Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 35


__ADS_3

Happy reading...


🍁🍁🍁🍁


Ba'da shalat,Aisyah dan Hana telah siap. Mereka ke bar milik Sandy dengan di antar sopir,yang sebelum nya Aisyah di kirimi alamat bar oleh Alex. Sedangkan Dinda sekretarisnya di telfon bila di perlukan.


Alex sebelum nya meminta Sandy,untuk membuka pintu samping. Agar Aisyah dan Hana langsung ke ruang yang sudah di pesan oleh Alex dan Rio. Beberapa orang pengawal yang menyamar menjadi pengunjung bar. Alex dan Rio hanya antisipasi,mengingat klien yang satu ini mengajak meeting di bar. Dan beruntung nya Sandy mengizinkan orang-orang Alex berada di bar miliknya. Sandy adalah teman Alex semasa SMA.


Pukul 7 malam klien dari Belanda datang.


Mr.Daniel datang bersama dengan asistennya dan juga dua orang wanita seksi. Mereka menghampiri meja yang sudah di pesan sebelumnya.


"Selamat malam tuan Alex,tuan Rio. Maaf kami terlambat" ucap Mr.Daniel.


"Malam.. silahkan duduk"


Mr.Daniel,asistennya dan juga seorang wanita itu duduk di tempat yang kosong.


Wanita itu mencuri pandang ke arah Alex. Tak berapa lama seorang wanita bergabung di meja Alex dan kliennya.


"Maaf,terlambat bergabung"


"Maaf tuan Alex,saya mengajak putri saya"


"Iya Mr.Daniel. bisa di mulai meeting nya" ucap Alex,setelah mengirim pesan pada Dinda sekretarisnya untuk datang ke bar milik Sandy. Yang kebetulan,rumah Dinda hanya di belakang bar tersebut.


Wanita seksi itu adalah sekretaris Mr.Daniel.


Dia mempresentasikan kerjasama yang akan mereka jalin.


Setelah mencapai kesepakatan,Alex dan Mr. Daniel menandatangi kontrak kerja sama tersebut.


Seorang pelayan bar mengantarkan minuman.


Untuk Alex dan Rio sudah memesan minuman yang tidak beralkohol. Semenjak menikah,Alex dan Rio sudah berjanji tidak akan menyentuh minuman alkohol.


Tanpa mereka sadari,minuman yang si sajikan untuk Alex dan Rio sudah si beri obat perangsang. Alex dan Rio meminum minuman itu dengan santai. Pikir mereka,meskipun di beri obat perangsang,akan ada istri yang akan menyembuhkannya.


Senyum seringai muncul di bibir Mr.Daniel.


Dia beranggapan bahwa rencana nya berhasil. Karena sudah lama dia menginginkan Alex menjadi menantunya.

__ADS_1


Alex mulai merasakan hawa panas di tubuhnya Rio pun demikian. "Maaf,saya ke toilet sebentar" ucap Rio.


"O silahkan tuan Rio.. apa perlu di antar sekretaris saya tuan?" ucap Mr.Daniel menawarkan.


"Tidak terima kasih,saya bisa sendiri" Rio pun lalu beranjak dari duduk nya menuju kamar yang sudah di pesan oleh nya sebelumnya. Rio pun menghubungi Dinda.


Sedangkan Dinda yang memang sudah di beri tau sebelumnya,sudah berada di depan bar.


Din,kamu langsung masuk ke dalam. kamu bawa pulang berkas nya. besok kamu bawa ke kantor. mereka bermain licik kali ini. ( isi pesan Rio)


" baik pak" ( balas dinda)


Setelah mendapat perintah,Dinda pun masuk ke dalam. langsung menghampiri meja atasannya.


"Din,kamu beresin dulu ya.. aku masih ada urusan"ucap Alex.


"Baik pak" sahut Dinda.


"Maaf Mr.Daniel.kami permisi" pamit Alex pada Mr.Daniel sambil menahan panas tubuhnya.


