
happy reading...
ππππ
Menjelang hari kelahiran.
Pagi hari mansion Wijaya di hebohkan dengan kabar bahwa Hana akan melahirkan.
Mama Nia pun berinisiatif untuk ke rumah sakit terlebih dahulu. Mama pergi di antar oleh sopir pribadi mama Nia.
Sedangkan Papa Wijaya menghandle pekerjaan yang di tinggalkan oleh Rio dan Alex. Alex sendiri juga memberitahukan bahwa Aisyah merasa mulas dan langsung di bawa ke rumah sakit dimana Hana berada.
Tidak lupa Aisyah membawa perlengkapan untuk lahiran yang sudah dia siapkan bersama sang suami.
Keduanya diantar oleh sopir pribadi Alex. Di mansion Wijaya memang setiap orang mempunyai sopir pribadi masing-masing.
Aisyah dan Alex sampai di rumah sakit,dan Hana sudah melahirkan seorang putri yang cantik jelita. Hana merasakan kontraksi tidak begitu lama meski lahiran anak pertama.
Sedangkan Aisyah masih merasakan kontraksi yang semakin lama semakin meningkat rasa sakitnya.
Alex yang melihat istri nya menahan sakit pun tak tega melihatnya.
"Yang,cesar aja ya.. nggak tega mas lihat kamu seperti ini" ucap Alex.
"Nggak mas,aku masih kuat. dan aku ingin melahirkan secara normal" jawab Aisyah.
"Tapi yang.."
__ADS_1
"Nggak apa-apa mas,yang penting mas nggak pergi kemana-mana"
Alex pun kemudian mengusap pinggang istrinya dengan lembut.setiap kali Aisyah merintih kesakitan. Usapan lembut dari tangan sang suami membuat Aisyah tidak begitu merasakan sakit.
Aisyah merasakan seperti mau b*rak,dia langsung bicara sama dokter yang menanganinya.
"Dok,kok rasanya mau buang air besar ya dok?" tanya Aisyah.
Mendengar pertanyaan Aisyah,sang dokter memeriksa kembali. Dan memberitahukan bahwa pembukaan sudah sempurna.
"Nanti ikuti aba-aba dari saya ya bu? dedek bayi nya udah gak sabar ketemu sama mama papa nya.."ucap sang dokter.
"Baik dok" jawab singkat Aisyah.
Aisyah pun menurut pada arahan dokter yang menanganinya. hingga terdengar suara tangis bayi untuk pertama kalinya.
"Alhamdulillah.." ucap Aisyah dan Alex bareng.
Aisyah meneteskan air mata bahagia nya begitu juga Alex sang suami. Alex menghujani ciuman di seluruh wajah Aisyah.
"Terima kasih sayang.. sudah melahirkan putra yang tampan untuk ku" ucap Alex.
Kebahagiaan pun juga terpancar di wajah kedua orang tua Alex. dalam sehari beliau berdua mendapatkan cucu 2,laki-laki dan perempuan. Kebahagiaan juga terpancar di wajah orang tua kandung Aisyah,abang dan istri serta orang tua Hana yang sudah menganggap Aisyah seperti putrinya sendiri.
Hana dan Rio yang mendengar Aisyah susah melahirkan pun ikut berbahagia.
"putri kita ada teman nya ya kak.. "
__ADS_1
"iya sayang.. "
"Terima kasih sudah melahirkan malaikat yang begitu cantik seperti dirimu" ucap Rio.
Hana terharu mendengar penuturan Rio.
Rio lalu melabuhkan ciuman tanpa n*fsu di bibir peach sang istri.
*****
Kehidupan keluarga kecil Alex dan Rio pun bahagia. Dengan hadirnya malaikat kecil yang melengkapi,hingga bahagia pun tercipta.
Kerikil-kerikil dalam kehidupan keduanya pun masih terus menghiasi di setiap perjalanan hidup. Dan keduanya menghadapi dengan sabar dan kepala dingin.bahkan sering mengalah dengan istri masing-masing agar tidak terjadi masalah yang begitu besar.
Menurut Alex dan Rio,mengalah pada istri bukan berarti kalah atau takut. Lebih tepat nya,keduanya ngemong agar tidak berimbas pada keluarga terutama anak diantara mereka.
Dan ketika istri sudah tidak ada gelombang emosi,sang suami memberi pengertian pada istri. Sehingga istri mampu mencerna apa yang dikatakan sang suami dan tidak merasa di salahkan.
Hal-hal kecil nan terlihat romantis pun acap kali keluarga kecil Alex dan Rio lakukan hingga semakin meningkat rasa cinta kasih dan sayang di antara suami dan istri.
End
*****
Terima kasih buat para readers yang sudah membaca karya receh author.
Mohon maaf,bila banyak salah dalam penulisan.
__ADS_1