita sarapan dulu"
"Iya,ayo.."
Keduanya lalu meninggalkan kamar menuju ke ruang makan.
"Alex,bisa nggak kamu kalau pagi jangan bikin istri kamu naik turun tangga. kalau cari pakaian kerja atau perlengkapannya tu di bukain dulu. laci atau almarinya jangan manggil istri kamu dulu. kasian kan,istri lagi hamil tua di suruh naik turun tangga" omel mama Nia panjang lebar begitu melihat sepasang suami istri berjalan menuju ke tempatnya.
Aisyah menahan senyum melihat sang suami hanya diam saja saat di omeli sang kanjeng mami.
"Iya ma.."
__ADS_1
*****
bersambung...