
🌹🌹🌹🌹
"Baiklah,saya bersedia"
Alex yang mendengar jawaban Aisyah tersenyum. Karena mendapat lampu hijau. Alex menoleh ke arah Rio dan memberi isyarat bahwa dia ingin berbicara berdua dengan Aisyah. Rio mengerti isyarat yang diberikan bos nya pun,berinisiatif mengajak Hana pindah meja.
"Maaf nona Hana,bisa kita pindah meja di sana?" tanya Rio sambil menunjuk di pojok ruang.
"Baik lah!" jawab Hana singkat,lalu berdua mengangkat meja dan kursi bareng Rio.
Hana dan Rio memberi waktu kepada Alex dan Aisyah. Keduanya hanya diam. Tidak ada yang memulai obrolan.
Hingga beberapa saat Rio mulai bicara.
"Nona Hana bagaimana toko kue nya??" tanya Rio membuka obrolan.
"Alhamdulillah tuan,mulai rame" jawab Hana.
"Oiya,bisa gak kalau manggil saya jangan tuan, kamu bukan bawahan saya" pinta Rio.
"Lalu saya manggil tuan dengan sebutan apa?"
Rio berfikir sejenak. "gimana kalau kakak aja.." usul Rio.
"Baiklah tu..eh kak" jawab Hana gugup. Rio tersenyum. Hana menundukkan wajahnya.
"Maaf non.."
"Hana aja.."potong Hana.
"Baiklah.. maaf ni sebelumnya,apakah dek Hana sudah punya kekasih?". Hana hanya menggelengkan kepalanya.
"Kalau boleh tau alasannya?"
"Kalau saya memang tidak mau pacaran. Saya hanya ingin berusaha membahagiakan orang tua saya. Karena kalau pacaran,takutnya saya atau pasangan saya tidak bisa menahan nafsu. Dan malah membuat orang tua kecewa" kata Hana memberi penjelasan. Sang asisten mengangguk- anggukkan kepalanya tanda paham.
" Apakah dek Hana bersedia taaruf dengan saya?" tanya Rio hati-hati. Hana diam membisu.
"Maaf sebelumnya,bukan bermaksud menolak hanya saja saya sadar diri,bahwa saya orang miskin,tidak cantik,tidak sebanding dengan mu yang kaya," jawab Hana sambil menunduk.
Mendengar jawaban Hana,Rio menghela nafas.
"Jadi sebenarnya dek Hana mau,tapi takut dengan tanggapan keluarga saya,begitu? tanya Rio. Hana mengangguk.
"Sebenarnya,kakak sudah lama di tinggal orang tua kakak," dan kakak sekarang hidup dengan orang tua Alex" kata Rio menjelas kan pada Hana.
*****
"Baiklah,nona..."
__ADS_1
"Panggil Aisyah aja tuan.." potong Aisyah.
"Kamu jangan manggil saya tuan,panggil saja Alex"
"Baiklah mas Alex" kata Aisyah. Hati Alex berdesir mendengar panggilan Aisyah. Alex tersenyum hangat.
"Dek Aisyah,boleh saya tahu tentang dirimu lebih dalam?" tanya Alex.
Akhirnya Aisyah pun menceritakan tentang diri dan kehidupannya. Kehidupan yang mungkin untuk orang lain begitu memprihatinkan,namun bagi Aisyah suatu anugrah. Bahwa masih ada yang mau merawatnya hingga dewasa dengan ketulusan meski bukan anak kandung. Alex pun tertegun mendengar penuturan Aisyah.
"Apakah kamu ingin bertemu dengan keluarga kandung kamu" tanya Alex. Aisyah mengangguk.
"Baiklah,aku akan membantumu", ucap Alex.
Dua pasang yang sedang ta'aruf asyik ngobrol mengenai pribadi masing-masing.
Hingga tak terasa waktu sudah masuk ashar.
Mereka ber empat akhirnya melaksanakan sholat berjamaah di toko kue Hana.
Setelah menunaikan sholat,Alex dan Rio pamit pulang. Hana dan Aisyah mengantar Alex dan Rio sampai depan toko. Keduanya menangkupkan ke dua tangan nya di dada saat Rio dan Alex hendak menyalami mereka. Alex dan Rio pun akhirnya ikut menangkup kan ke dua tangannya.Mereka memasuki mobil. Dengan perlahan mobil meninggalkan halaman toko kue.
