
Happy reading...
ππππ
Hana dan Rio memasuki rumah barunya.
Ya,mulai kemarin mereka berdua tinggal di rumah baru nya.
Mereka berdua ingin menikmati kehidupan rumah tangga berdua. Susah senang berdua. Dan mereka tidak ingin orang tua angkat Rio mengetahui kesedihan atau masalah rumah tangga Rio. Rio dan Hana hanya ingin orang tua mendengar hal yang membuat mereka bahagia bukan kesedihan yang di bagikan.
flashback
"Dek,bagaimana kalau minggu depan kita pindah ke rumah baru" usul Rio.
"Hana,ngikut aja kak. Mau kapan pun Hana siap" jawab Hana.
"Tapi,masih belum lengkap perabot nya" ucap Rio.
"Perabot belum lengkap gimana kak,menurut aku sih begitu aja udah cukup" kata Hana.
"Yang penting,yang di dapur peralatan masak ada,mesin cuci ada,ruang tamu ada kursi dan mejanya,udah.." imbuh Hana.
"Makasih sayang.. beruntung nya aku memiliki mu" ucap Rio sembari memeluk Hana.
"Iya kak..sama-sama"
Cup
Rio memberikan kecupan di bibir mungil istrinya. Lama kelamaan kecupan menjadi l***tan yang menuntut. Hingga terjadilah pergumulan di atas ranjang.
flash back off
****
Pagi hari nya
Rio mendapati istrinya sudah tidak ada di ranjang. Seusai shalat subuh Rio tertidur kembali.Rio mencari Hana,dirinya keluar kamar dengan terburu-buru hanya menggunakan boxer. Karena bila tidur memang,Rio jarang mengenakan piyama.
Di dapati,istrinya sedang membuat makanan untuk sarapan. Dipeluknya sang istri dari belakang.
"Eh kak,kenapa belum siap-siap?? mana nggak pakai baju lagi" tanya Hana.
"Kakak mau berangkat agak siangan yang, hari ini gak ada meeting pagi dan aku suka begini bila sedang bersama mu" ucap Rio sembari memberikan kecupan di kepala Hana.
Saat ini keduanya hanya menggunakan pakaian rumahan dan Hana tidak mengenakan hijab nya. karena saat ini mereka hanya tinggal berdua.
Hana selesai memasak,kemudian menata masakannya di piring dan mangkuk sayur kemudian meletakkan di meja makan.
__ADS_1
"Kak,makanan sudah siap kak.." ucap Hana.
"iya yang,tinggal pakai dasi kok.." kata Rio.
"Sini,biar Hana yang pakein"
Rio memberikan dasinya pada sang istri. Dengan cekatan Hana memasangkan dasi suaminya.
Cup
Rio memberi kecupan di bibir peach istri nya.
"Makasih yang.." Hana tersenyum menjawabnya. Keduanya lalu turun menuju ke ruang makan.
Hana mengambilkan makanan untuk suaminya. dan juga untuk dirinya sendiri. Saat makan pun tidak ada yang bersuara. hanya suara dentingan sendok dan garpu beradu.
"Yang,aku berangkat ya..."
"iya kak,hati-hati.."
"Nak,papa berangkat dulu ya.." ucap Rio.
cup
Rio mengecup perut sang istri.
Rio mengendarai mobil,meninggalkan halaman rumah. Di iringi dengan lambaian tangan dari Hana sang istri.
Kini mobil yang di kendarai oleh Rio berbaur dengan mobil lain yang juga ingin berangkat kerja mengais rezeki.
Sedangkan Hana kembali masuk ke dalam rumah guna membereskan ruang makan. Dia memang tidak mau menggunakan jasa asisten rumah tangga. Dirinya tak mau bila kebutuhan suami di siapkan art.
Siang harinya..
Hana mengantar bekal makan siang untuk suami ke kantor. Berpapasan dengan Aisyah yang juga mengantar bekal untuk Alex,suami nya.
"Assalamu'alaikum Han"
"Wa'alaikum salam Syah.."
Aisyah dan Hana ngobrol sambil memasuki lift yang mengantarkan mereka menuju ruangan sang suami.
ting
lift terbuka. Keduanya berjalan menuju ke ruang suami masing-masing.
tok tok tok
__ADS_1
"masuk" sahut dari dalam. Hana kemudian masuk ruangan Rio.
"Assalamu'alaikum kak.." sapa Hana.
"Wa'alaikum salam yang.."sahut Rio sembari meninggalkan meja kerjanya untuk menghampiri istri tercinta.
Hana mencium punggung tangan suami,Rio mencium kening Hana di lanjut mengecup perut yang di dalam nya terdapat darah daging nya.
Kemudian Hana menyiapkan makan siangnya.
"Aaa..." Rio menyuapi Hana.
Hana pun menerima suapan dari sang suami.
"Kak, kok malah nyuapi Hana. kakak makan lah dulu.. Hana nanti bisa sendiri" ucap Hana.
"iya habis ini kakak yang makan. yang penting kamu and baby kenyang."
Mendengar penuturan suami nya,Hana berkaca-kaca. Lalu memeluk sang suami sejenak.
"Terima kasih kak..untuk semua cinta,kasih dan sayang serta perhatian yang kau curah kan untuk kami. i love you.."ucap Hana.
Hati Rio bahagia.
"love you too.." balas Rio.
Kecupan bibir Rio pun mendarat di bibir sang istri.
Rio pun menyuapi Hana bergantian dengan dirinya makan sendiri. Hingga satu kotak makan pun habis berdua.
Usai makan siang,Hana merasa ngantuk. dirinya tidak pulang malah masuk ke dalam ruang istirahat suami nya.
"Maaf ya kak,Hana tidur disini" ucap Hana.
"Nggak papa yang,aku malah seneng"
"Peluk..." Hana manja mode on.
Rio malah terkekeh melihat istrinya manja.
Rio pun berbaring di sebelah Hana lalu memeluk nya.
Tak butuh waktu lama,Hana pun langsung mengarungi dunia mimpi. Melihat Hana yang sudah tertidur,Rio perlahan beranjak meninggalkan kamar,guna melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.
****
Maaf ya baru bisa up date. kemarin aplikasi noveltoon nya di hapus sama anak aku yang kecil. jadi baru bisa up date sekarang
__ADS_1