
Happy reading...
🌹🌹🌹🌹
Hari pernikahan Hana dan Rio pun tiba.
Halaman rumah Hana sudah di hias sedemikian rupa.
Tamu undangan sudah mulai berdatangan. Calon mempelai wanita masih di rias,di temani oleh sahabatnya Aisyah.
Sedangkan Rio bersiap di rumah Aisyah. Atas permintaan nyonya bos. Agar bisa mempersiapkan maksimal dan tidak terburu-buru karena jarak yang lumayan jauh.
Rio di temani bos sekaligus sahabatnya.Dia terlihat gugup.
"Sans aja bro.. nggak usah gugup gitu" kata Alex.
"Gini ya bos rasanya mau ijab qobul.."
"Begitulah,, gugupnya melebihi saat meeting tender fantastis.." ucap Alex.
Rio mengangguk.
"Tarik lah nafas panjang,lalu keluarkan perlahan" saran Alex. Rio pun melakukan apa yang di sarankan oleh Alex sang bos sekaligus sahabat nya.
Setelah benar-benar siap Rio di antar Alex dan Papa Wijaya menuju ke tempat yang rencana untuk acara langsungkan nya ijab qobul.
Telapak tangan Rio berkeringat dingin. Tidak seperti saat hari biasa dimana dirinya terkenal dingin dan arogan terhadap siapa saja.
"tenang aja Rio,, jangan gugup" ucap papa Wijaya. Rio hanya mengangguk.
Begitu sampai di rumah Hana,Rio langsung di antar ke meja untuk ijab qobul.
Tepat saat Rio duduk,pak penghulu tiba di tempat. Sang penghulu,ayah Hana dan dua saksi,serta kerabat dari kedua mempelai mengitari meja.
Di dalam kamar Hana,Hana sudah selesai di make up oleh MUA yang sama saat pernikahan Aisyah. Sang MUA juga nggak kesusahan saat make up Hana karena memang wajahnya yang sudah cantik dari sana nya.
Acara inti pun alan di mulai dengan
Saya terima nikah dan kawinnya,Hana Khoirunnisa binti Bapak Setyo dengan mas kawin tersebut tunai..
Rio mengucapkan qobul dengan satu tarikan nafa hingga terdengar sautan
Sah
Sah
Sah
Lega hati Rio mendengar sahutan kata sah.
__ADS_1
Bahkan di kamar Hana,semua yang ada di ruangan pun menitikkan air mata haru.
Tak selang berapa lama pun sang mempelai wanita di tuntun untuk menemui sang suami.
Rio terpana melihat kecantikan wajah sang istri hingga deheman dari Alex membuyarkan kekagumannya.
"Udah liatin nya nanti lagi" bisik Alex.
Sesampai di depan sang suami pun,Hana mengulurkan tangan nya,lalu mencium punggung tangan dengan takdhim. Rio membalas dengan mencium kening sang istri.
Kedua mempelai lalu menandatangani berkas untuk mendapatkan akta nikah setelah acara tukar cincin yang di adakan sebelumnya.
****
Acara resepsi/ walimatul 'ursy pun sudah selesai. Acara yang sederhana sesuai dengan permintaan mempelai wanita yang hanya di hadiri oleh tetangga dekat dan keluarga terdekat saja.
"Huh..capeknya..." ucap Hana menghempaskan diri di ranjang kamarnya.
"capek?? kakak pijitin ya..?" tanya Rio sambil menaik turunkan alisnya.
"nggak usah kak,,makasih.." ucap lirih Hana. Dia tersipu malu.
"Kak,Hana dulu ya yang mandi... gerah banget ni..." kata Hana.
"kakak mandiin aja ya,,kita mandi bareng" goda Rio.
"ihh kakak mah mesum" cicit Hana sambil menutup mukanya karena malu.
"kak...lepasin dulu,Hana mau mandi.." rengek Hana.
"Biarin seperti ini dulu dek," ucap Rio semakin mengeratkan pelukannya.
Setelah beberapa saat,Rio mulai mengendorkan pelukannya. Rio membuka resleting gaun pengantin yang di pakai Hana. Hana terpejerat kaget dengan tindakan sang suami.
"Kak.. please jangan sekarang ya.." pinta Hana.
