Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 27


__ADS_3

happy reading...


🦋🦋🦋🦋🦋


Di malam hari setelah makan malam,Alex mengajak Aisyah menuju kamarnya.


Alex ingin segera menuntaskan apa yang tadi sore perlu di tuntaskan.


"Sayang..." suara serak Alex membisiki telinga Aisyah. Tangan Alex membuka kerudung instan milik Aisyah.


Bibir Alex me***t bibir piech Aisyah. Tangan nya tak tinggal diam. Satu tangan nya menahan tengkuk Aisyah,yang satu membuka gamis. Alex pun melepas kan lum***nya guna meloloskan gamis yang di pakai istri nya. Dirinya terpana akan keindahan tubuh sang istri yang di depan nya. Pemandangan yang membuat n***u sampai ke puncak ubun-ubun. Menurutnya bagian-bagian tertentu milik istri tampak lebih berisi.


Hingga Alex pun menyerang sang istri hingga 2 jam lebih lama nya dengan tanpa istirahat membuat istrinya tak bertenaga.


"Mas,aku lapar...pengen ketoprak" ucap Aisyah tiba-tiba.


"Apa yank,, ketoprak?? besok aja ya biar di buatin bi Sumi. kalau sekarang pasti sudah tidur" tutur Alex memberi pengertian pada Aisyah.


"Nggak mau!! aku pengen nya sekarang" kekeuh Aisyah. Alex pun mengalah.


"Baik lah. akan mas cari kan"


"Aisyah pengen nya mas Alex yang buat"


"Baik lah.." Alex pun memakai kembali pakaian nya yang berserakan di lantai. Lalu keluar menuju ke dapur. Ia pun lalu membuka kulkas,beruntungnya Alex. ternyata di dalam kulkas ada beberapa bungkus lontong yang masih utuh. Dengan berbekal hp lalu membuka aplikasi utube mencari resep membuat bumbu ketoprak. Hingga akhirnya 30menit pun pesanan sang istri jadi. lalu ia bawa ke kamar.


Aisyah yang mata nya akan terpejam pun ia urungkan setelah mencium aroma bumbu kacang dari ketoprak buatan suami.


Dengan mata berbinar,Aisyah menerima sepiring ketoprak langsung memakannya. Alex pun merasa heran. Setelah menghabiskan ketoprak tersebut,Aisyah lalu meminum air putih yang sudah Alex sediakan.


"Makasih ya mas,,tadi ketopraknya enak banget.besok pagi,Aisyah di buatin nasi goreng ya?" pinta Aisyah.


"Baiklah sayank,mas akan buatin dengan senang hati" ucap Alex.


"yank,peluk..." rengek Aisyah.


Alex pun dengan senang hati memeluk sang istri yang masih polos tanpa sehelai benang di bawah selimut tebal. Sebelum merangkak naik ke ranjang,Alex menanggalkan semua yang ia pakai kecuali boxer. Kedua nya pun menyelami lautan mimpi.


Keesokan harinya..

__ADS_1


Alex sudah berkutat di dapur membuatkan pesanan sang istri.


"Lho Lex,ngapain di dapur?"


"ini ma,Aisyah mau sarapan nasi goreng.tapi yang buat harus Alex" jawab Alex tanpa meninggalkan pekerjaannya.


"Jangan-jangan istri mu ngidam Lex?" celetuk mama Nia.


"entahlah mi,akhir-akhir ini dia manja banget"


"Nanti kita ajak aja Aisyah ke dokter Airin,dokter kandungan. dia temen mama"


"iya ma,nanti Alex lihat jadwal pekerjaan dulu"


Usai menata di piring dengan telur mata sapi di atas nya.Alex membawa ke meja makan. lalu dia ke atas untuk memanggil sang istri.


"Yank,,kamu kamu kenapa? muka kamu pucat banget?" tanya Alex khawatir melihat kondisi Aisyah.


"Nggak apa-apa mas," ucap Aisyah sambil menghirup aroma tubuh suami,yang mana membuat tubuhnya lebih baik.


"Aku masih bau yank,belum mandi"


"Tapi aku suka mas.." ucap Aisyah yang masih saja membenamkan wajahnya di dada bidang Alex. Alex pun membiarkan saja apa yang di lakukan Aisyah.


Dengan hati tak rela Aisyah melepaskan pelukannya di tubuh Alex. Alex pun,lalu mandi karena memang hari sudah siang,dan harus berangkat ke kantor.


15 menit berlalu,Alex sudah selesai membersihkan diri dan kini sedang memakai kemeja dan celana panjang. sedangkan dasi dan jas dia tenteng bersama tas kerja. Alex hanya nggak mau istrinya lama menunggu.


Alex menuruni tangga,sedangkan Hana dan Rio berada di belakang nya. Sesampai nya di meja makan,tiba - tiba perut Hana mual mencium lauk yang ada di meja makan.


Hana berlari menuju wastafel yang ada di dapur. Rio berada di belakang Hana sambil memijat lembut tengkuk Hana.


hoek


hoek


hoek


Hana hanya mengeluarkan cairan bening aja.

__ADS_1


"Dek,kamu kenapa?" kamu sakit?" tanya Rio khawatir.


"Nggak kok kak,Hana nggak apa-apa. Hana mual,nyium bau ayam goreng yang ada di meja kak.." jelas Hana. Mama Nia yang mendengar penuturan menantunya pun malah senyum-senyum sendiri. Apa benar yang ada di fikiran nya? Semoga saja benar adanya.


Lalu sang nyonya meminta bi sumi buat mindahin lauk yang bikin Hana mual.


Hana terlihat pucat,dengan di papah sang suami berjalan menuju meja makan.


"Nak,menantu mama... habis sarapan kita pergi ke dokter kandungan ya.." usul mama Nia


"Tapi ma,Hana kan nggak hamil"


"Aisyah juga ma" imbuh Aisyah.


"Mama tanya sama kalian berdua. kalian pasti di gempur sama suami kalian tiap malam kan?"


blush


pertanyaan sang mama mertua membuat kedua wanita muda merona. Sedangkan para suami malah senyum-senyum membayangkan adegan tiap malam berpeluh bersama istri.


"Benarkan ucapan mama? "


Aisyah dan Hana mengangguk.


"Mama tanya lagi,kapan harusnya kalian mendapat tamu bulanan..?"


Aisyah dan Hana saling pandang.


"Ya sudah,kita bahasnya nanti aja. sekarang di habisin dulu makanannya" perintah mama Nia.


"Dan buat kalian berdua,kalau Hana dan Aisyah ternyata beneran hamil,awas aja kalau minta jatah berlebihan. dan hari ini kosongkan jadwal.kita periksa di dokter Airin" titah nyonya besar.


"Baik ma.."


Dengan terpaksa Rio dan Alex membatalkan meeting pagi ini. Mereka berusaha mengajak klien meeting setelah makan siang. Dan beruntung nya mereka berdua. Sang klien bersedia meeting di tunda sampai siang.


Alex dan Rio berharap dalam hati,apa yang di katakan oleh sang mama menjadi kenyataan. Mereka akan menjadi seorang ayah.


*****

__ADS_1


bersambung...


🌷🌷🌷🌷


__ADS_2