Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 42


__ADS_3

happy reading..


🍁🍁🍁


Hana dan Rio mengitari mall. Dirinya mengajak sang istri memasuki toko perhiasan.


"Lho kak,kenapa kita kemari?"


"Beli perhiasan lah sayang,masa beli gorengan.." canda Rio.


"ihhh..."


Rio terkekeh.


Keduanya memasuki toko milik Reni.


"selamat datang tuan,nyonya" sapa karyawan toko perhiasan.


"saya mau cari perhiasan yang elegan" ucap Rio.


"Eh,nak Rio. ini siapa?" tanya tante Reni.yang kebetulan keluar dari ruangan menuju etalase perhiasan.


"Tante Reni kenalin ini Hana,istri saya" ucap Rio memperkenalkan Hana pada si pemilik toko.


"Assalamu'alaikum tan.." sapa Hana lalu mencium punggung tangan sang pemilik toko.


"Wa'alaikum salam sayang.."


"Maaf tuan,ini perhiasan nya."


"Baik,terima kasih"


Karyawan tersebut meninggalkan Rio dan Hana. karena sudah di layani oleh sang pemilik toko.


"Kak,aku milih yang ini aja ya.. jangan yang itu,pasti mahal" ucap Hana sambil menunjuk kotak perhiasan yang tadi di bawa oleh karyawan toko.


"Yang,berapa pun harganya,akan kakak bayar"


"Kak,Hana tahu uang kakak banyak,tapi..." belum selesai ngomong,sudah di potong sang suami.


"ssttt.... yang,kakak hanya ingin memberi kan kamu perhiasan. dan kakak tau maksud mu. istri kakak ini tenang saja,kakak selalu nyisihin sebagian gaji kakak buat anak yatim piatu dan kaum dhuafa."ucap Rio.


"Maafin kakak ya,nggak ngomong dulu sama dek Hana" imbuh Rio.


Hana langsung memeluk sang suami. dirinya terharu.


"Sekarang kamu pilih yang mana dulu yang" kata Rio.


"Kakak aja yang milihin,Hana akan memakainya nanti" jawab Hana.

__ADS_1


"Dek,nanti kamu nggak suka dengan yang aku pilih gimana? dek Hana aja ya,yang milih" pinta Rio.


Tante Reni geleng-geleng kepala plus kagum dengan istri Rio. Karena kebanyakan sang suami yang menuruti kemauan istri,sedangkan pasangan ini tidak. wanita lain akan membeli perhiasan mahal,sedangkan Hana tidak.


Akhirnya Rio lah yang memilih perhiasan untuk sang istri.


*****


Sepulang dari mall,Rio dan Hana singgah di restoran yang ada lesehannya. Semenjak hamil,Hana lebih suka di lesehan,karena lebih nyaman.


Setelah makanan terhidang,kedua nya lalu makan makanan yang telah mereka pesan.


Dengan telaten,Rio menyuapi Hana. Meski Hana ingin makan sendiri,namun sang suami memaksa menyuapi sang istri.


"Kak,kakak belum makan lho.. "


"Kakak bisa makan nanti.yang penting istri sama anak aku tidak kelaperan" ucap Rio.


Hana pun berinisiatif menyuapi Rio.


"Ayo kak,aakk..."


Rio pun menerima suapan dari sang istri.


Seseorang melihat adegan suap-suapan antara Rio dan Hana merasa iri.


"Rio!! kenapa sih kamu malah milih wanita kampungan seperti ini!! tanya Dea dengan intonasi tinggi.


"Dea,udah malu di lihat orang" lerai Sandy.


Rio dan Hana saling pandang.


"Lepasin!!"


"Udah,mas Sandy sama mbak Dea duduk sini lah. kalau ada masalah di omongin baik-baik" ucap Hana. namun Rio memberi isyarat bahwa Sandy Dea nggak perlu gabung dengan mereka.


Hana tetap mempersilahkan Sandy dan Rio gabung.


"Maaf ya mbak Dea.. kamu bisa selesaikan masalah sama suami Hana disini. dengan baik-baik" pinta Hana.


Sandy dan Rio di buat kagum akan sikap Hana.


"Rio,aku tu cinta dan sayang sama kamu. tapi kenapa kamu malah milih dia buat istri kamu. apa kurangnya aku??" ucap Dea dengan tidak malu.


Rio pun serba tidak enak hati. takut sang istri cemburu. suaminya di cintai wanita lain. namun Hana hanya biasa saja. dia ingin mendengar jawaban sang suami.


"Kamu ingin tau jawaban aku?" tanya Rio.


Dea mengangguk.

__ADS_1


"Begini,sebelumnya aku minta maaf. mengapa hati aku tidak bisa menerima mu karena kamu hanya obsesi terhadap ku,bukan cinta atau sayang. kenapa aku memilih Hana sebagai istri ku. dia lembut dan juga mampu menjaga dirinya dari tatapan mata laki-laki" jelas Rio.


Penuturan Rio menyentil hati Dea.


"Jelas kan alasan ku tidak memberi mu celah untuk mu mengisi hati ku. aku harap hilangkan rasa obsesi mu pada ku" pinta Rio.


"Semoga kamu mendapat pasangan yang lebih baik dari aku" ucap Rio.


"sekali lagi aku minta maaf" ucap Rio.


Rio pun mengajak Hana pulang. Namun sebelum pulang,Hana mendekati Dea.


"Mbak Dea,percayalah bahwa Allah sudah menyiapkan pendamping hidup buat mbak Dea. dan maaf,kalau bisa pakaiannya yang agak panjang sedikit. biarlah keindahan mu nanti hanya di lihat oleh suami mu" bisik Hana.


Dea terpaku dan juga kagum dengan sikap Hana. Suami dengan terang-terangan di cintai oleh wanita lain,namun masih tetap mau memberi waktu untuk nya.


"Hana,tunggu!!" teriak Dea. lalu memeluk Hana.


"Maafin aku ya.. dan makasih sudah mengingatkan ku" ucap Dea seraya memeluk Dea. Hana mengangguk.


"Aku duluan ya.. Assalamu'alaikum.." ucap Hana lalu melangkah meninggalkan Sandy dan Dea.


"Pantas si Rio begitu mencintai istri nya. ternyata istri nya begitu lembut dan juga mudah memaafkan" batin Sandy.


Sandy lalu mengajak Dea duduk di sebelah gasebo yang di gunakan oleh Rio dan Hana. Sandy lalu memesan makanan untuk berdua.


Usai makanan datang,mereka segera menyantap.


"Dea,aku ingin mempertanggung jawabkan perbuatan yang kulakukan padamu" ucap Sandy.


"Aku harap kamu mau menerima ku" imbuh Sandy.


"Aku akan berusaha untuk membahagiakan mu" imbuh Sandy.


Dea hanya diam tidak memberi jawaban. Setelah sekian menit,Dea memberi jawaban.


"Berikan aku waktu San"


"Baik lah,aku tunggu jawaban mu. aku harap kamu tidak mengecewakan ku" ucap Sandy. Mereka berdua lalu pulang meninggalkan restoran namun sebelumnya membayar bill nya terlebih dulu.


Sandy pun mengantar Dea. Dalam perjalanan Dea hanya diam,namun merenungi ucapan Hana.


****


Marhaban ya ramadhan...


Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan bagi kalian yang menjalankannya..


Tetap jaga hati,jaga iman dan jaga imun..

__ADS_1


__ADS_2