Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 37


__ADS_3

happy reading...


🍁🍁🍁🍁


Dengan telaten Rio menyuapi Hana. Berharap Hana cepat pulih. Setelah selesai makan,Rio meminta Hana untuk meminum obat yang sudah di berikan oleh Dokter Airin.


Di belai nya pipi Hana. Begitu bersalah nya dirinya. Hanya karena ingin buah manggis,malah dia bentak membuat sakit Hana. Rio masih menyesal.tak terasa se bulir bening menetes membasahi pipi. Hana yang melihat,langsung menghapus air mata sang suami.


"Kak,kok nangis??" tanya Hana.


"Maafin kakak,sayang.." ucap Rio.


"Kak,udah ya.. Hana nggak papa. Kita harus banyak sabar. Dalam hal ini,Hana juga salah" Ucap Hana seraya memeluk erat sang suami.


Rio mencium kening istrinya dengan lembut.


"Dek Hana,masih pengen manggis nya?" tanya Rio. Hana mengangguk.


"Tapi,besok aja kak..kakak pasti capek sudah seharian kerja.sepulang kerja nungguin Hana" tutur Hana.


"Kalau mau sekarang,akan kakak usahakan"


"Besok lagi aja kak,saat ini sudah malam.sekarang kita tidur aja kak" ajak Hana.


"Mau peluk..." tanya Rio. Hana pun langsung memeluk Rio.


Kedua nya mengarungi mimpi bersama dengan saling berpelukan.


*******


Pagi hari di meja makan,semua merasa heran karena Hana dan Rio tidak bergabung.


"Lex,kok Rio belum turun?" tanya papa Wijaya.


"Alex juga tidak tau pa.." jawab Alex.


Mama Nia yang datang dari dapur berkata:"Semalam Hana demam,jadi sekarang mungkin mereka sarapan di kamar"


"Hana sakit ma?" tanya Aisyah,yang datang dari dapur dengan kopi di tangan nya.


"Hanya demam kok sayang,Tante Airin semalam sudah memeriksanya,mereka baik-baik saja" jelas Mama Nia.


"Syukurlah kalau Hana dan kandungannya baik-baik saja" ucap Aisyah.


Aisyah mengambilkan makanan untuk suami nya. lalu mengisi piringnya sendiri.


"Yang,suapin.." rengek Alex.


Papa Wijaya dan Mama Nia yang mendengar langsung tertawa. Mereka tak percaya,ternyata seorang Alex yang terkenal arogan,tegas dan berwibawa.sekarang terlihat imut seperti kucing bila bersama istrinya. Namun kedua orang tua Alex bersyukur,Alex bersanding dengan wanita yang berhati lembut.dan mampu melembutkan hati Alex yang tadi nya keras. Acara makan pun berlangsung tanpa ada suara hanya denting sendok dan piring beradu.


Usai sarapan,Alex bergegas berangkat ke kantor dengan di antar oleh sopir pribadi mama Nia.Karena Rio berangkat agak telat. Sedangkan Aisyah langsung menuju kamar Hana. Sebelum berangkat dia selalu mencium punggung tangan kedua orang tua nya. Aisyah mencium punggung tangan suami dan di balas oleh Alex dengan mencium kening serta perut sang istri.

__ADS_1


Tok tok tok


Setelah di persilahkan masuk,Aisyah bergegas membuka pintu.


"Han,kamu kenapa?" ucap Aisyah khawatir.


"Aku nggak papa kok Syah.. hanya demam saja.dan sekarang juga sudah mendingan kok" jawab Hana sambil tersenyum. agar Aisyah tidak khawatir.


"Syukurlah.." seru Aisyah.


"Kak Rio,nggak ke kantor?"tanya Hana.


"Nanti yang,kalau kamu udah minum obat nya. kakak akan siap-siap ke kantor" jawab Rio sambil memberikan obat pada Hana. Rio meminta Hana untuk meminum obatnya.


Hana mengangguk.


Rio pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor,setelah Hana minum obatnya.


"Yang,aku pamit ya.. jangan kemana-mana dulu.istirahat aja ya!" Rio pamit serta mengingatkan sang istri.


"Iya kak hati hati di jalan" ucap Hana lalu mencium punggung tangan suami.


cup


"aku berangkat.." Hana mengangguk.


"Bu bos,tolong ya.. temani Hana." kata Rio sebelum pergi.


Timpukan tangan mungil Aisyah mendarat di bahu Rio dengan cantik.


"Sekali lagi manggil aku,bu bos,aku pecat kamu!!" ancam Aisyah dengan tatapan horor.bahkan seorang Rio pun di buat begidik ngeri. Hana yang melihat reaksi sang suami malah tersenyum dan geleng-geleng kepala.


