Kelembutan Hati Aisyah

Kelembutan Hati Aisyah
episode 29


__ADS_3

happy reading.....


🌻🌻🌻🌻


"Assalamu'alaikum...." sapa Rio,Hana,Aisyah,Alex dan mama Nia bersamaan.


"Wa'alaikum salam.. Gimana hasil nya ma?"


"Anak-anak kita memang tokcer pa.." jawab mama absurd.


Anak dan menantunya hanya tersenyum mendengar ucapan sang mama.


"Jadi,kita akan punya cucu ma?? bener Lex?Bener Yo?? tanya Papa Wijaya seakan tak percaya dengan penuturan sang istri.


"iya pa,papa akan punya cucu 2 sekaligus" jelas Alex. Mendengar penuturan putra nya,beliau langsung memeluk Alex dan Rio bergantian.


"Selamat ya nak,, alhamdulillah Allah langsung memberi kepercayaan pada kalian" ucap papa Wijaya.


"Makasih pa.."balas Alex sambil mempererat pelukan pada papa nya. Rio pun melakukan hal yang sama.


"untuk menantu papa,jaga kesehatan kalian.jangan sampai kecapekan. banyak makan makanan bergizi. kalau kalian pengen apa-apa jangan segan minta sama papa." ucap papa perhatian pada menantunya.


"Baik pa.." sahut Aisyah dan Hana. Mereka berhambur memeluk papa Wijaya.Hana dan Aisyah merasa beruntung mendapatkan mertua yang sayang dan perhatian.dan juga suami yang begitu mencintainya meski perkenalan mereka begitu singkat.


πŸ€πŸ€


"Kak...Hana pengen rujak.." ucap Hana di tengah malam.


"Yang,besok siang aja ya.. jam segini mana ada rujak yang.." kata Rio dengan mata masih terpejam.


"Ya sudah..." sahut Hana sambil membalikkan badannya. Merasa kecewa permintaannya tidak di turuti.

__ADS_1


Hiks hiks hiks... bahu Hana bergetar sambil menahan agar suara tangisnya tidak mengganggu sang suami. Namun,Rio yang belum benar-benar terlelap lagi pun akhirnya membuka mata.


"Hei yank... kenapa?" tanya Rio dengan tiada bersalah.


"Nggak apa-apa! sekarang kakak tidur lagi aja!" jawab Hana jutek dengan masih membelakangi sang suami.


Rio akhirnya paham kalau istri nya masih marah pun berinisiatif membujuknya.


"Sayang.. pengen banget ya makan rujak nya?"tanya Rio sambil mengusap lembut perut Hana yang masih rata. Hana mengangguk.


"Baiklah akan papa buatkan" Rio memutuskan untuk membuatkan rujaknya. karena tidak tega melihat sang istri yang begitu menginginkan rujak.


"Beneran kak??" Hana berbinar,seakan kesedihannya menghilang mendengar bahwa suami mau membuatkan rujak keinginannya.


Rio mengangguk.lalu beranjak menuju pintu dan keluar. Dirinya berjalan sambil membuka aplikasi utub cara membuat rujak. Sesampai di dapur,Rio merasa beruntung ada buah-buahan lokal yang bisa di buat rujak. Tidak butuh waktu lama,Rio pun selesai membuat pesanan istrinya. Lalu membawa ke kamarnya.


Ceklek


"Wah... beneran sayang ini yang buat?" ucap Hana. Rio yang mendengar merasa senang dengan panggilan sayang dari Hana.


"Iya ini buat kalian..habiskan lah. " ucap Rio.


Hana pun akhirnya menyantap rujak ala suami dengan lahap.


"Kakak mau?"tanya Hana. Rio menggeleng.


"Habiskan lah,kakak habis itu tidur" pinta Rio.


Hana mengangguk,namun tiba-tiba Hana menginginkan lainnya.


"Kak..Hana pengen..."

__ADS_1


"Pengen apa lagi yang?"


Hana malu untuk menjawabnya. wajahnya merona. Hana pun duduk di pangkuan suami,lalu memainkan jari telunjuknya di dada bidang sang suami membentuk pola abstrak. Gerakan tangan nakal Hana,membangkitkan sesuatu yang dia tahan dari tadi.


"kak... Hana pengen.."rengek Hana.


"Kakak juga pengen yang,apalagi Hana sudah menggoda kakak dengan pakaian ini.tapi kakak takut melukai dia sayang.." ucap Rio sambil mengusap perut Hana.


"Kata dokter airin boleh,,asal pelan-pelan" Hana masih berusaha membujuk suami. Entah mengapa semenjak hamil g***ah **** nya meningkat.ingin selalu berhubungan dengan sang suami. apakah ini pengaruh hormon kehamilannya.


"baiklah sayang,tapi nanti bila kakak tanpa sengaja berbuat kasar.tolong kakak di ingatkan ya" kata Rio. Hana mengangguk.


Perlahan di kecup nya bibir ranum sang istri,di ***** nya perlahan.menikmati kegiatan berdua. Tangan nakal Rio sudah bergerilya kemana-mana.ingin menjangkau segalanya. Menikmati kudapan yang sungguh lezat dan nikmat yang membuat keduanya melayang ke awan. Rio dan Hana melakukan nya tidak sampai 2 jam,mengingat Hana yang sedang hamil muda. Rio nggak mau terjadi apa-apa pada Hana dan kandungannya.


Cup cup cup


"Makasih sayang.." sekarang tidur ya.." ajak Rio.


Akhirnya Hana dan Rio pun menyelami alam mimpi,dengan Rio memeluk tubuh polos sang istri dalam selimut.


Sedangkan di kamar sebelah juga sedang ada kegiatan yang menguras tenaga.


"Yang..habis ini sudah ya,Aisyah udah capek" ucap Aisyah di sela kegiatannya.


"iya sayang,sebentar lagi ini sudah mau sampai" hingga lenguhan terdengar dari bibir Alex pertanda bahwa dia sudah menuntaskan hajatnya,Aisyah pun demikian.


"Maaf sayang,buat mu capek.sekarang kita tidur ya!" Alex pun menyelimuti tubuh istrinya,lalu memeluk erat tubuh Aisyah yang masih ramping untuk di ajak mengarungi samudra mimpi.


.🍁🍁🍁🍁


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2