****
Di depan rumah sudah ada sang mama yang menunggu Alex dan seorang perempuan berpakaian sexy. Mobil berhenti di depan rumah. Alex keluar lebih dulu,disusul Rio setelah memarkirkan di dalam garasi.
Alex masih cuek,malah menyalami sang mama.
"Assalamu'alaikum ma.." sapa Alex lalu mencium ke dua pipi sang mama. kemudian Rio pun melakukan apa yang di lakukan Alex. Semua itu tak lepas dari pandangan Cintya.
"Kalian dari mana?? udah pulang jam segini?? kata Cintya kamu tadi siang nggak di kantor" cecar sang mama.
Alex dan Rio tersenyum.
"Kami tadi menemui seseorang ma.." jawab Rio.
"Siapa?? penting banget ya,sampai bolos kerja!"
Alex dan Rio mengangguk.
"Kamu menemui ku ada apa?" tanya Alex datar.
"Aku ke sini,mau minta maaf. Aku ingin kita kembali seperti dulu" jawabnya dengan manja.
"Kamu masih cinta kan sama aku?" tanya balik Cintya.
"Setelah penghianatan mu dulu,sudah tidak ada cinta di hati ku untuk mu"
"Kamu bohong kan Lex?? Cintya bertanya dengan tidak tahu malu nya.
__ADS_1
"Tolong kamu jangan temui aku lagi. karena aku tak terima barang yang sudah bekas!" ucap Alex dengan penuh penekanan. Cintya berdiri mematung mendengar ucapan Alex.
"Kenapa Alex bisa tau??" batin Cintya bertanya-tanya. Sang mama dan Rio hanya mendengar percakapan Alex dengan mantan kekasihnya tanpa ikut campur.
Alex kemudian masuk ke dalam rumah,berjalan menuju kamarnya.Tanpa berpamitan pada Rio,mama dan Cintya. Cintya yang tersadar bahwa Alex sudah tidak di tempat pun lalu pergi tanpa pamit. (Memang tamu gak ada akhlak).
Mama masuk rumah di ikuti Rio.
"Nak,memang tadi siapa yang kamu temui? tanya mama Nia. Bukan menjawab,Rio malah diam karena tersipu yang membuat sang mama terheran-heran.
"Cewek ya?". Rio hanya tersenyum dan mengangguk.
"Mama boleh tau?" tanya mama Nia.
"Boleh ma,, tapi ada syaratnya!" jawab Rio.
"Syarat apaan?? kok sama mama harus ada syaratnya!" protes sang mama.
"Begini ma,emm tapi mama jangan marah tapi harus mendo'akan agar kami berjodoh! ucap Rio.
"Udah,cepat ceritain ke mama. mama penasaran ni!!" kata mama yang sudah tidak sabar mendengarnya. Terlihat Alex turun dari tangga dengan jas yang sudah berganti dengan kaos oblong.
"Sebenarnya aku dan Alex tadi seseorang yang membuat hati kami berbunga-bunga." ucap Rio sambil melirik Alex.
"Ma,apakah mama setuju apabila kami nanti menikahi perempuan yang tidak kaya??" tanya Alex hati-hati. Mama tidak langsung menjawab.
"Bagaimana ma??"tanya Rio yang juga penasaran dengan jawaban sang mama.
"Kalau mama,asal anak-anak mama bahagia.mama setuju" jawab mama.
"Boleh mama tau pacar kalian?"
"Mereka bukan pacar kami ma!" jawab Alex.
Sang mama mengerutkan keningnya.
"Maksudnya??"
"Sebenarnya,tadi aku dan Rio ngajak ta'aruf dua perempuan ma. Sejak aku bertemu dengan nya,sudah ada ketertarikan di hati ini." jelas Alex. Sang mama tersenyum.
"Mama senang mendengarnya,berarti tak lama lagi mama punya mantu lalu cucu terlahir. ah senang nya.. rumah ini tidak akan sepi lagi." ucap sang mama dengan mata berbinar. Alex dan Rio lega dan bahagia melihat respon sang mama. Tinggal usaha mereka berdua untuk meyakinkan Aisyah dan Hana.
"Ya sudah,kalian sekarang mandi dulu biar segar!" perintah mama.
"siap ma!!" ucap kedua nya barengan.
🌿🌿🌿
selamat membaca...
__ADS_1