Dinda pun mengekor pada Alex.sampai di luar ruangan Dinda pamit pulang.


Alex langsung menuju ke ruangan Aisyah.


"Kamu pasti capek banget,,maaf ya yang" ucap Alex.


"Nggak apa-apa mas,,tapi besok lagi jangan kasar ya!"


"Sakit banget ya..perut kamu nggak apa-apa kan? kalau sakit kita ke rumah sakit yuk!" Alex sudah heboh sendiri.


"parut aku nggak papa mas.. hanya,lemas saja, di gempur selama 2 jam"


Mendengar penuturan Aisyah,membuat Alex terkekeh. Langsung memeluk erat tubuh berisi milik sang istri.


"kamu candu buat aku yang.. seakan tidak mau berhenti. kau selalu nikmat,aku puas"ucap Alex.


Di kamar sebelah sepasang suami istri terlihat berpeluh keringat. sang istri sudah tak mampu mengimbangi permainan suami nya.


"Kak,sudah ya..perut aku nanti sakit." ucap Hana. Rio pun agak mempercepat permainannya.hingga ke duanya mendapatkan pelepasan kesekian kali nya.


"Maaf yang.." Rio merasa bersalah.

__ADS_1


"Nggak apa-apa kak.."


"Besok kita periksa ke dokter ya..takut nya kandungan kamu kenapa-napa.tadi aku gempur kamu 2jam lebih lho" pinta Rio.


"Iya kak.."


"Sekarang kita tidur yuk,sudah malam," ajak Rio.


"Tapi,di usap perut Hana..."rengek Hana.


Rio pun menuruti permintaan sang istri.karena ia tau kalau tidak di usap perutnya Hana tidak bisa tidur. Meski diri nya harus menahan hasrat,karena libido nya kembali naik karena menempelnya dada bidang miliknya dengan punggung sang istri.


Terdengar dengkuran halus dari Hana,Rio pun keluar dari selimut tebalnya.menuju ke kamar mandi untuk menuntaskan hasrat dengan bermain solo. Hingga dirinya benar-benar puas,Rio keluar hanya dengan memakai boxer. Lalu masuk ke dalam selimut,menemani sang istri mengarungi samudra mimpi.


*****


Di kediaman Wijaya Kusuma..


Mama Nia merasa lega,bahwa Rio dan Alex tidak terjebak dalam permainan Mr.Daniel.


Mama Nia mengetahui nya karena anak buah Alex melaporkan pada sang nyonya apa yang terjadi. Sang mama pun bisa istirahat dengan lelap. Sebelum tidur,beliau mengirim pesan pada sahabat nya yaitu Dokter Airin.bahwa besok dia akan mengantar ke dua menantunya periksa kehamilan. Mengingat kedua nya melayani suami dengan keadaan pengaruh obat perangsang. Sang mertua takut terjadi apa-apa pada ke dua calon cucu nya.


"Bila sampai terjadi apa-apa pada Aisyah dan Hana,akan ku pastikan,perusahaan milik Daniel akan runtuh" gumam Mama Nia.


cklek


terdengar suara pintu kamar mandi terbuka.


"Mama kenapa ma??"


"Nggak apa-apa pa.. mama hanya nggak habis pikir,kenapa ya ada orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau?" ucap mama Nia.


"Memang nya siapa ma? beritahu papa,biar papa kasih pelajaran pada mereka."


"Klien Alex pa,dari luar negeri. ngasih obat perangsang pada minuman Alex dan Rio. Untung nya,mereka sudah antisipasi. Rio meminta Hana dan Aisyah untuk ke bar. dan sekarang mereka menginap di sana" jelas Mama Nia. Papa Wijaya pun paham.


Lalu mengajak mama Nia untuk istirahat karena sudah larut malam.


🌹🌹🌹🌹


Maaf ya para reader..

__ADS_1


Semalam mau up.. malah ketiduran. karena capek habis takziah dari luar kota.


__ADS_2