
Di kediaman Tuan Kusuma..
Acara aqiqah cucu pertama tuan Kusuma segera di mulai. Keluarga tuan kusuma mengundang beberapa anak yatim,tetangga sekitar dan beberapa rekan kerja tuan kusuma.
Acara aqiqah& pengajian berjalan lancar. Santunan anak yatim sebagai penutup acara aqiqah. Mereka berharap doa anak-anak yatim di ijabah oleh Allah.
Kebahagiaan juga terpancar di wajah anak-anak yatim. Mereka yang di undang,boleh bermain di taman bermain mini yang ada di halaman samping mansion.
"Bahagia itu sederhana ya.."gumam Alex.
Asisten Rio mengangguk setuju apa yang di katakan oleh tuannya.
*****
Sejak nyonya Nia pesan kue di toko Hana,orderan kue meningkat. Banyak dari kalangan konglomerat yang membeli kue. Mereka penasaran,akhirnya tanya kepada nyonya Nia. Kini toko kue milik Hana sedang ramai pembeli. Ada yang order untuk acara pengajian,ada juga yang langsung di makan di tempat.Karena Hana juga menyediakan meja dan kursi meski hanya 2 meja.
"Alhamdulillah ya Syah,toko kita mengalami peningkatan omset,"ucap Hana.
"Iya Han,alhamdulillah.."
Sementara tidak ada customer yang masuk,keduanya asyik menjelajahi dunia maya. Mereka juga membuka aplikasi yang menayangkan video cara membuat kue. Untuk referensi kalau nanti ada pelanggan yang menginginkan.
Allahu Akbar Allahu Akbar
Suara adzan terdengar.
"Han,kita sholat dulu aja ya..udah adzan" kata Aisyah.
Aisyah menghampiri seorang pembeli yang tak lain adalah nyonya Nia.
"Maaf nyonya,mengganggu waktunya sebentar,"Aisyah merasa tidak enak namun tetap memberanikan diri mengatakan maksudnya.
"Iya nona,ada apa y?" tanya nyonya Nia.
"Begini nyonya,toko akan tutup sementara,karena adzan sudah terdengar. Namun,Anda bisa tetap melanjutkan menikmati kue.hanya saja,kami tinggal sebentar untuk sholat",jelas Aisyah.
"Iya,nggak apa - apa. kalau boleh kita jamaah aja gimana?" ajak nyonya Nia.
" Dengan senang hati nyonya," jawab Aisyah.
" Ya sudah,saya tak manggil sopir saya dulu" setelah berkata demikian,nyonya beranjak keluar memanggil sang supir pribadinya untuk sholat.
Akhirnya mereka ber empat,melaksanakan sholat dhuhur yang di imami oleh sang sopir.
Selesai sholat,Aisyah bergantian ambil makan siang.
"Nyonya, monggo dahar siang" Aisyah menawarkan makan siang kepada nyonya Nia.
"Nggak usah terima kasih" tolak sang nyonya.
__ADS_1
" Maaf nyonya,tapi ini sudah jam makan siang. dan toko akan kami buka kembali setelah kami makan siang"
"Ya sudah,kalau kamu memaksa," akhirnya nyonya Nia mau dengan tawaran Aisyah. Ntah mengapa Aisyah melakukan ini.
"Tapi maaf nyonya,kalau hanya masakan sederhana saja" kata Hana.
" nggak apa-apa,saya malah senang masakan seperti ini" kata mama Nia.
Nyonya Nia mulai mengisi piringnya dengan nasi,sayur oseng kangkung,dan pindang sambal balado.
" Mm,,enak sekali ini,siapa yang masak semua ini?" tanya nyonya Nia.
"sayur kangkung saya yang masak bu,kalau pindang sambal balado tadi hanya yang bawa dari rumah" jawab Aisyah.
"Benar begitu nona?"
"iya nyonya. tadi saya yang masak" jawab Hana.
"benar - benar calon istri idaman"kata nyonya Nia. Hana dan Aisyah tersenyum
"Kalian sudah punya pacar?" tanya nyonya Nia.
keduanya hanya menggeleng.
"kenapa?" tanya nyonya Nia masih penasaran dengan keduanya.