"Iya mbak Aisyah,maaf. tolong temani hana ya mbak.." Ucap Rio mengubah panggilan pada bu bos nya. Rio pun lalu keluar kamar. Dirinya pergi ke kantor dengan mengendarai mobil sendiri. Di perjalanan menuju kantor,Rio melihat penjual buah manggis. Mengingat semalam istrinya menginginkan manggis,Rio pun menepikan mobil nya. Lalu berjalan menghampiri penjual buah tersebut.


"Nek,buah manggis sekilo berapa nek?" tanya Rio.


"15 ribu aja nak,,"


"Saya beli tiga kilo ya nek"


Nenek penjual buah langsung berbinar bahagia.mendengar dagangannya ada yang beli sekaligus 3 kilogram. Nenek pun menimbang buah,lalu beliau kantongi di tas plastik.


"Ini nek,uang nya.." Rio menyerahkan 3 lembar uang merah.


"Lho nak,ini kebanyakan nak!"


"Kembalian nya buat nenek aja." ucap Rio seraya meninggalkan nenek penjual buah manggis.


"Alhamdulillah..." ucap nenek lirih.


"semoga pria tadi di beri kesehatan,bila sudah beristri semoga keluarganya menjadi keluarga sakinah,mawaddah,warohmah,di beri kelancaran rezeki.." doa nenek dalam hari.

__ADS_1


*****


Di jam makan siang,Hana tiba-tiba menginginkan Rio ada di sampingnya. Tapi dia takut mengutarakannya pada sang suami. Takut bila kejadian semalam terulang lagi. Melihat gelagat Hana,Aisyah pun bertanya pada Hana.


"Kenapa Han?" tanya Aisyah.


"Kamu,pengen kak Rio ada di sini?" imbuh Aisyah. Hana mengangguk.


"Tapi,kalau pulang kasian mas Alex pasti keteteran ngurus sendiri" ucap Hana sendu.


"Ya sudah ,aku telpon mas Alex dulu"


Aisyah pun lalu men dial no hp suaminya. setelah tersambung,dia pun menanyakan pekerjaan.lalu meminta Rio untuk pulang. Hana ingin di temani suami.


"Kamu nggak menginginkan ku pulang yang?" tanya Alex.


"Sebenarnya,Ais pengen ngajak mas Alex ke rumah milik alm.ayah bunda" Jawab Aisyah.


"Baiklah,kamu siap-siap dulu. kita nginap di sana 3 malam. nanti mas jemput" tutur Alex.


Sambungan pun terputus setelah mengucapkan salam.


"Ais,pengen ke rumah mu yang dulu?" tanya Hana.


"Hana jadi pengen ke tempat ayah sama ibu" ucap Hana.


"Ya nanti coba kamu bicarakan sama suami mu dulu. Kalau suami mengijinkan,kamu bisa mengunjungi ayah sama ibu" saran Aisyah.


Hana mengangguk. Aisyah pun meninggalkan kamar Hana,untuk bersiap-siap.


Pukul 1 siang Rio sampai ke mansion. langsung menuju kamar.


"Ada apa yang,,?" tanya Rio setelah masuk dan mengucapkan salam.


"Hana pengen di peluk kakak" jawab Hana sambil memainkan kancing kemeja Rio yang belum sempat dia lepas. Rio pun akhirnya melepaskan kemeja. Terpampang lah tubuh atletis Rio yang begitu menggoda Hana. Hingga Hana pun bermain main di dada bidang suami. "Yang,jangan seperti ini yang,,"ucap Rio menahan hasrat nya.


"Tapi,Hana pengen kak.. dedek pengen di jenguk papa" ucap Hana menirukan suara anak kecil. Rio pun terkekeh.


"Tapi kamu masih sakit yang" Rio mengingatkan.


"Sebentar aja yang,,entah kenapa Hana pengen banget sekarang"


Rio pun mel**t bibir Hana dengan lembut. tangannya dengan lihai membuka pakaian yang di kenakan sang istri tanpa melepas ciumannya. Tangannya bergerilya entah kemana. Membuat Hana seraya terbang ke nirwana. Hingga di rasa cukup pemanasan nya,Rio melakukan penyatuan milik nya dengan milik Hana dengan hati-hati. Pergumulan panas di siang hari berlangsung selama hampir 2 jam. Tenaga Hana serasa di peras.tubuhnya lelah.


"Makasih sayang,,"


cup


Hana pun akhirnya tertidur karena kelelahan.


🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2