"Lho tadi kan katanya mau mandi.. emang mau ngapain??" tanya Rio. "tapi kalau mau enak-enak sekarang ayo!!" goda Rio.
Blush....
Akhirnya Hana memasuki kamar mandi guna membersihkan tubuh yang sudah lengket.
Tak butuh lama dirinya mandi. Dia keluar dengan baju gamis motif bunga. setelah Hana keluar,kini gantian Rio yang bersih-bersih.
Dirinya juga tidak terlalu lama saat mandi. mengingat belum melaksanakan shalat ashar. bahkan jam sudah menunjukkan pukul 16.50.
Kedua nya melaksanakan shalat berjamaah untuk pertama kali nya.
Usai shalat,keduanya menemui kerabat yang masih berada di rumah.
__ADS_1
"Eh.. pengantin baru nya kok malah turun,, nggak istirahat aja" ucap bunda Hana.
"tanggung bun,jam segini gak baik buat tidur" ucap Hana.
"Kamu nggak istirahat sekarang,tapi nanti malam kamu nggak bisa istirahat." seloroh sepupu Hana.
Blush...
Hana reflek memeluk Rio,karena malu. Rio terkekeh melihat Hana yang malu. Sungguh sangat imut menurutnya.
"Tuh,malah nempel ma suami.." goda sepupu Hana.
"Sudah-sudah nggak usah di goda kasihan tu Hana" lerai sang bunda.
*****
Di dalam kamar pengantin.
Usai melaksanakan shalat isya' berjamaah,Rio mengajak shalat sunah dua rakaat sebelum melakukan ritual malam pengantin. Rio lalu mengecup kening Hana dalam-dalam menikmati kebersamaan.
"Dek,kakak buka ya?"tanya Rio. Hana mengangguk malu. Rio perlahan membuka kerudung yang menutup kepalanya. Dirinya terpana dengan kecantikan sang istri.
Perlahan Rio mendekatkan bibirnya ke wajah Hana. Dikecup kedua mata bergantian,kedua pipi,dahi dan terakhir bibir peach Hana.
Hana masih memejamkan matanya,Rio mulai melepaskan pakaian yang menempel di tubuh sang istri,dengan bibir yang perlahan mulai mel***t bibir istrinya. Cukup lama Rio melakukannya,dirasa Hana seperti kehabisan nafas dia lalu melepaskannya.
Rio terpana dengan kemolekan tubuh sang istri. ternyata sang istri memakai lingeri di balut gamis.
"Sayang,ternyata kamu berniat menggodaku yang.." ucap Rio menahan ga***hnya.
"Hana hanya ingin menyenangkan kakak,dan ingin meraup pahala bersama suami Hana" ucap Hana. Rio yang mendengarnya merasa senang. Rio mulai mencium bibir Hana,me****t perlahan. Hana men****h di sela ciuman. Membuat Rio semakin bersemangat. Bibirnya mulai turun ke leher dengan memberi tanda kissmark. bukti kepemilikkan.
Rio menc***u Hana dengan perlahan,dan saat akan menyatukan miliknya dengan milik Hana pun dengan hati-hati takut menyakiti.
Setelah sukses menyatukan miliknya,Rio bermain dengan lembut karena ini yang pertama untuknya dan sang istri.
Kedua nya melakukan sunah rosul hingga jam 1 dini hari. Sepasang suami istri pun Lalu tidur karena kelelahan. Dengan Rio yang mendekap erat tubuh sang istri.
Di lain tempat
Alex pun juga melakukan olah raga ranjang. Dirinya seakan tidak mau kalah dengan sang pengantin baru.
"mas,Aisyah capek banget... tubuh Aisyah kayak mau patah" rengek Aisyah pada sang suami.
"Iya.sayang,ini dah mau sampai.." lenguhan keduanya terdengar. Tak berselang lama,Aisyah tertidur karena kecapekan.
"Terima kasih sayang.. milikmu sungguh buat candu bagiku. selamat malam sayang,semoga mimpi indah.i love you"ucap Alex lalu mengecup bibir Aisyah sekilas. Alex pun menyusul sang istri mengarungi alam mimpi.
🌻🌻🌻🌻
__ADS_1
bersambung.....