Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 33


__ADS_3

happy reading....


🍁🍁🍁🍁


Di kamar sederhana milik Rahma.


"Kenapa mas Dion ganteng banget ya?? baik lagi" batin Rahma.


"Haish..aku kenapa sih.kenapa jadi mikirin mas Dion ya?" gumam nya pelan.


"Tapi kalau mas Dion nya belum punya pasangan,boleh lah ku menjadi pasangannya" ucap Rahma masih dengan dunia halu nya.


Di kamar milik Dion


Dion pun seperti Rahma. Belum bisa memejamkan matanya. Dia merasa tertarik dengan Rahma yang ternyata sahabat Aisyah,adeknya.selain Hana. Menurutnya kepribadian Rahma tidak akan jauh dari kepribadian Aisyah dan Hana.


"Kenapa aku nggak minta no hp ya tadi?" gumam Dion.


Dek,abang minta no WA nya Rahma donk.. (send)


Aisyah yang akan merebahkan tubuhnya pun dia urungkan tatkala mendengar ada notifikasi pesan masuk.


A : Iya bang.. bentar


Aisyah pun mencari no Rahma lalu dia kirim ke kakaknya.


" Dek,makasih ya.. maaf abang ganggu tidur mu"


Isi pesan dari Dion.


A : "iya bang.. abang naksir Rahma ya bang?"


D : 😊😊😊


A : " pepet terus bang,,, 😜😜😜


Mendapat dukungan dari sang adik, membuat Dion bersemangat untuk mendekati gadis yang ia sukai. Usai mendapatkan nomor Rahma,Dion lalu merebahkan tubuhnya. Meletakkan hp di atas nakas,lalu memejamkan mata berharap bertemu dengan orang dia taksir.


*****


Rio masih asyik dengan pekerjaan kantor yang dia bawa ke rumah.


"Kak,apa pekerjaan kakak belum selesai?" tanya Hana pada sang suami.


"Bentar sayang,sebentar lagi. kamu tidur aja dulu" sahut Rio masih saja menatap laptop nya.


"Hana nggak bisa tidur..." rengek Hana.


"Iya sayang,tanggung banget nih,bentar lagi selesai" ucap Rio yang masih tidak bergeming dari atas sofa. Ya,Rio mengerjakan pekerjaan nya di sofa kamar.


Mendengar jawaban suami nya,Hana lalu diam. merasa di cuekin, tak terasa air mata nya meleleh.

__ADS_1


"Hiks,hiks,hiks,,," bahu Hana bergetar,ia terisak lirih namun masih bisa di dengar oleh Rio.


Seketika hatinya diliputi rasa bersalah. Rio pun mengakhiri kegiatannya.lalu menghampiri istri nya yang tidur membelakangi dirinya. Rio ikut merebahkan tubuhnya di sebelah Hana. Tangannya melingkari pinggang istri.


"Yang,,maafin kakak ya.." ucapnya lirih.


Cup cup cup


Rio mencium kepala belakang sang istri,lalu mengusap perut Hana yang masih rata.


"Anak papa,pengen tidur sama papa ya ??" ucap Rio masih tetap mengusap pelan perut Hana.


"Maaf yang..udah buat mu menangis." ucap Rio.


Terdengar deru nafas Hana mulai teratur pertanda dirinya sudah tidur mengarungi alam mimpi. Rio pun menyusul sang istri mengarungi samudra mimpi.


Pagi hari nya sebelum adzan berkumandang.


Perut Hana terasa berat ada menimpa nya. Tangan sang suami masih melingkar di perutnya. Senyum Hana mengembang


di bibirnya. Sebelah tangan nya mengusap lembut wajah tampan suaminya.


"sudah puas yang..?" ucap Rio tiba-tiba. Hana pun reflek menurunkan tangannya.


"Maaf kak,sudah mengganggu tidur mu" cicit Hana.


"Kamu harus di hukum karena sudah mengganggu tidur ku yang"


Belum selesai Hana berbicara,Rio membungkam Hana dengan bibirnya.