"Begitu ya?". Aisyah dan Hana mengangguk bareng. Setelah itu,tidak ada pembicaraan. Mereka bertiga akhirnya menikmati makan siang,hanya piring dan sendok beradu yang terdengar. sedangkan sang sopir,makan dimeja sebelah menikmati bekal yang di dibuatkan oleh sang istri. Setelah selesai makan,mereka ngobrol sampai jam menunjukkan pukul 12.45.
Nyonya Nia lantas pamit pulang setelah membayar.
"aku pengen Aisyah jadi mantu aku," batin Nyonya sambil tersenyum. Nyonya Nia lalu memasuki mobil yang sudah di bukakan oleh sopir. Mobil pun perlahan meninggalkan halaman parkir toko kue Hana.
*****
"Rio tolong kamu cari tahu tentang Aisyah!" titah Alex.
"Lho bukannya kemarin sudah tak kasih ke kamu ya ? emang loe taruh mana?? Rio malah bertanya. Alex akhirnya teringat kalau amplop coklat ia taruh di laci meja yang ada di kamarnya.
Alex melihat jam mahalnya." setelah ini,tidak ada agenda lagi kan??"tanya Alex.
Rio menggeleng.
"Gue mau pulang,semua file sudah aku periksa dan aku tanda tangani. selebihnya,loe yang handle ya. aku mau pulang!" kata Alex sambil memakai jas mahalnya.
"Kamu pasti sudah tertarik dengan nona Aisyah" gumam Rio,lalu melanjutkan pekerjaannya. Alex keluar kantor dengan ter buru-buru.
Setelah menempuh perjalanan 40 menit,akhirnya dia sampai mansion.
"Assalamu'alaikum ma.." sapa Alex menghampiri sang mama di ruang kaluarga.menyalami mama dan mencium punggung tangan orang yang melahirkannya.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam nak,tumben sudah pulang?"
"Iya ma,Alex ada perlu"jawab singkat lalu pergi ke kamarnya.
Sesampai kamar,dia mencari file dan membacanya setelah ketemu. Alex membaca dengan saksama. Ada rasa yang berbeda di hati Alex setelah membaca hasil penyelidikan anak buahnya.
****
Alex dan Rio menyambangi toko kue Hana.
"Assalamu'alaikum.."
"Iya,Wa'alaikumsalam.. ada yang bisa kami bantu tuan" tanya Aisyah.
"mmm..begini,saya pengen ngajak kamu ngobrol apakah bisa? kata Alex.
"gimana ya tuan," Aisyah bingung mau menjawab.
"Begini saja,saya borong semua kue lalu kamu bungkus semuanya" ucap Alex.
"Baiklah,,"
Aisyah dan Hana pun membungkus semua kue." Ini tuan,semua kue nya",kata Hana sambil menyodorkan kue,tapi yang menerima Rio. Rio menerima sambil curi-curi pandang kearah Hana. Alex pun memerintahkan anak buah nya untuk mengantarkan sebagian ke rumah dan sebagian kue lagi ke panti asuhan.
Toko kue pun akhirnya di tutup. mereka duduk ber empat dengan dua meja di satukan jadi bisa duduk bersebrangan.
" Maaf tuan,ada keperluan apa ya Anda mencari saya?"tanya Aisyah memberanikan diri bertanya.
Alex diam sejenak sebelum menjawab.
"Begini nona,maksud saya ke sini. saya ingin mengenal anda".
Aisyah,Hana dan Rio terkejut dengan jawaban Alex. Rio akhirnya tersenyum. namun Aisyah masih bungkam.
"Bagaimana nona,,"
"Mengenal bagaimana ya maksudnya?? tanya Aisyah yang masih bingung. otak nya masih mencerna perkataan Alex.
" Begini,saya pengen mengenal anda lebih jauh atau lebih tepatnya saya pengen taaruf dengan anda" jelas Alex yang to the point mengatakan maksudnya. Aisyah lalu memandang Alex untuk mencari kebenaran nya.
"Maaf sebelumnya, saya ini hanya orang nggak punya,tidak cantik dan tidak berpendidikan" kata Aisyah.
"Saya tidak pernah memandang seseorang dari materi nona, kalau cantik itu relatif tapi menurut ku anda cantik."jawaban Alex membuat pipi Aisyah merona. Hana dan Rio pun tersenyum.
" Baiklah,, saya bersedia.."
🌹🌹🌹
selamat membaca..
__ADS_1