"Kamu harus tanggung jawab sayang..sudah membangunkan si jalak" ucap Rio bersuara berat sambil menuntun tangan Hana menuju ke intinya. Wajah Hana merona. Rio pun memulai pemanasan dengan menjelajah i tubuh istrinya dengan tangan dan juga mulutnya. Hingga penyatuan terjadi,Rio melakukannya dengan hati-hati mengingat sang istri sedang hamil muda. Lenguhan terdengar di kedua nya.Rio masih menginginkan lagi hingga Hana pun dengan senang hati melayani sang suami.


"Yang,sudah ya..Hana capek. apalagi sudah adzan subuh" ucap Hana selepas pergulatannya dengan Rio suaminya.


"Baiklah yang..namun,bila kandungan kamu sudah kuat. aku ingin lebih dari ini" bisik Rio.


"Kamu sudah seperti candu buat ku,seakan aku tak mau berhenti menikmati mu sayang.." imbuh Rio.


blush


Wajah Hana merona.


"Insya allah kak..dengan senang hati. Hana akan melayani suami Hana ini"


cup


Tiba-tiba Hana mengecup bibir Rio. Rio pun langsung mode on.


"Yang,jangan menggodaku" ucap Rio.


Hana terkekeh melihat raut wajah Rio.

__ADS_1


"Kak... gendong.." rengek Hana.


"Baiklah tuan putri,hamba akan menggendong mu kemana pun kau minta di antar" ucap Rio.


Hana tertawa agak keras,hingga tiba -tiba Hana merintih.


"Kenapa yang?" Rio khawatir. Hana menggelengkan kepala.


Mereka berdua pun masuk ke kamar mandi guna membersihkan sisa peluh kegiatan panas di pagi hari. Dan kedua nya hanya mandi tidak ada kegiatan lain mengingat adzan subuh berkumandang sejak tadi.


Kedua nya keluar kamar mandi lalu menunaikan kewajiban sebagai umat muslim.


Hana mencium tangan sang suami selepas shalat di lanjut dengan tadarus Al Quran meski tidak lama. Sedangkan Rio melanjutkan tidurnya,Hana turun ke bawah menuju guna membuatkan sarapan sang suami.


******


Saat makan siang,Dion sengaja berkunjung ke perusahaan Kusuma Corp. Ingin mengajak Rahma makan siang di kafe,sebrang kantor.


Di lobi Dion bertemu Hana.


"Lho,bang Dion.."


"Eh,dek Hana..mo ke tempat Rio?"


"Iya bang,mau makan siang bareng. Lho,abang mau ketemu sama mas Alex apa sama kak Rio?" tanya Hana.


Dion menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Oh aku tahu,abang mau ketemu sang pujaan hati ya??" goda Hana.


Belum sempat Dion menimpali pertanyaan Hana,Rahma terlihat keluar dari lift. Lalu berjalan mendekati Hana dan Dion.


"Maaf ya mas Dion,Rahma lama turunnya" ucap Rahma.


Hana mengerut kan keningnya.


"Bentar,bentar... abang pacaran sama Rahma?" tanya Hana. Wajah Rahma langsung merona.


"Doain aja dek..semoga jodoh" jawab Dion.


"Iya bang,, amiinnn..." seru Hana.


Hana pun lalu pamit guna menemui sang kekasih halal yang sudah mengirim pesan padanya.Hana lalu memasuki lift khusus petinggi. Dan bergegas menuju ruangan Rio.


"Assalamu'alaikum.. maaf kak,Hana telat. tadi ngobrol bentar sama bang Dion di bawah" ucap Hana setelah masuk ke ruangan,seraya menghampiri suami untuk mencium punggung tangan nya. Rio membalas dengan mencium kening lalu bibir. Namun kali ini Rio mencium bibir sang istri hanya sekilas,tidak ada n**su di dalamnya.


Hana pun menyiapkan peralatan makan. Keduanya makan dengan saling suap,lebih tepat nya Rio menyuapi Hana yang duduk di pangkuannya.


Menyuapi adalah hal sepele,namun bisa lebih menumbuhkan rasa cinta dan sayang pada pasangannya terlebih pada pasangan halal,bahkan mendapatkan ganjaran pahala.


🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2